rekening investor atas nama kita sendiri di bank BCA.
----- Original Message -----
From: [email protected]
To: [email protected]
Sent: Saturday, September 08, 2012 5:29 PM
Subject: Re: [saham] Dilema
Rekening investor disimpan di bank apa pak haki?
Salam,
Jim
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------------------------------------------------------
From: "hakitrader" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 8 Sep 2012 17:24:47 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [saham] Dilema
Tidak ada biaya bulanan atau biaya tambahan lainnya.
----- Original Message -----
From: [email protected]
To: [email protected]
Sent: Saturday, September 08, 2012 4:25 PM
Subject: Re: [saham] Dilema
Ada biaya bulanan gak pak haki....??
Sent from BlackBerry® on 3
----------------------------------------------------------------------------
From: "hakitrader" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 8 Sep 2012 14:03:50 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [saham] Dilema
Ada tidak yg setoran awalnya lebih murah dari 3 juta rp ?
DANPAC
http://www.danpac.co.id/images/stories/BQOnlinePlugin+Manual.zip
minimum deposit hanya 3 juta
3jt - 5 jt fee beli 0.18% jual 0.28%
5jt - 50 jt fee beli 0.15% jual 0.25%
50jt - 100 jt fee beli 0.14% jual 0.24%
100jt - 200 jt fee beli 0.13% jual 0.23%
200jt keatas fee beli 0.12% jual 0.22%
ada/gratis amibroker real time eod data plugin, intraday data dan metastock
plugin akan menyusul kemudian.
ada FA stock screening
Hasil Fundamental stock screening dg olt BQONLINE dari Danpac sekuritas dg
filter ROE > 20% dan EPS <200 yaitu MLBI GTBO UNVR HMSP IDKM
tidak ada autimatic order.
----- Original Message -----
From: Radi P.
To: [email protected]
Sent: Saturday, September 08, 2012 12:22 AM
Subject: [saham] Dilema
Kebijakan perusahaan sekuritas yang mempermurah setoran awal untuk
menjadi investor di pasar saham (initial deposit)memang menjadi terobosan
menggembirakan. Masyarakat tidak perlu repot menyediakan dana hingga puluhan
juta rupiah untuk bermain saham. Hal ini juga bakal mempercepat pertumbuhan
investor ritel di pasar saham yang sejak beberapa tahun terakhir belum berhasil
melewati angka 200.000 akun. Namun, Yanuar Rizky, pengamat pasar modal,
mengingatkan banyaknya investor baru itu juga bisa merugikan. Soalnya, investor
baru bermodal duit cuma Rp 100.000 itu belum tentu memiliki kemampuan cukup
bermain saham. Unsur gambling di pasar modal akan meningkat. "Kalau pas untung
tidak masalah, tapi bagaimana kalau investor merugi semua karena pengetahuan
kurang memadai," kata Yanuar, Kamis (6/9). Kondisi ini juga bisa mempengaruhi
stabilitas pasar modal. Selain itu, murahnya initial deposit ini juga
memperlihatkan bahwa perusahaan sekuritas sedang mengejar target keuntungan
tanpa memperhatikan nasabah. Semakin banyak nasabah yang bergabung, perusahaan
sekuritas bakal mendapatkan komisi dari setiap transaksi dan biaya administrasi
bulanan, tanpa memperhatikan nasib nasabah. Apalagi, initial deposit juga
terkait manajemen risiko di perusahaan sekuritas. Padahal, manajemen risiko di
perusahaan sekuritas sangat mahal. "Kurang pantas, bila initial deposit itu
murah," tandasnya. Tak fleksibel Irwan Ariston, pengamat Pasar Modal lain
sependapat. Menurutnya, setoran murah dan promo bagi mahasiswa itu adalah
kelirudan memberikan mimpi yang tidak benar. "Karena, dengan dana terbatas,
kita hanya bisa membeli saham-saham berharga murah, dengan keuntungan tidak
seberapa," terangnya. Apalagi bagi kalangan pelajar atau mahasiswa, seharusnya
belum layak untuk diajak terjun sebagai investor atau trader di pasar modal.
Pelajar semestinya belajar lebih dulu tentang pasar modal. Pembelajaran itu
bisa dilakukan melalui akun virtual untuk transaksi saham yang tersedia di
berbagai perusahaan sekuritas dan Bursa Efek Indonesia (BEI). "Jangan seret
mereka (pelajar dan mahasiswa) ke tempat yang belum saatnya mereka masuk.Kalau
gagal, ini bisa menimbulkan sindrom berinvestasi di pasar modal," jelas Irwan.
Apalagi, sebenarnya, besaran initial deposit yang ada selama ini,bukanlah
penyebab sedikitnya investor di pasar modal. Soalnya, ada lebih dari dua juta
warga Indonesia yang memiliki tabungan lebih dari Rp 100 juta di bank. Artinya,
dana Rp 10 juta bukanlah masalah besar. "Yang jadi masalah adalah, pembelian
saham belum fleksibel, harus beli 1 lot yang berisi 500 unit," kata Irwan.
Dengan ketentuan itu, nasabah yang ingin membeli saham bagus, harganya di atas
Rp 1.000 per lembar. Jadi, dana Rp 10 juta hanya cukup membeli 2 lot saham.
Uriep Budhi Prasetyo, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek
Indonesia (BEI) menolak berkomentar terkait masalah ini. Alasannya, soal
initial deposit murah membutuhkan diskusi mendalam.