Thanks pak untuk konfirmasi nya. Saya yakin makin banyak orang sukses dan 
sejahtera disana :) 


Sent from my BlackBerry®

-----Original Message-----
From: david deare <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 27 Mar 2012 00:31:00 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [saham] Kenaikan Harga BBM: Sesuatu Yang WAJARRR

Kebetulan saya juga tinggal di Riau, kawan2 saya rasanya mereka sangat 
sejahtera.
Kemana mereka bawa anak2 mereka jika liburan sekolah? Malaysia bukan...
Lihat mall SKA, tetap penuh!!

Lihat harga rumah di daerah Panam, naik luar biasa, tetapi tetap laris manis.
Sesusah2nya org kampung di Riau, rata2 org sini punya kebun sawit/karet. 
beberapa ha, ga terlalu susah ha..
Perhatikan speed penyebrangan dari Buton ke Selat Panjang dan Batam, setiap 
hari selalu penuh, dg org yg itu2 saja. Padahal ongkos Buton - Batam ratusan 
ribu utk 1x jalan..


DeaRe





________________________________
 From: PH <[email protected]>
To: yan <[email protected]>; [email protected] 
Sent: Tuesday, 27 March 2012, 10:16
Subject: Re: Bls: [saham] Kenaikan Harga BBM: Sesuatu Yang WAJARRR
 

  
Bapak bilang ga ada orang kaya di Riau? 

Kalau yg bapak bilang tidak sejahtera itu sapa? semua orang atau sebagian 
orang? 

Ga usah di Indonesia, liat saja negara2 lain. Memangnya mereka semua kaya? Ada 
yg miskin ada yg kaya. 

Sama hal nya seperti di Riau. Banyak juga orang2 kaya asal sana. 

Kemungkinan besar Hotel di Dumai yang bapak omongin milik orang Indonesia. 

Mungkin kalau ga ada perusahaan2 (baik lokal maupun asing) yang invest disana 
anda bukan tinggal di kota tapi mungkin di hutan. Jadi liat segi baik nya 
aja... Sudah jauh lebih bagus kehidupan anda sekarang... 

Bandingkan saja dengan propinsi lain yang lebih miskin. 

Soal kekurangan listrik itu bukan kesalahan perusahaan yang invest disana. Duit 
pemasukan pajak/royalty lari kemana aja? Saya yakin pasti mereka juga sudah 
atur budget sebaik mungkin. Kalau kurang baik coba pilih kandidat yang lain 
untuk pemilihan berikutnya... 

"Minyak itu salah satu penjajahan Dunia negara adikuasa."

Maksudnya apa ya? Yang jelas donk kalau ngomong







Sent from my BlackBerry®
________________________________

From:  yan <[email protected]> 
Date: Tue, 27 Mar 2012 10:30:07 +0800 (SGT)
To: [email protected]<[email protected]>
ReplyTo:  yan <[email protected]> 
Cc: [email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>; 
[email protected]<[email protected]>
Subject: Bls: [saham] Kenaikan Harga BBM: Sesuatu Yang WAJARRR

Harga BBm sesuatu yg wajar? yg bicara ini antek koruptor temen-temennya 
Nazarudin, melinda dee, angelina sodong dan partai berkuasa yang kasus 
koruptormya ketahuan tapi tidak mau ngaku.
 
Saya di riau.
 
anda tahu sejarah chevron diriau. CPI dulu namanya Caltex Petro..Indonesia 
sekarang namanya Chevron Petro...indonesia.
setelah habis masa kontrak Caltex selama 25 tahun. maka pemerintahan mega tidak 
memperpanjang kontraknya. lalu pada pemerintahan SBY kontrak diperpanjang 
dengan nama Chevron. Bukan ini masalahnya.
 
berdirinya perusahan Minyak diriau tidak membuat rakyat riau sejahterah. 
listrik diriau mati terus. Lalu bagaimana pertamina diriau. kerjanya hanya 
seminar terus. bila anda menginap dihotel di Dumai maka anda setiap malam akan 
bertemu dengan program seminar pertamina. bukan ini masalahnya.
 
Rakyat riau tidak sejahtera.
 
Saya pelajari sejarah adanya sumur bor di riau.
 
jadi jangan asal ngomong.
 
Minyak itu salah satu penjajahan Dunia negara adikuasa.
jadi kalau merima kenaikan selamat deh anda dikuasi negara penjajah.
 
salam
YAN WONG
 
 
Hey

Dari: PH <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Senin, 26 Maret 2012 9:46
Judul: Re: [saham] Kenaikan Harga BBM: Sesuatu Yang WAJARRR


  
Maksudnya investor kasi dana ke pertamina untuk explore apa ya?

Trus si investor dapet apaan? Risk nya aja? Cuman dapet explorasi nya aja.. 
Kalo minyak nya ga bole :p hehe

Mungkin simple nya kalau pertamina mampu uda naik donk produksi minyak kita... 


Sent from my BlackBerry®
From: CorDoVa <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Mon, 26 Mar 2012 09:14:12 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [saham] Kenaikan Harga BBM: Sesuatu Yang WAJARRR
  
The problem is : Napa blok2 minyak "DISERAHIN" ke Asing ??? 
Apakah Pertamina Bodoh dan kagak mampu mengelola blok2 tsb ??
Apakah kagak ada investor yg kasih dana buat Pertamina utk explore ??

Guys from Pertamina please explain this ... you know better


2012/3/26 <[email protected]>

 
>  
>KENAPA BBM MESTI NAIKK???!!!! 
>
>Seputar pembuatan minyak, pernah kepikir gak kenapa sih bensin itu mahal? 
>*sekedar wawasan, biar pikiran kebuka*
>
>1. Harga minyak mentah dunia meroket guys, lebih dari 100 dollar per barrel. 
>Indonesia memang penghasil minyak, tapi pada tau gak kalo yang kuasain sumur2 
>itu kebanyakan perusahaan luar? (Chevron dll) jadi kalo Pertamina mau olah tu 
>minyak juga harus beli lho!! Makanya harga minyak mentah pengaruh banget ma 
>harga bensin kita. Kita juga impor arabian crude oil buat produksi pelumas dan 
>lilin serta aspal.
>
>2. Pengolahan crude jadi bensin itu mahal coy. Selain ribet, harus di 
>destilasi dan di striping, dia juga buth reforming *penaikan bilangan oktan* 
>biar oktannya sesuai. Dan itu MAHAL. Butuh katalis (satu drum = 300 juta) 
>padahal d reaktor ada 700 m3 katalis yang berarti bisa ratusan drum. Dan itu 
>diganti tiap bulan minimal 1 drum. Belum lagi butuh daya besar untuk bangkitin 
>energi
 penjalan pabrik.
>*Pengalaman Magang di Pertamina Refinery Unit 3*
>
>Jadi kalo harga menjadi 6000an per liter itu udah termasuk MURAH. Ya bayangin 
>aja. Harga mentahnya aja 100 dollar per barrel (1 barrel = 160 liter) berarti 
>1 liternya 5600 rupiah. Belum Diolah lho itu. Harusnya harga bensin itu 
>11000an agar pabrik untung. Emang kita disubsidi sama pemerintah, tapi apa iya 
>mau manja2an mulu? Gak malu? Udah manja2an, masih protes2 pula. Jadi BE SMART 
>ya..
>
>Kalo gak tau gimana susahnya buat bensin gak usah berkoar2 protes kenaikan 
>BBM. Yang bekoar2 itu jangankan ngerti suruh buat bensin. Perngertian bensin 
>aja belum tentu paham..
>
>Be Smart ya, jadilah bangsa Indonesia yang Cerdas. Bantu pemerintah kita, 
>jangan protes aja bisanya.. :) 
>Buat yang punya kendaraan roda empat, plis deh. Beli mobil ratusan juta mampu, 
>masa' beli pertamax ga mampu. Maunya disamain sama rakyat jelata yang 
>disubsidiiiiii mulu.
>
>Maju
 Indonesia!!!
>
>*teruskan broadcast ini! Biar yg mengaku mahasiswa2 intelek semua 
>ngertiii!!!!!!!!!!
>
>
>Intinya kenaikan harga itu wajar, kita yang berkecimpung di investasi dunia 
>saham kan inginnya harga saham meningkat terus, masa bbm yg jelas harga 
>dipasaran dunia kecenderungannya naek, trus didalam negeri ga boleh naek.. 
>Daripada subsidi bbm yang hasilnya cuma uang di bakar jadi asap diknalpot, 
>mending subsidi pertanian agar kita swasembada pangan, subsidi pendidikan 
>tinggi agar anak petanin tukang ojek bisa kuliah di ITB,UI, UGM,ITS, Undip dan 
>PTN diseluruh negeri yang kita cintai ini pendidikan bisa full gratis, subsidi 
>bbm dikurangi untuk pembuatan Mass Rapid Trans di kota2 besar di 
>Indonesia..untuk membuat bangsa ini menjadi Besar dan Maju, kita harus 
>berpikir positif, berjiwa besar, dan bertindak dan bersikap mandiri tanpa 
>harus ketergantungan dengan subsidi BBM yg notabene pemborosan dengan uang 
>ratusan triliun dibakar
 percuma..
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>From: [email protected] 
>Sender: [email protected] 
>Date: Sun, 25 Mar 2012 21:44:18 +0000
>To: <[email protected]>
>ReplyTo: [email protected] 
>Subject: Re: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung
>
>  
>Pertanyaannya angka2 yg ada di dalam analisa itu valid ga?paling ga 
>valid,hahaha..cuma asal bunyi aja...andaikata ada keuntungan yang pasti masuk 
>ke kas negara lah.. Keep positive thinking, oke:)
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>From: "Gito Sibarani" <[email protected]> 
>Sender: [email protected] 
>Date: Sun, 25 Mar 2012 15:05:51 +0000
>To: <[email protected]>
>ReplyTo: [email protected] 
>Subject: [saham] Fw: Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung
>
>  
>Best Regards,
>gS
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>From: Koko Tobing <[email protected]> 
>Sender: [email protected] 
>Date: Sun, 25 Mar 2012 19:59:28 +0800 (SGT)
>To: [email protected]<[email protected]>
>ReplyTo: [email protected] 
>Subject: [Batak_Gaul] Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung
>
>  
>Apakah ada tanggapannya saudara/???
>
>
>Kenaikan Harga BBM: SBY Untung Rakyat Buntung
>Saya Rieke Diah Pitaloka, sekedar mengingatkan 13 hari lagi adalah keputusan 
>kenaikan harga BBM. Salah satu argumen SBY, kenaikan tersebut adalah untuk 
>menyelamatkan APBN supaya tidak jebol.
>Berikut saya sampaikan data yang tidak pernah SBY sampaikan kepada rakyat, 
>hitungan yang sesungguhnya bahwa dengan tidak mengurangi subsidi dan tidak 
>menaikan harga BBM sebetulnya APBN tidak jebol.
>Berikut ini data yang saya kompilasi dari berbagai sumber, terutama dari para 
>ekonom yang tidak bermahzab neolib!
>       * Indonesia menghasilkan 930.000 Barel/hari, 1 Barel = 159 liter
>       * Harga Minyak Mentah = 105 USD per Barel
>       * Biaya Lifting + Refining + Transporting (LRT) 10 USD per Barel
>= (10/159) x Rp.9000 = Rp. 566 per Liter
>       * Biaya LRT untuk 63 Milyar Liter
>= 63 Milyar x Rp.566,- = Rp. 35,658 trilyun
>       * Lifting = 930.000 barel per hari,
>atau = 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun
>       * Hak Indonesia adalah 70%, maka = 237,615 Juta Barel per tahun
>       * Konsumsi BBM di Indonesia = 63 Milyar Liter per tahun,
>atau dibagi dengan 159 = 396,226 juta barel per tahun
>       * Pertamina memperoleh dari Konsumen :
>= Rp 63 Milyar Liter x Rp.4500,-
>= Rp. 283,5 Trilyun
>       * Pertamina membeli dari Pemerintah
>= 237,615 Juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
>= Rp. 224,546 Trilyun
>       * Kekurangan yang harus di IMPOR
>= Konsumsi BBM di Indonesia – Pembelian Pertamina ke pemerintah = 158,611 Juta 
>barel
>= 158,611 juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
>= Rp. 149,887 Trilyun
>KESIMPULAN: ‎
>       1. Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak 63 Milyar 
> liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 Trilyun.
>       2. Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 Trilyun
>       3. Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun
>       4. Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,-
>= Rp. 35,658 Trilyun
>       5. Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun 
>       6. Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar kekurangan 
> ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut “SUBSIDI”
>       7. Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah pengeluaran 
> Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM kebutuhan di 
> Indonesia
>= Rp. 410,091 trilyun – Rp. 283,5 Trilyun
>= Rp. 126,591 trilyun
>       8. Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan juga kepada 
> Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari pemerintah) sebesar Rp. 224,546 
> trilyun. Catatan Penting: hal inilah yang tidak pernah disampaikan oleh 
> Pemerintah kepada masyarakat.
>       9. Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan uang, yaitu 
> sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina – kekurangan yang dibayar 
> Pemerintah (subsidi)
>= Rp. 224,546 Trilyun – Rp. 126,591 Trilyun
>= Rp. 97,955 Trilyun
>Artinya, APBN tidak Jebol justru saya jadi bertanya: dimana sisa uang 
>keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp. 97,955 trilyun, itu baru hitungan 1 tahun. 
>Dimana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY jual BBM selama 7 tahun 
>kekuasaannya?
>JANGAN MAU DIBOHONGI LAGI, mohon bantu berikan penyadaran kepada rakyat, tolak 
>kenaikan BBM, Tolak BLT sebab itu adalah akal muslihat agar subsidi dicabut 
>akibatnya SBY UNTUNG RAKYAT BUNTUNG!
> 
> 
>Jakarta 16 Maret 2012
>Salam Juang
> 
> 
> 
>Rieke Diah Pitaloka
>



 

Kirim email ke