kalau saya sih, yang salah adalah ketika harga premium diturunkan, kalau dulu tidak diturunkan, maka sekarang tidak perlu dinaikkan, bahkan untuk beberapa tahun lagi tidak perlu dinaikkan, asalkan "kelebihan harga" yang dulu disimpan untuk subsidi harga kedepan. Btw, kalau kenaikan harga diberlakukan apakah IHSG masih terpengaruh? soalnya rencana kenaikan sudah terdiscount? any comment?
2012/3/26 PH <[email protected]> > ** > > > ** Kontrol nya bukannya sudah jalan? Itu di naikin DP nya... > > Paling engga jg sudah di coba untuk di perlahankan.. Tapi kalau org ada > duit mau beli yah ga bisa di tolak... > > Bisa kabur semua orang yg mau investasi di properti.. > > BBM naik aja biar ga pusing lg ke depan nya.. Kalau bisa semua pakai > pertamax biar kualitas bensin jg yg bagus punya... Efek nya mesin jadi > lebih bagus.. > > Ga mampu beli bensin? Jgn naik mobil.. Kalau naik motor aja ga mampu bayar > bensin mendingan ga usa beli motor.. Mendingan duit nya buat usaha dulu > aja... > > Naik angkot dulu aja... > > Motor 1 liter bisa jalan berapa km? > > 10rb bisa jalan berapa km? 40? 50? > > Yang gajian? Kali aja bisa minta kenaikan gaji... Yah semua naik gaji jg > naik donk :) > > > > Sent from my BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Lucky Trader <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sun, 25 Mar 2012 20:18:04 -0700 (PDT) > *To: *[email protected]<[email protected]>; [email protected]< > [email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung > > > > Betul sekali harga apartemen/properti jenis lain seharusnya juga dikontrol > agar tidak terjadi buble dikemudian hari, yang mana saya lihat sudah > "buble"/mengelumbung harga properti indonesia saat ini. Tinggal menunggu > waktu meletusnya saja (dan moga-moga gak sampe kayak kejadian supreme > mortgage di US). > > Mengapa harga apartemen naik tidak ada demo sementara kalau bbm naik ada > demo, jawabannya gampang Pak... > > "Multiplier effect" (indo : efek berantai) dari kenaikan BBM sangat besar > dibanding kenaikan apartemen, apakah harga transportasi, sembako, "cost of > production" pabrik dan lainnya naik jika harga apartemen naik ? Tidak > terlalu berpengaruh bukan ? > > Bayangkan jika BBM yang naik efek yang ditimbulkannya itu yang sangat luar > biasa ke semua sektor yang dicontohkan diatas. Itulah sebabnya mengapa BBM > disebut menguasai hajat hidup orang banyak dan diatur dalam UUD kita, > begitu juga kelistrikan dan lain-lain yang "multiplier effect"-nya besar. > > Jika saja harga BBM naik namun tidak memicu kenaikan harga yang lain maka > saya sih setuju-setuju saya kenaikan BBM ini. > > ------------------------------ > *From:* "[email protected]" <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Monday, March 26, 2012 9:45 AM > *Subject:* Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung > > > Anehnya lagi...harga apartemen naik tiap bulan ga pernah di demo :) > > BBM naiknya jarang2 aja pada demo. > > > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel > ------------------------------ > *From: * [email protected] > *Sender: * [email protected] > *Date: *Mon, 26 Mar 2012 02:34:06 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung > > > Anehnya minyak dunia baru bertengger USD 106 per barel pemerintah langsung > menaikan BBM, dulu waktu thn 2007 minyak mentah pernah tembus USD 147 per > barel pemerintah cuma naikin premium ke 6000 terus begitu minyak trn > pemerintah balik ke 4500 lagi. > > > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: Oguds <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 26 Mar 2012 03:08:39 > To: frans suwardi<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung > > > Ah, tulisan si Oneng itu cuma copas dari hitung2an Kwik Kian Gie. Lagu > lama, setiap ada kenaikan bbm hitung2an ini keluar lagi. Sama seperti > rumor saham yg itu lagi itu lagi. Too good to be true lah. Itu penuh > dengan asumsi2, realitasnya boleh jadi jauh. Wamen ESDM khan orangnya > urakan juga, toh gak ada hitung2an seperti itu. > > > Monday, March 26, 2012, 1:04:13 AM, you wrote: > > fs> Dari dulu2 saya merasa ada sesuatu yang selalu disembunyikan oleh > fs> pemerintah dibalik hitungan2 subsidi minyak ini. Mudah2an dengan > fs> meleknya rakyat akan hitungan2 ini dugaan saya akan terkuak. > fs> Terima kasih bung Gito telah memforwardkan. > > fs> --- On Sun, 3/25/12, Gito Sibarani <[email protected]> wrote: > > fs> From: Gito Sibarani <[email protected]> > fs> Subject: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung > fs> To: [email protected] > fs> Date: Sunday, March 25, 2012, 11:05 AM > > fs> > > fs> Best Regards, > fs> gS > fs> Powered by Telkomsel BlackBerry® > fs> From: Koko Tobing <[email protected]> > fs> Sender: [email protected] > fs> Date: Sun, 25 Mar 2012 19:59:28 +0800 (SGT) > fs> To: [email protected]<[email protected]> > fs> ReplyTo: [email protected] > fs> Subject: [Batak_Gaul] Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung > > fs> > > fs> Apakah ada tanggapannya saudara/??? > > fs> Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung > fs> Saya Rieke Diah Pitaloka, sekedar mengingatkan 13 hari lagi > fs> adalah keputusan kenaikan harga BBM. Salah satu argumen SBY, > fs> kenaikan tersebut adalah untuk menyelamatkan APBN supaya tidak jebol. > fs> Berikut saya sampaikan data yang tidak pernah SBY sampaikan > fs> kepada rakyat, hitungan yang sesungguhnya bahwa dengan tidak > fs> mengurangi subsidi dan tidak menaikan harga BBM sebetulnya APBN tidak > jebol. > fs> Berikut ini data yang saya kompilasi dari berbagai sumber, > fs> terutama dari para ekonom yang tidak bermahzab neolib! > fs> ° Indonesia menghasilkan 930.000 Barel/hari, 1 Barel = 159 liter > fs> ° Harga Minyak Mentah = 105 USD per Barel > fs> ° Biaya Lifting + Refining + Transporting (LRT) 10 USD per Barel > fs> ° = (10/159) x Rp.9000 = Rp. 566 per Liter > fs> ° Biaya LRT untuk 63 Milyar Liter > fs> ° = 63 Milyar x Rp.566,- = Rp. 35,658 trilyun > fs> ° Lifting = 930.000 barel per hari, > fs> ° atau = 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun > fs> ° Hak Indonesia adalah 70%, maka = 237,615 Juta Barel per tahun > fs> ° Konsumsi BBM di Indonesia = 63 Milyar Liter per tahun, > fs> ° atau dibagi dengan 159 = 396,226 juta barel per tahun > fs> ° Pertamina memperoleh dari Konsumen : > fs> ° = Rp 63 Milyar Liter x Rp.4500,- > fs> ° = Rp. 283,5 Trilyun > fs> ° Pertamina membeli dari Pemerintah > fs> ° = 237,615 Juta barel @USD 105 x Rp. 9000,- > fs> ° = Rp. 224,546 Trilyun > fs> ° Kekurangan yang harus di IMPOR > fs> ° = Konsumsi BBM di Indonesia – Pembelian Pertamina ke pemerintah = > 158,611 Juta barel > fs> ° = 158,611 juta barel @USD 105 x Rp. 9000,- > fs> ° = Rp. 149,887 Trilyun > fs> KESIMPULAN: > fs> 1. Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak > fs> 63 Milyar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 > Trilyun. > fs> 2. Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 Trilyun > fs> 3. Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun > fs> 4. Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,- > fs> 4. = Rp. 35,658 Trilyun > fs> 5. Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun > fs> 6. Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar > fs> kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut > “SUBSIDI” > fs> 7. Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah > fs> pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM > kebutuhan di Indonesia > fs> 7. = Rp. 410,091 trilyun – Rp. 283,5 Trilyun > fs> 7. = Rp. 126,591 trilyun > fs> 8. Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan > fs> juga kepada Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari > fs> pemerintah) sebesar Rp. 224,546 trilyun. Catatan Penting: hal > fs> inilah yang tidak pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada > masyarakat. > fs> 9. Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan > fs> uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina – > fs> kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi) > fs> 9. = Rp. 224,546 Trilyun – Rp. 126,591 Trilyun > fs> 9. = Rp. 97,955 Trilyun > fs> Artinya, APBN tidak Jebol justru saya jadi bertanya: dimana sisa > fs> uang keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp. 97,955 trilyun, itu baru > fs> hitungan 1 tahun. Dimana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY > fs> jual BBM selama 7 tahun kekuasaannya? > fs> JANGAN MAU DIBOHONGI LAGI, mohon bantu berikan penyadaran kepada > fs> rakyat, tolak kenaikan BBM, Tolak BLT sebab itu adalah akal > fs> muslihat agar subsidi dicabut akibatnya SBY UNTUNG RAKYAT BUNTUNG! > fs> > fs> > fs> Jakarta 16 Maret 2012 > fs> Salam Juang > fs> > fs> > fs> > fs> Rieke Diah Pitaloka > > > -- > Tertanda, > Oguds [960000031] > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > > > > >
