Ipotnews - Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan 
menyatakan pemerintah masih mempertimbangkan tindakan yang akan dilakukan 
terkait obligasi rekapitalisasi sejumlah bank.

"Kami punya sekitar 5-6 pilihan dan sedang kami pelajari agar bagaimana utang 
itu bisa membantu sejumlah bank mengelola obligasi dari pemerintah yang mereka 
pegang," jelas Direktur Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto di Jakarta, 
Kamis (26/4), diberitakan Antara.

Opsi tersebut menurut Rahmat diantaranya melakukan pembelian dengan mekanisme 
tertentu, mengadakan pertukaran obligasi milik pemerintah dengan milik bank 
serta menjual untuk kemudian membeli obligasi baru dari pemerintah.

Dengan sejumlah opsi tersebut pemerintah berkeinginan untuk membantu kinerja 
perbankan dengan baik dari sisi pengelolaan keuangan.

Dia menegaskan Kemenkeu belum sampai pada keputusan untuk membeli obligasi atau 
keputusan lain, serta belum ada keterangan jumlah obligasi yang akan diupayakan 
pemerintah. "Intinya kami mencari pilihan yang terbaik, artinya opsi yang 
menguntungkan baik bagi pemerintah maupun bank. Kedua opsi akan ditawarkan 
secara terbuka tidak saja kepada satu bank, tapi juga kepada pelaku pasar dan 
investor," jelas Rahmat.

Kemenkeu belum bisa memberikan kapan keputusan akan ditentukan.

Untuk melakukan pembelian, dia mengatakan harus terdapat kondisi tertentu, 
terutama jika "buy back" karena biasanya pasar obligasi sedang mengalami 
gejolak volatilitas, sehingga pemerintah perlu melakukan opsi untuk 
menstabilkan harga. "Tapi kalau dalam situasi normal, kami hanya dalam skema 
pertukaran dan itu tidak akan menambah beban bagi pemerintah," tegas Rahmat.

Sejumlah bank yang diketahui memiliki obligasi rekapitalisasi diantaranya PT 
Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.

Sumber: 
http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Pemerintah_Pertimbangkan_Obligasi_Rekapitalisasi_Perbankan&level2=newsandopinion&id=1260358&img=level1_topnews_5&urlImage=rahmat%20waluyanto%20vibiznews%20com.jpg



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke