Sebenarnya analisa fundamental cuma ada 2 kategori besar :
* Growth Investing
* Value Investing
Semua perdebatan kriteria apa yg dipakai untuk menilai harga wajar
perusahaan, mengerucut pada ke dua kategori tsb di atas, dgn segala pro
kontra mana yg terbaik.
Sekarang ini growth investing lebih populer krn hasilnya instan (sangat
cocok buat mereka yg karakternya instan)
Sedangkan value investing, lebih ke nilai sejati perusahaan. Penganutnya
Warrent Buffett.
So pilih yg mana?
Ibarat pilih pacar...
1. growth investing = cewe cantik banget tp pas tua lebih cepet
peot:)2. value investing = cewe manis, pas tua tetep manis :)
Jadi?
Ya..terserah anda suka yg mana ;)
--- In [email protected], Fabianto Wangsamulya <ladyfabia@...>
wrote:
>
> Halo rekan-rekan, mari kita diskusi mengenai fundamental sebuah
perusahaan.
>
> Seringkali kita baca saham ABCD atau WXYZ katanya fundamentalnya bagus
jadi layak dibeli untuk invest.
> Lalu ada anggapan juga kalau saham fundamental bagus walau harga turun
nanti akan balik lagi, jadi aman untuk disimpan.
>
> Nah pertanyaannya adalah: apa kriteria perusahaan memiliki fundamental
yang bagus?
> Apa yang penting labanya besar? Atau yang penting pertumbuhan besar?
Atau cashflow lebih penting?
> Bagaimana dengan perusahaan yang labanya besar tapi tidak stabil,
apakah bisa dibilang fundamentalnya bagus?
> Bagaimana juga jika laba besar dan pertumbuhan besar tapi cashflow
negatif terus bahkan sampai kebanyakan utang?
>
> Itu dulu deh, nanti kalau diskusi ini sudah selesai, baru ke diskusi
selanjutnya yaitu korelasi antara fundamental perusahaan dengan harga
sahamnya.
>
> ---
> Fabianto
>