Di negara lain, orang tidak pernah ribut soal subsidi bbm karena bbm memang 
tidak perlu disubsidi, yg penting penghasilannya cukup untuk beli bbm dan 
kebutuhan hidup sehari hari. Dulu di Amerika pernah harga bbm lebih murah dari 
air minum waktu pertama baru diketemukan crude oil dalam jumlah yg sangat 
besar. Yang penting tingkatkan penghasilan rakyat termasuk petani. Di New 
Zealand petani / peternak adalah orang kaya, saya kenal seorang peternak di NZ 
yg punya ribuan domba, bukan hanya puluhan seperti di Indonesia.
http://www.facebook.com/hakie1
  ----- Original Message ----- 
  From: [email protected] 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, February 25, 2012 2:17 PM
  Subject: Re: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik 
Rp 4.000/Liter


    
  sebenarnya saya setuju kalo harga bbm itu dibuat sewajarnya. kalo memang 
harga 8000 ya sudah 8000 aja, nggak usah pake dikasih subsidi. kalo nggak mau 
mahal, ya pake yg lain, jalan kaki kek, naik sepeda kek, selain ditanamkan 
bahwa energi itu mahal, harus ditanamkan juga bahwa harus hemat energi. justru 
itu malah lebih penting menurut saya. dan perubahan itu nggak mungkin instan. 
pasti banyak yg akan protes, karena sudah lama enak, kemana mana naik mobil, 
enak, bensin habis, belinya murah, enak. ya racun buat negara. tp ya tetep, itu 
pejabat2 yg cuma mau seneng2 perlu dibasmi,.... hihihi.... peace.....

  On 25 Feb 2012, at 13:42, Oguds <[email protected]> wrote:

  > 
  > Adi Noe ini tipikal looser banget yah, senangnya mencela-cela orang.
  > Ente sendiri prestasinya apa sih? Pernah menangani organisasi seperti
  > apa? Banyak orang yg hanya omdo, talk is cheap, tapi prestasinya nol.
  > Susah donk dinilai, karena tidak bisa diperbandingkan.
  > 
  > Saya dari dulu setuju, BBM ini dibuat harga yg wajar. Hanya pemerintah
  > SBY masih ragu2 juga, entah apa yg ada di kepalanya. Kita ambil contoh
  > India, yg kondisinya mirip2 Indonesia. Di sana harga gasoline USD
  > 1.58/liter, dengan kurs Rp 8500 saja = Rp 13.430. Padahal India
  > mengekspor minyak 2x Indonesia.
  > 
  > Kita ambil contoh lagi negara tetangga, Malaysia. Harga RON95 = MYR
  > 1.90/L, atau Rp 5700/liter. Malaysia juga mengekspor minyak 50% lebih
  > besar dari Indonesia. Ini subsidi dari harga aslinya, RM2.75 atau Rp
  > 8.250. Cara berpikirnya, Malaysia negara lebih kaya dari Indonesia,
  > subsidi tersebut cukup wajar sesuai kemampuan negara.
  > 
  > Berapa harga yg wajar untuk Indonesia? Harga terdekat, seperti
  > Malaysia, di kisaran Rp 6.000,-. Namun seperti Wamen di bawah bilang,
  > harga ini masih kurang, wajarnya Rp 8.000,-. Sebetulnya, ide awal
  > pemerintah adalah membatasi premium, sehingga rakyat digiring
  > menggunakan Pertamax, yang harganya di kisaran Rp 8rb-an. Di China
  > gasoline juga di kisaran Rp 8rb-an.
  > 
  > Tinggal seberapa berapa beranikah SBY? Bagaimana strateginya? Ide
  > menarik lainnya, menentukan besarnya subsidi, dan melepas harga
  > selebihnya. Ini lebih fair, katakan subsidi dipatok Rp 3000/liter,
  > maka harga premium setiap bulan akan naik turun mengikuti harga pasar.
  > Solusi yg sehat dan tidak menimbulkan wacana yg tidak perlu.
  > 
  > Satu yg pasti, rakyat harus dididik bahwa energi itu mahal, listrik
  > itu mahal. Jangan berilusi energi itu murah. Efek rambatannya akan
  > luar biasa, penghematan secara nasional. Sukses program konversi gas
  > itu patut diapresiasi. Jangan alergi terhadap ide2 baik seperti itu,
  > termasuk konversi BBM ke gas. Berikan pilihan, mau murah pakai gas,
  > mau mahal pakai premium. Kalau cuma dicela2 saja, tidak akan ada
  > solusi. Ini mah anak TK juga bisa, cobalah memberi ide yg lebih baik.
  > 
  > Referensi:
  > http://en.wikipedia.org/wiki/Gasoline_and_diesel_usage_and_pricing
  > http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_oil_exports
  > 
  > 
  > Saturday, February 25, 2012, 8:00:57 AM, you wrote:
  > 
  > an> Bro gelar doktor ga jamin pinter d semua bidang, palagi banyak
  > an> pejabat sekarang gelarnya Dr. Keren sich tp buat anak SD, lagian
  > an> gampang kok kalo mau gelar kaya gitu beli aja beres.
  > an> Lha wong wamen waktu diwawancara d metro n tvone aja cuma bisa liat ke 
bawah.
  > an> Kasi penjelasan jg ngawur, dr apaan tuh, bikin malu alumni itb aja.
  > an> sent from 3®
  > an> From: [email protected] 
  > an> Sender: [email protected] 
  > an> Date: Sat, 25 Feb 2012 00:22:14 +0000
  > an> To: <[email protected]>
  > an> ReplyTo: [email protected] 
  > an> Subject: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM 
Naik Rp 4.000/Liter
  > 
  > an> 
  > an> Jago bikin simulasi gak jaminan jago juga di aplikasi. Banyak yg
  > an> hebat di teoritis tapi gak bisa apa-apa saat diminta membuktikan
  > an> teorinya itu. Kalau semua yg hebat di teoritis juga bisa hebat di 
aplikasi sdh makmur negeri ini.
  > an> Powered by Telkomsel BlackBerry®
  > an> From: Franciscus B Sinartio <[email protected]> 
  > an> Sender: [email protected] 
  > an> Date: Fri, 24 Feb 2012 07:59:56 -0800 (PST)
  > an> To: [email protected]<[email protected]>
  > an> ReplyTo: [email protected] 
  > an> Subject: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 
4.000/Liter
  > 
  > an> 
  > 
  > an> hanya memberi info 
  > an> Wamen ESDM itu ahlinya ekonomi perminyakan. dia dapat doktor
  > an> dibidang itu dan sudah melakukan banyak riset2 didalam maupun diluar 
negeri.
  > an> salah satu keahlian beliau adalah bikin simulasi kebijaksanaan ekonomi.
  > 
  > 
  > 
  > an> From: adi noe <[email protected]>
  > an> To: [email protected] 
  > an> Sent: Friday, February 24, 2012 10:07 PM
  > an> Subject: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 
4.000/Liter
  > 
  > 
  > 
  > an> Kalo naek 4000, jelas sapa yg harus turun.
  > an> Lha wong mentrinya aja bekas org kebudayaan ngurus museum aja ga
  > an> becus malah d suru ngitung harga bbm meski alumni itb, lha ilmunya dah 
nguap.
  > an> sent from 3®
  > an> From: "kangduren" <[email protected]> 
  > an> Sender: [email protected] 
  > an> Date: Fri, 24 Feb 2012 14:30:47 -0000
  > an> To: <[email protected]>
  > an> ReplyTo: [email protected] 
  > an> Subject: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 
4.000/Liter
  > 
  > an> 
  > an> kalo naik sampe 4000 agak2 kacau ya itungannya, oktan rendah tapi
  > an> harganya beda dikit sama shell dan pertamax......
  > 
  > an> --- In [email protected], "adi noe" <adinoe.mail@...> wrote:
  >>> 
  >>> Ini wamen baru dilantik udah sembrono kalo ngomong.
  >>> 
  >>> sent from 3®
  >>> 
  >>> -----Original Message-----
  >>> From: "kangduren" <kangduren@...>
  >>> Sender: [email protected]
  >>> Date: Fri, 24 Feb 2012 09:14:52 
  >>> To: <[email protected]>
  >>> Reply-To: [email protected]
  >>> Subject: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 
4.000/Liter
  >>> 
  >>> ideal memang 4000, tapi bisa panik nanti, 2000 udah pas....
  >>> jangan 500 norak kalo cuma naik 500 pake heboh, jangan 1500 tanggung, 
2000 aja naik pas, jd tahun depan ga ribut2 subsidi kurang dana, kalo lgs 4000 
pemerintah bilang : selanjutnya subsidi udah ga ada, krn naik 4000 itu dah sama 
kayak ga ada subsidi mending beli shell kan?
  >>> sorry ane punya opini ga ada linknya, wkwkwkwk....:D
  >>> 
  >>> --- In [email protected], Nico Adhitya <nico.adhitya@> wrote:
  >>>> 
  >>>> Jakarta - Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono 
Partowidagdo memastikan bahan bakar minyak (BBM) akan naik. Ia memprediksi 
kenaikannya Rp 2.000/liter atau menjadi sekitar Rp 6.500/liter untuk BBM 
premium.
  >>>> 
  >>>> "BBM pasti naik lah, wong Presiden sudah ngomong naik kok," kata 
Widjajono, disela-sela acara pemasangan alat penghemat BBM di Universitas 
Nasional, Jumat (24/2/2012).
  >>>> 
  >>>> Menurut Widjajono, kenaikan harga BBM belum bisa dipastikan berapanya, 
karena akan dibahas dengan DPR-RI khususnya di Komisi VII.
  >>>> 
  >>>> "Naiknya berapa? Tidak tahu, itu ada dimasing-masing pikiran anggota DPR 
dan Kementerian ESDM," ujarnya.
  >>>> 
  >>>> Menurutnya harga BBM seharusnya bisa naik Rp 4000/liter, namun ia yakin 
pemerintah tak akan berani menaikkan sebesar itu "Memang bagusnya naik Rp 4.000 
tapi tidak mungkin, pemerintah tidak akan berani, sepertinya bertahap mungkin 
Rp 2.000 dahulu baru selanjutnya Rp 2.000 lagi," katanya.
  >>>> 
  >>>> Selain itu, kalaupun ada pembatasan BBM maka dampaknya juga seperti 
kenaikan harga BBM tapi kalau pembatasan terasa jauh lebih tinggi.
  >>>> 
  >>>> "Tapi, harapannya, naiknya harga BBM ini tentunya akan menghasilkan 
penghematan anggaran negara. Dan harusnya dialihkan untuk pembangunan 
infrastruktur transportasi, contoh busway, feder-nya ditambah banyak sehingga 
orang tambah seneng naik busway," ucapnya.
  >>>> 
  >>>> Ia mengatakan bahwa hal ini sangat penting dari pada, uang negara habis 
hanya untuk subsidi BBM alias terbuang cuma-cuma karena tak tepat sasaran. 
"Bayangin Rp 255 triliun habis hanya untuk subsidi minyak, sementara 
penghasilan Minyak dan gas kita hanya Rp 270 triliun," tandasnya.
  >>>> 
  >>>> (hen/hen) 
  >>>> 
  >>>> 
  >>>> 
http://finance.detik.com/read/2012/02/24/153609/1850916/1034/wamen-esdm-memang-bagusnya-bbm-naik-rp-4000-liter
  >>>> 
  >>>> Bagaimana menurut rekan rekan milis saham? :D
  >>>> 
  >>> 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > an> 
  > 
  > 
  > -- 
  > Tertanda,
  > Oguds [960000031]
  > 
  > 
  > 
  > ------------------------------------
  > 
  > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
  > 
  > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL 
EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI 
ATAU PEMILIK MODAL.
  > 
  > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
  > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
  > Yahoo! Groups Links
  > 
  > 
  > 


  

Kirim email ke