Dear Pak Djoni, Saya coba jawab satu per satu pertanyaan dari Pak Djoni,
1. Agar tidak terkena penalty maka deposite hrs dilakukan max T+3. Jadi apabila T+2 sudah transfer dana ke IPOT, maka tidak kena penalty. 2. Apabila tidak ingin terkena penalty keterlambatan dengan cara menjual saham yg ada sesuai ilutrasi, maka : buy T+0 settlement T+3 tetapi menjual saham (sebelum forced-sell) sesuai contoh adalah T+2 settlement adalah T+5 maka tetap akan dikenakan bunga minimal 2 hari. Bunganya 0.1%. Demikian informasi dari saya, Pak Djoni, semoga bermanfaat. Happy nice long weekend. Best Regards, R I R I www.ipotindonesia.com Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Djoni <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 22 Mar 2012 18:03:12 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Hati Hati System IPOT - suka Force Sell by system tanya lagi Bu Riri, contoh 1 : ------------- jika dana ada 50 juta lalu beli 100 juta, berarti ada kekurangan 50 juta yang harus dibayar pada T+3 lalu pada hari T+2 , saya transfer dana ke ipot, apa kena penalty/bunga ? kalau kena, berapa persen ? contoh 2 : ------------ jika dana ada 50 juta lalu beli saham 100 juta, berarti ada kekurangan 50 juta yang harus dibayar pada T+3 pada hari T+2, dilakukan penjualan saham senilai 60 juta, apakah 2A). tetap harus tranfer dana 50 juta ? berapa bunganya 2B). bila tidak perlu transfer dana, karena telah menjual saham senilai 60 juta pada T+2., maka kena penalty berapa persen ? sory tanya banyak, soalnya bingung. Thanks 2012/3/22 Riri Sulinantri <[email protected]> > > Dear Pak Stanly Chen, > > Customer service kami sudah klarifikasi via telpon ya, Pak Stanly. > Semoga sudah clear semuanya, mohon maaf bila ada kesalahan. > > Terima kasih atas perhatiannya. > > Best Regards, > > > R I R I > www.ipotindonesia.com > Follow our Twitter @ipotindonesia > > > ------------------------------ > *From:* Stanly Chen <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Thursday, March 22, 2012 3:44 PM > *Subject:* RE: [saham] Hati Hati System IPOT - suka Force Sell by system > > > Ibu Riri yang terhormat, > > Kronologinya bukan seperti itu. > > Ini saya jelaskan ya : > > 1. saya tidak menggunakan Margin untuk pembelian saham saya di IPOT. > 2. Pembelian menggunakan “ALL CASH” by system jadi saya selalu > melakukan spare cash, sebab saya penggalaman dengan margin ipot yang > hitugannya “ANEH” menurut saya. > 3. Saya di sms oleh system IPOT harus membayar Rp.xxxx karena > kurang bayar, (ini aneh juga… sebab saya membeli dengan system all cash). > Ok no problemo > 4. 3-4 hari lalu saya melakukan konfirmasi dengan CS ipot (saya > tidak ingat namanya-semoga IPOT memiliki rekaman percakapan saya). > 5. Konfirmasi dengan cs apakah saya harus membayar kekurangan > tersebut padahal posisi REAL CASH masih lebih walaupun dipotong dengan > point no 3 diatas. PERLU DIKETAHUI CS mengatakan “Tidak Perlu Pak, > diabaikan saja soalnya posisi Real Cash Bapak Stanly masih positif”, “itu > memang system nya seperti itu, Bapak tidak perlu top up dapat langsung di > potong di real cash.”. (kalau saya bohong rejeki saya dan berkat saya saya > rela serahkan kepada IPOT, tapi kalau pihak IPOT yang berbohong, Seluruh > Rejeki, dan BERKAT2 IPOT menjadi MILIK Stanly Tandris, dengan Atas Nama > Tuhan Yang Maha Esa.) deal ya.! Jadi perhitungannya saya sudah KONFIRMASI > ke Customer Service IPOT, dan jawabannya seperti itu. > 6. Jadi kalau nasabah punya masalah seperti hal diatas apakah harus > konfirmasi ke Risk Manajemen? Atau ke Customer Service? Dan jika jawaban > Customer service seperti diatas saya harus percaya sama siapa? Bukankah > Customer Service itu bagian dari IPOT? > 7. Saya tidak paham dengan back office anda Ibu Riri, saya hanya > paham kalau saya TIDAK MAU BERHUTANG DENGAN IPOT, makanya saya konfimasi > perihal tersebut ke CS dan DANA saya masih Plus di REAL CASH, walaupun > dipotong denga minus tersebut. > 8. Kalau memang saya harus bayar kekurangannya kenapa Jawabab > Customer Service tidak seperti itu? Khan aneh bin ajaib ……..kalau gitu saya > harus Tanya ke Manajemen? Koq makin aneh lagi…. > 9. Kalau mau klarifikasi silakan hubungi saya. > 10. Tentang milis ini kalau ada yang merasa terganggu saya mohon maaf > sebesar2nya,. > > Sekian penjelasan dari saya. > > Stanly Tandris > > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf > Of *Riri Sulinantri > *Sent:* 22 March, 2012 3:06 PM > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: [saham] Hati Hati System IPOT - suka Force Sell by system > > > Dear Pak Stanly Chen, > > Kami sudah cek portfolio Bapak Stanly, Real cash Bapak positif dikarenakan > adanya akumulasi dari penalty positif berjalan yang baru efektif di akhir > bulan, sedangkan Real cash hasil transaksi akan efektif pada T+3 . > Dana yang ada pada hari ini akan terlihat di "in hand". > > Kondisi "In hand" Pak Stanly saat ini negatif dikarenakan adanya pembelian > 1 lot saham **** pada Tgl 16 Maret 2012. > Dan melalui messaging kami sudah sampaikan bahwa hari ini terdapat > kewajiban T+4 sebesar Rp."X", jika tidak maka akan di force sell oleh Risk > Manajemen. Kami juga menawarkan perubahan menjadi T+7, jika Bapak berkenan. > > Demikian informasi yg dapat saya sampaikan. Untuk selanjutnya sebaiknya > via PM/Japri aja ya Pak Stanly agar tidak mengganggu lalulintas milis. > > Terima kasih atas perhatian Bapak Stanly :-) > > > Best Regards, > > > R I R I > www.ipotindonesia.com > > > ------------------------------ > *From:* Stanly Chen <[email protected]> > *To:* [email protected]; [email protected] > *Sent:* Thursday, March 22, 2012 2:23 PM > *Subject:* [saham] Hati Hati System IPOT - suka Force Sell by system > > > Wah IPOT bikin sensasi lagi, posisi REAL Cash Masih positif koq saham di > paksa FORCE SELL, ??. > Aneh.. kenapa bisa gituya… > > > > Regards > Stanly > > > > >
