Nampaknya hanya issue saja ini

________________________________
 From: Rangga Gonzalez <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Friday, July 27, 2012 2:06 PM
Subject: [saham] SDRA
 

  
Berita dr inilah.com, mirip2 BDMN kmrn ya


INILAH.COM, Jakarta - Dari sekian banyak pilihan yang tersedia di pasar modal, 
saham PT Bank Perhimpunan Saudara Tbk tampaknya layak mendapat perhatian dari 
para investor. Maklum, pengusaha minyak Arifin Panigoro dikabarkan telah 
sepakat menjual 33% sahamnya di bank berkode SDRA kepada Woori Bank Korea.

Persetujuan dari pemegang saham baru akan diputuskan dalam RUPSLB, Jum’at 
(27/7/2012) ini. Belum jelas, berapa harga yang dibayar Woori Bank untuk 
membeli 33% saham SDRA. Namun dari perhitungan Verdi Budiman, Kepala Riset 
Eksekutif Mandiri Sekuritas, SDRA dilepas pada harga Rp705–822 per saham. Jika 
Kamis, (26/7/2012) saham SDRA ditransaksikan di harga Rp530 per saham, berarti 
harga akuisisi itu 33-55% lebih tinggi dari harga pasar.

Nah, jika rencana akuisisi itu disetujui para pemegang saham, diperkirakan 
harga saham SDRA bakal melambung. Bukan semata-mata karena terdongkrak 
pembelian saham oleh Woori bank, tapi juga prospek SDRA yang bakal makin 
kinclong setelah akuisisi. Janson Nasrial, analis AM Kapital, yakin pasar SDRA 
bakal berkembang dengan masuknya Woori Bank. “Dalam satu-dua tahun lagi kinerja 
SDRA bakal melesat,” kata Janson.

Masuk akal, memang. Soalnya, dengan masuknya Woori Bank, SDRA bisa menggarap 
perusahaan-perusahaan dari Korea. Sebut saja Lotte Group, Posco (baja), 
Samsung, LG, Hyundai, dan masih banyak lagi.
 

Tens Music Studio
TenSoccer Jersey shop

 

Kirim email ke