Aya... Aya wae....

JsxSniper
fb : jsxsniper
tw : @jsxsniper

-----Original Message-----
From: christy amalia <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 8 May 2012 09:19:22 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Menu Hari Ini: Borong BNBR SEBANYAK-BANYAKNYA…!!!

Jangan lewatkan kesempatan ini…!!!  Selama tahun 2011, BNBR berhasil
menbukukan laba fantastis 132 miliar..!!!

Mumpung masih di harga obral, borong BNBR sebanyak-banyaknya…!!! Langsung
aja SAMBER DI OFFER begitu market buka…!!!



DON’T LOSE THIS OPPORTUNITY….!!!!

BORONG….

YANG…

BANYAK….!!!!!!



*Bakrie Brothers Cetak Laba Bersih Rp 132 Miliar*

* *

*Inilah.com, Jakarta - *PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) mencatatkan
kinerja membaik di akhir tahun 2011. Kuasi reorganisasi yang dilakukan
menunjukkan efeknya pada laporan keuangan perseroan yang diliris, Senin
(7/5/2012) .

Dalam keterangan tertulisnya, BNBR menyebutkan perseroan memperoleh laba
bersih Rp132 miliar pada 2011. Sementara pendapatan tercatat Rp16,19
triliun berasal dari kegiatan yang terkait dengan investasi dan perdagangan.

Manajemen BNBR optimis, kinerja finansial Perseroan akan berlanjut positif
pada tahun-tahun berikutnya, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional
yang kondusif dan semakin fokusnya Perseroan menggarap bidang usaha
berbasis sumberdaya alam dan infrastruktur.

“Efek kuasi reorganisasi yang sukses kami lakukan sudah tergambar jelas
pada laporan keuangan perseroan 2011. Kami bersyukur kuasi reorganisasi
dapat dituntaskan dengan baik, sehingga memberikan nilai tambah kepada para
investor. Kami juga dapat melangkah dan memulai bisnis dengan lebih
mantap,” kata Direktur Utama/CEO BNBR Bobby Gafur Umar.

Ia berharap, tuntasnya kuasi reorganisasi dapat menjadi momentum yang baik
untuk terus memperbaiki kondisi laporan keuangan konsolidasian perseroan,
guna menunjukkan neraca yang lebih baik tanpa dibebani defisit masa lampau.

Upaya keras jajaran perseroan untuk membenahi operasional perusahaan,
membuahkan hasil. Manajemen bersyukur karena pada 2010, perseroan masih
membukukan rugi sebesar Rp6,99 triliun. “Tapi di penghujung 2011, seperti
tercatat dalam laporan keuangan BNBR yang hari ini kami rilis ke publik,
BNBR berhasil mencatatkan laba bersih Rp132 miliar,” kata Bobby.

Perolehan laba bersih ini antara lain ditopang oleh pendapatan sektor
perdagangan, jasa dan investasi yang meningkat signifikan, dari Rp8,41
triliun pada tahun 2010 menjadi Rp10,55 triliun pada tahun 2011.

Membaiknya kinerja sektor perdagangan, jasa dan investasi tersebut, pada
akhirnya berdampak positif pula pada capaian laba usaha Perseroan secara
konsolidasi. “Tahun 2010 secara konsolidasi perseroan masih mencatat rugi
usaha sebesar Rp4,01 triliun, namun tahun 2011 sudah positif menjadi Rp1,76
triliun,” kata Bobby.

Direktur Keuangan BNBR, Eddy Soeparno menambahkan, catatan positif
perolehan pendapatan (revenue) sebesar Rp16,19 triliun sekaligus
menunjukkan perseroan memiliki kemampuan yang cukup kuat untuk
mengembangkan dan meningkatkan kinerja usahanya.

Dekonsolidasi terhadap PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) pada akhir
2010 tidak berpengaruh menciutkan pendapatan perseroan yang pada 2011 tetap
mencatatkan pendapatan yang tinggi. Hal ini antara lain karena adanya
peningkatan pendapatan Bakrie Energy International.

Perseroan juga mampu menurunkan kewajiban utangnya. Hal ini ditunjukkan
oleh menurunnya debt to equity ratio (DER) dari 93,24% pada 2010 menjadi
88,03% pada 2011.

Kirim email ke