LPLI Jumat kemarin mirip ama Kamis kemarin trendnya..

Apa tiap hari kaya gitu yah trendnya..naek ke 395 cepet banget..turunnya sampe 
ke 290..

Ck..ck..ck..


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "heru" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 15 Sep 2012 10:00:23 
To: Saham<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] QE3 = Saham Naik???

Volatility = LPLI? :p



Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: mr bejo <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 15 Sep 2012 16:50:53 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] QE3 = Saham Naik???

Tks sdh mengingatkan, kembali kpd Big Boys mau di bawa kemana :)

On 9/15/12, [email protected] <[email protected]> wrote:
> Buat saya yg penting ada volatility
> Mau ada QE4 dst juga asik aja
> Volatility is traders best friend
>
>
> .
>
> -----Original Message-----
> From: Hendrik Limbono <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Fri, 14 Sep 2012 21:31:16
> To: Dolgado-mIlis<[email protected]>;
> [email protected]<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [saham] QE3 = Saham Naik???
>
> Beberapa tahun lalu, saya sempat berdebat dengan teman saya Jimmy Junaidy,
> kami suka berdebat, beda pandapat, saling menajamkan, namun tetap berteman
> baik, dan dari perdebatan tersebut timbulah pengertian baru tentang
> ekonomi.
> Salah satu perdebatan kami adalah, apakah kalau uang dicetak = INFLASI ??
> Awalnya saya berpendapatn bawha kalau uang dicetak pasti akan terjadi
> nflasi, tapi teman saya yang baik hati ini menjelaskan kepada saya bahwa
> uang dicetakn tidak selalu menimbulkan inflasi, tapi KONSUMSI lah yang
> menimbulkan inflasi. Dan setelah dipikir - pikir lagi bener, bahwa yang buat
> inflais adalah konsumsi.
> Walau tidak ada uang baru yang dicetak tapi kalau masyarakat berbondong -
> bondong keluarin uang dari bank dan beli barang/jasa, maka akan terjadi
> kelangkaan dan harga barang akan ikut naik juga. Sebaliknya walau uang
> dicetak terus meners namun kalau masyarakat tidak menambah konsumsi alias
> tidka ada belanja yang terjadi maka harga barang tidak akan naik.
> Hubungan dengan QE adalah,
> QE berarti uang baru dicetak. TITIK. itu saja
> Tidak ada makna lain dari QE selain uang baru dicetak. Mengenai dampaknya
> apa, tidak ada yang tau, ada beberapa skenario yang saya akan coba paparkan
> 1. QE akan menyebabkan ekonomi amerika bertumbuh, karena akhirnya uang dari
> QE dibelanjakan masuk ke sektor riil
> Dengan bertumbuhnya ekonomi amerka, berarti Earning perusahaan di Dow akan
> naik dan valuasi DOW juga akan meningkat, sehingga investor akan mengalihkan
> dananya dari emerging market dan kemudian kembali ke DOW sehingga BEI pun
> bisa tumbang karena dana asing balik ke US. Dan karena ekonomi pulih, maka
> harga emas bisa tumbang karena USD menguat (ekonomi pulih).
> 2. QE berarti US dollar dicetak, tapi karena masih ketakutan,tidak ada yang
> membelanjakan uang tersebut , sehingga hanya berputar di sektor keuangan
> saja
> Jika US dolar dicetak dan hanya dibelanjakan di sektor keuangan, berarti
> dampaknya adalah USD akan melemah dan harga komoditas akan meningkat.
> Sehingga dampaknya positif buat BEI karena indonesia adalah negara berbasis
> komoditas. Sehingga saham akan naik, cpo naik, jagung naik, minyak naik dan
> emas pun naik.
> =========
> Intinya bagi saya, QE = uang dicetak, itu saja mengenai dampak QE sendiri
> tidak ada yangtau dampaknya bakal bagaimana, apakah sesuai dengan apa yang
> diharapkan ataukan bakal tidka sesuai dengan yang diharapkan. Semua
> kembalike reaksi pasar.  Jadi buat saya, adanya QE atau tidak, hal tersebut
> tidak penting, yang peling penting adalah bagaimana reaksi pasar.
> Bayangkan, jika QE tidak ada namun ekonomi pulih sendiri, hal ini tentu
> lebih sehat. QE ada karena bank sentral US belum yakin akan pertumbuhan
> ekonomi US sehingga mereka menerbitkan QE untuk menstimulasi ekonomi. Malah
> menurut saya adanya QE 3 berarti Amerka masih belum keluar dari krisis
> ekonominya.
> Jadi menurut saya ada baiknya jangan terlalu berharap pada QE, lebih baik
> fokus ke saham saja, Kalau kkta terlalu berharap pada QE nanti kita kana
> terlalu terlena sehingga menjadi tidak objektif dalam menilai suatu saham.
> Lagipula tidak ada yang tau, ap[akah pasar akan memanfaatkan momen QE ini
> sebagai suatu aksi profit taking atau gimana, misal banyak yang sudah beli
> saham pada saat DOW di 7000an, pada saat ini QE diluncurkan dan posisi DOW
> sudah 13.000,mungkin saja pada saat DOW naik ke 14.000 dia langsung jualan
> dan jika dalam jumlah bear maka DOW bisa tumbang.
> Apapun bisa terjadi di psaar modal, bagi trader, abaikan QE, tetap fokus ke
> saham anda, jangan pedulikan golf, yunani, dow, eropa, hang seng, Bagi
> investor, tetap fokus ke valuasi saham dan bisnis perusahaan, selama
> bisnisnya OK, wlaau tanpa QE tetap hold saham anda. Dan jika dengan QE tiba
> - tibaa saham anda naik jauh melebihi valuasi wajarnya tidak ada salahnya
> untuk menjual dulu.
> Disclaimer On
>
>
> http://bei5000.com/2012/09/15/qe3-saham-naik/
>
>
> bei5000.com
> http://www.facebook.com/rhliembono
>
> twritter : @bei5000
>

Kirim email ke