Untuk jangka panjang lebih baik infrastruktur dan property aja.... 

Sent from BlackBerry® on 3

-----Original Message-----
From: Irwan <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 15 Jul 2012 22:30:36 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] tanya batubara

Yang perlu disamakan disini mengenai pengertian investasi jangka panjang adalah 
investasi di atas 3 tahun. Biasanya malah di atas 5 tahun. Jadi bukan dalam 5 
bulan, apalagi hanya 5 minggu :)

Saham batu bara menjadi sulit dihitung valuasinya karena harga produknya yg 
cenderung naik turun di pasar internasional dgn sangat cepat. Belum lagi ada 
ancaman juga, bisa saja suatu saat penggunaan batu bara sebagai sumber energi 
menjadi berkurang dikarenakan akibat polusi yg ditimbulkannya dibanding dgn 
alternatif energi lainnya. Itu sebabnya bagi saya menjadi kurang layak untuk 
investasi jangka panjang.

Kalau saham teknologi, juga sama saja. Dulu bisa saja berjaya, sekarang menjadi 
kurang berjaya karena ada kompetitor lain yg masuk dgn teknologi yg lebih baik. 
Contoh dalam kasus ini seperti dialami Nokia dan RIMM (pemilik blackberry). 
Sekarang berjaya, belum tentu 5 tahun lagi masih tetap berjaya. Contoh saat ini 
mungkin Apple Inc. Who knows, 5 tahun dari sekarang ada pendatang baru yg 
membawa teknologi baru lagi yg akan membuat produk apple jadi ditinggalkan oleh 
nasabahnya.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


Sent from my iPad2

On Jul 15, 2012, at 8:12 PM, Harry <[email protected]> wrote:

> 
> 
> Boleh tahu alasannya Pak Irwan? Karena pendapatnya seperti bersebrangan 
> dengan pendapat Bu Katrin.
> 
> Untuk Pak/Bu Linsam, boleh tahu nyangkut di harga berapa? Teman saya masih 
> ada yang nyangkut di harga 1900-an. Saya nanya karena sedang diajak beli 
> sahamnya group Bhakti dan sedang cari info. Gossipnya harus disimpan sampai 
> minimal akhir tahun 2012. Sayang alasannya tidak mau dikasih tahu :p
> 
> 2012/7/15 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>  
> Untuk investasi jangka panjang, saham2 seperti energi ataupun teknologi, 
> menurut saya kurang layak. Tapi kalau untuk trading, tidak perlu memusingkan 
> urusan latar belakang perusahaan, laporan keuangan, dan apapun. Hanya fokus 
> di chart saja. :)
> 
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
> 
> 
> 
> 

Kirim email ke