Hello Saham,

Muncul wacana dari BEI, menurunkan jumlah 1 lot menjadi 100 lembar
saham. Bagaimana menurut rekan2 di sini? Menurut saya, ini positif.
Dulu saya pernah ulas di milis ini, kenapa beli saham harus dibuat per
lot segala, hapus saja jadi per lembar. Stock split bukan solusi,
karena historis harga yg hilang akibat saham yg sering dipecah2. Ini
mengacaukan data banyak pihak, termasuk software2 analisis saham.

Namun tanggapan sejumlah pihak kok malah negatif ya? Contohnya di
bawah, Satrio Utomo. Komentarnya malah ibarat jaka sembung naik ojek.
Dia menolak mengurangi jumlah lot, karena hanya menguntungkan saham2
dengan fundamental baik. Lho, bukankah itu tujuannya? Saham2 yg bagus
biasanya sudah mahal, kurang terjangkau bagi investor2 kecil. Malah
minta minimal Rp 100jt untuk investasi. Ini saran yg aneh, tipikal MI
yg ogah lahannya berkurang.

Saya ada sedikit reksadana, gile, dari awal 2008 s/d hari ini, masih
rugi banyak. Luar biasa. Jangan2 ditinggal kabur MI-nya. Nah, kalau
begini, masih valid gak tuh saran beli reksadana saja ?


---

http://bisnis.vivanews.com/news/read/327873-analis-tak-setuju-bei-turunkan-lot-saham

VIVAnews - Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) menilai rencana PT
Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengurangi jumlah saham dalam satu
lot tidak perlu dilakukan.

"Kalau tujuannya menguatkan likuiditas, tidak perlu menurunkan jumlah
saham dalam satu lot. Stock split (memecah nominal saham) saja," kata
Sekretaris Jenderal AAEI, Pardomuan Sihombing, saat berdiskusi dengan
wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Kamis 21 Juni 2012.

Menurut dia, rencana otoritas bursa untuk mengurangi jumlah saham
dalam satu lot harus dilakukan kajian lebih lanjut. Sebab, hingga
kini, jumlah 500 saham untuk satu lot dianggap cukup. Selain itu,
penguatan basis investor serta memperbanyak emiten, justru dianggap
lebih baik untuk menaikkan likuiditas saham.

Pardomuan mencontohkan pelaksanaan stock split yang dilakukan PT
Astra International Tbk di kisaran Rp6.800 per saham dari harga
sebelumnya sekitar Rp60 ribu per unit. "Sekarang, semua orang bisa
memiliki saham Astra, karena sudah murah," ujarnya.

Sementara itu, analis PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo
menambahkan, rencana pengurangan jumlah saham per satu lot hanya
menguntungkan saham yang memiliki fundamendal kurang baik. Sementara
itu, saham dengan fundamental baik tidak terlalu diuntungkan. 

Dia menyarankan, batas minimal investasi awal di pasar modal Rp100
juta. Sedangkan investasi di bawah nilai itu disarankan mengalihkan
investasi ke reksa dana, sehingga lebih aman bagi investor.

"Kalau memaksakan hanya Rp10 atau Rp15 juta, kesulitannya tinggi.
Sedangkan saham Astra mungkin bisa dijadikan contoh bagaimana stock
split berhasil," katanya.

Dengan memperhatikan saham yang berkinerja baik, Satrio melanjutkan,
potensi investor meraih untung lebih besar dibanding membeli saham
dengan harga murah dengan fundamental jelek.

"Kalau fundamental saham tidak baik, pilih reksa dana saham saja,"
katanya.

Sebelumnya, BEI berencana menurunkan jumlah saham dalam satu lot di
bawah 500 unit. Dengan pengurangan itu, diharapkan mampu membangkitkan
gairah investor di pasar modal, khususnya dari kalangan lokal. (art)


-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke