http://bei5000.com/2012/10/03/analisa-fundamental-right-issue-bumi/

Analisa Fundamental – Right Issue BUMI
Chart Bumi Resources Tbk
Berikut sedikit kutipan tulisan saya sebelumnya tentang  Valuasi BUMI :
Hal ini menjadikan BUMI adalah perusahana batu – bara yang paling fenomenal, 
saya prinadi tidak tau kenapa BUMI bisa memiliki rasio hutang hingga 9x 
ekuitasnya. Nah muncul pemikiran, bagaimana cara BUMI membayar lunas semua 
hutang-hutangnya ??? Dengan jumlah hutang 9x ekuitas dan operating profit hanya 
4 T, maka menurut saya dengan cara “biasa” BUMI kemungkinan besar tuidak bisa 
membayar hutang – hutangnya yang sebesar 60 Trilliun, Bahkan bunga untuk 
membayar bunga hutangnya saya, seudah menghabiskan lebih dari seluruh operating 
profitnya.
>Salah satu skenario yang menurut saya “mungkin” adalag konversi hutang ke 
>saham. Dimana hutang sebesar 50 – 60 T dikonversi ke saham sehingga rasio 
>hutang BUMI menjadi sehat kembali.
>Saat ini jumlah saham BUMI ada 20,8 Milliar lembar saham dengan hutang sebesar 
>60 T berarti hutang per saham BUMI adalah sekitar 3000 per saham. Sementara 
>harga BUMI saat ini hanya 760 per saham yang berarti hutang bunmi 4x 
>kapitalisasi BUMI. Sementara  ekuitas dan cash  BUMI hanya sekitar  6,6 T atau 
>hanya sekitar RP. 330 per saham.  Dan per di Q2 2012 BUI membayra 310 juta US 
>Dollar atau skeitar 3 Trilliun rupiah hanya sebagaui bunga hutang saja (yang 
>berarti setara dengan 6T di FY 2012), sementara BUMI merugi 334 JUta US 
>Dollar. Berrati 95% laba BUMI digunakan untuk bayar bunga hutang.Jika BUMI 
>tidak byaar bunga hutang. maka BUMI hanya rugi 24 juta US Dollar atau hanya 
>skeitar 240 milliard rupiah.
>Sehingga jika seluruh hutang BUMI dikonversi menjadi saham maka BUMI 
>seharusnya saat ini tidak merugi, bahkan jika dihilangkan rugi transaksi 
>derivativ, maka BUMI masih untung 145 juta US dollar atau sekitar 1,4 T. atau 
>sekitar Rp. 70 per saham (setara Rp. 140 FY 2012). Sehingga jika kita 
>mengambil asumsi PE 5x sebagai harga eksekusi konversi seluruh hutang BUMI ke 
>saham maka harga eksekusinya akan menjadi Rp. 700 per saham.
>Nah hutang 60T dikonversi seharga RP. 700 per saham akan menjadi 85 Miliar 
>lembar saham ditambah 20 miliar lembar saham maka jumlah saham BUMI akan 
>menjadi 105 miliar lembar saham. Dan jika “laba angan2? BUMI yang adalagh 1,4T 
>dan jumlah saham 105 miliar lembar saham, maka laba per saham BUMI akan 
>terdilusi men
Selengkapnya bisa dibaca di :
http://bei5000.com/2012/08/29/bumi-oh-bumi-2-valuasi-hanya-140-per-saham/
Nah, saat ini sudah mulai muncul berita bahwa BUMI mempertimbangkan akan right 
issue untuk bayar hutang
JAKARTA: PT Bumi Resources Tbk mempertimbangkan kemungkinan penawaran saham 
terbatas dan penjualan sejumlah aset untuk membayar utang setelah merebaknya 
isu investigasi induk usaha yang memicu penurunan rating kredit.
>Presiden Direktur Bumi Resources Ari S. Hudaya mengatakan penambahan modal 
>mungkin dapat dilakukan dengan atau tanpa hak memesan efek terlebih dahulu 
>meski tidak menyebutkan nilai atau tanggalnya.
>“Itu bisa merupakan non pre-emptive, bisa juga normal rights issue,” ujarnya 
>dalam paparan publik, Selasa (2/10).
sumber 
: http://www.bisnis.com/articles/kisruh-bumi-untuk-bayar-utang-bumi-resources-pertimbangkan-rights-issue
Dari sisi fundamental, saya berpendapat bahwa harga BUMI saat ini sudah sangat 
kemahalan dan tidak bisa untuk investasi, pertama karena memang kemahalan (laba 
bumi Negative alias merugi) sementara dari segi resiko (hutang) sangat tinggi. 
Sehingga semua kriteria untuk investasi, BUMI tidak memenuhi semuanya. Seperti 
tinjauan saya di postingan sebelumnya, benernya BUMI lumayan bagus kalau 
hutangnya diturunkan. Sehingga laba BUMI bisa menjadi positif lagi. Apalagi 
jika BUMI bisa fokus ke inti usaha utama tanpa menyentuh sisi derivativ (gadai 
saham, dan lain sebagainya). Saya rasa kalau Hutang BUMI bisa diturunkan dan 
kerugian dari transaksi derivativ pada tahun depan tidak berulang, di semester 
pertama harusnya BUMI bisa positif 1 Milliard US Dollar. Sehingga harusnya saat 
ini BUMI masih murah.
Namun karena hutangnya masih besar dan masih ada rugi transaksi derivatif, buat 
saat ini BUMI belum layak buat disentuh. Nah, salah satu solusinya adalah 
dengan cara Right Issue, yang menurut saya akan menjadi salah satau Right Issue 
yang terbesar dalam sejarah bursa efek indonesia. Kemungkinan besar, BUMI bisa 
RI dengan target dana hasil right issue hingga mencapai 40T. Yang pasti RI 
sebesar 40T berarti sama saja dengan mengundang investor baru masuk BUMI. 
retailer tidak puny auang sebanyak itu. Kalaupun punya saya rasa banyak 
retailier yang ragu buat invest lagi (menambah dana) di BUMI.
RI dengan target dana 40 T, sementara saat ini BUMI memiliki Book value RP. 300 
per saham, sehingga ada potensi kalau mau RI 40 T, maka jumlah saham yang harus 
di terbitkan adalah 40T / Rp. 330 = 121 Miliard lembar saham, posisi jumlah 
saham BUMI saat ini adalah 20 milliard lembar saham sehingga ada POTENSI, BUMI 
RI hingga 1:6. 
Sebenarnya ada banyak faktor lain juga yang harus di analisa. Namun bagi saya 
keuangan BUMI ini sungguh membingungkan, saya pribadi mengaku tidak mampu atau 
beum mampu analisa fundamnetal BUMI lebih mendalam. Oleh sebab itu saya pribadi 
Tutup mata buat fundamental BUMI, sehingga bagi saya BUMI tidak bisa buat 
investasi. Sepertinya dengan kondisi saat ini saya rasa BUMI Hanya pantas buat 
trading saja. kecuali ada orang yang bisa analisa fundamental BUMI secara 
mendalam, dia bisa invest di BUMI. saya pribadi belum mampu, makanya saya ga 
invest di BUMI, trading aja.
Selain itu, saat ini harga batu bara juga sedang kurang bagus, hal ini akan 
membuat pihak investor baru bisa menekan harga RI BUMI.
Kalau dari chart, posisi BUMI saat ini sudah jebol support konsolidasi jangka 
pendek , walau belum kena batas Cl di 660, namun menurut saya sudah saatnya 
mulai hati – hati.
Tentu semua ini hanya analisa angan – angan saya saja, anda ga harus percaya, 
semua disclaimer on.
 
bei5000.com
http://www.facebook.com/rhliembono 

twritter : @bei5000

Kirim email ke