IHSG dan rupiah kompak menguat. Pasar masih terdongkrak positif oleh dimungkinkannya The European Stability Mechanism (ESM) membeli obligasi Uni Eropa. Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, penguatan rupiah awal pekan ini seiring sentimen eksternal yang membaik pascakeputusan Uni Eropa yang memungkinkan European Stability Mechanism (ESM) untuk dapat membeli obligasi pemerintah zona euro. Syaratnya, negara-negara tersebut mematuhi program kebijakan penghematan dan reformasi ekonomi. Di sisi lain, ESM juga dimungkinkan, untuk memberikan bailout langsung ke bank-bank yang bermasalah. "Karena itu, sepanjang perdagangan, rupiah mencapai level terkuatnya 9.350 setelah sempat melemah ke 9.445 dari posisi pembukaan 9.375 per dolar AS,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (2/7/2012).
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1878352/pasar-masih-terdongkrak-uni-eropa
