yg bego creditornya ato debiturnya ? kog bisa2xnya creditor ngasih utangan ke bumi , he3x
bisa aja konspirasi theory ini :D, yg ngasih utangan masih si dia dia juga ;) 2012/10/3 Johan Setiabudi <[email protected]> > ** > > > yah..... seperti yang sudah-sudah bikin hutang yang super fantastis kalo > ga bisa bayar ya dikonversi jadi saham aja itu mah trik manipulasi > penyusunan laporan keuangan. ini yang paling dirugikan ya investor kecil > karena tidak selincah(berani cut loss) investor kakap. > atao pake cara seperti kasus lapindo kerugian dilimpahkan kepada negara. > kalo ini yang dibuat sengsara rakyat, sedangkan si bokir dan seluruh > keluarganya tertawa menikmati kemewahan. > saya beranggapan acara di an tv yang membahas penyelesaian bumi dengan > cara pengambil alihan bumi oleh negara adalah sangat baik dengan catatan > seluruh kewajiban yg ada HARUS sekali lagi HARUS ditanggung manajemen lama > karena merekalah yang selama ini menikmati. pengambil alihan bumi akan > melindungi rakyat(investor maupun rakyat umum). > itu pandangan saya sebagai rakyat kecil.... salam > > > > --- Pada *Rab, 3/10/12, Hendrik Limbono <[email protected]>* menulis: > > > Dari: Hendrik Limbono <[email protected]> > Judul: [saham] Analisa Fundamental – Right Issue BUMI > Kepada: "Dolgado-mIlis" <[email protected]>, " > [email protected]" <[email protected]> > Tanggal: Rabu, 3 Oktober, 2012, 8:58 AM > > > > > http://bei5000.com/2012/10/03/analisa-fundamental-right-issue-bumi/ > Analisa Fundamental – Right Issue > BUMI<http://bei5000.com/2012/10/03/analisa-fundamental-right-issue-bumi/> > [image: Chart Bumi Resources > Tbk]<http://bei5000.com/wp-content/uploads/2012/10/2012Oct-Bumi-Resources-Tbk-800x600.png>Chart > Bumi Resources Tbk > Berikut sedikit kutipan tulisan saya sebelumnya tentang Valuasi BUMI : > > *Hal ini menjadikan BUMI adalah perusahana batu – bara yang paling > fenomenal, saya prinadi tidak tau kenapa BUMI bisa memiliki rasio hutang > hingga 9x ekuitasnya. Nah muncul pemikiran, bagaimana cara BUMI membayar > lunas semua hutang-hutangnya ??? Dengan jumlah hutang 9x ekuitas dan > operating profit hanya 4 T, maka menurut saya dengan cara “biasa” BUMI > kemungkinan besar tuidak bisa membayar hutang – hutangnya yang sebesar 60 > Trilliun, Bahkan bunga untuk membayar bunga hutangnya saya, seudah > menghabiskan lebih dari seluruh operating profitnya.* > *Salah satu skenario yang menurut saya “mungkin” adalag konversi hutang > ke saham. Dimana hutang sebesar 50 – 60 T dikonversi ke saham sehingga > rasio hutang BUMI menjadi sehat kembali.* > *Saat ini jumlah saham BUMI ada 20,8 Milliar lembar saham dengan hutang > sebesar 60 T berarti hutang per saham BUMI adalah sekitar 3000 per saham. > Sementara harga BUMI saat ini hanya 760 per saham yang berarti hutang bunmi > 4x kapitalisasi BUMI. Sementara ekuitas dan cash BUMI hanya sekitar 6,6 > T atau hanya sekitar RP. 330 per saham. Dan per di Q2 2012 BUI membayra > 310 juta US Dollar atau skeitar 3 Trilliun rupiah hanya sebagaui bunga > hutang saja (yang berarti setara dengan 6T di FY 2012), sementara BUMI > merugi 334 JUta US Dollar. Berrati 95% laba BUMI digunakan untuk bayar > bunga hutang.Jika BUMI tidak byaar bunga hutang. maka BUMI hanya rugi 24 > juta US Dollar atau hanya skeitar 240 milliard rupiah.* > *Sehingga jika seluruh hutang BUMI dikonversi menjadi saham maka BUMI > seharusnya saat ini tidak merugi, bahkan jika dihilangkan rugi transaksi > derivativ, maka BUMI masih untung 145 juta US dollar atau sekitar 1,4 T. > atau sekitar Rp. 70 per saham (setara Rp. 140 FY 2012). Sehingga jika kita > mengambil asumsi PE 5x sebagai harga eksekusi konversi seluruh hutang BUMI > ke saham maka harga eksekusinya akan menjadi Rp. 700 per saham.* > *Nah hutang 60T dikonversi seharga RP. 700 per saham akan menjadi 85 > Miliar lembar saham ditambah 20 miliar lembar saham maka jumlah saham BUMI > akan menjadi 105 miliar lembar saham. Dan jika “laba angan2? BUMI yang > adalagh 1,4T dan jumlah saham 105 miliar lembar saham, maka laba per saham > BUMI akan terdilusi men* > > Selengkapnya bisa dibaca di : > http://bei5000.com/2012/08/29/bumi-oh-bumi-2-valuasi-hanya-140-per-saham/ > Nah, saat ini sudah mulai muncul berita bahwa BUMI mempertimbangkan akan > right issue untuk bayar hutang > > JAKARTA: PT Bumi Resources Tbk mempertimbangkan kemungkinan penawaran > saham terbatas dan penjualan sejumlah aset untuk membayar utang setelah > merebaknya isu investigasi induk usaha yang memicu penurunan rating kredit. > Presiden Direktur Bumi Resources Ari S. Hudaya mengatakan penambahan modal > mungkin dapat dilakukan dengan atau tanpa hak memesan efek terlebih dahulu > meski tidak menyebutkan nilai atau tanggalnya. > “Itu bisa merupakan non pre-emptive, bisa juga normal rights issue,” > ujarnya dalam paparan publik, Selasa (2/10). > > sumber : > http://www.bisnis.com/articles/kisruh-bumi-untuk-bayar-utang-bumi-resources-pertimbangkan-rights-issue > Dari sisi fundamental, saya berpendapat bahwa harga BUMI saat ini sudah > sangat kemahalan dan tidak bisa untuk investasi, pertama karena memang > kemahalan (laba bumi Negative alias merugi) sementara dari segi resiko > (hutang) sangat tinggi. Sehingga semua kriteria untuk investasi, BUMI tidak > memenuhi semuanya. Seperti tinjauan saya di postingan sebelumnya, benernya > BUMI lumayan bagus kalau hutangnya diturunkan. Sehingga laba BUMI bisa > menjadi positif lagi. Apalagi jika BUMI bisa fokus ke inti usaha utama > tanpa menyentuh sisi derivativ (gadai saham, dan lain sebagainya). Saya > rasa kalau Hutang BUMI bisa diturunkan dan kerugian dari transaksi > derivativ pada tahun depan tidak berulang, di semester pertama harusnya > BUMI bisa positif 1 Milliard US Dollar. Sehingga harusnya saat ini BUMI > masih murah. > Namun karena hutangnya masih besar dan masih ada rugi transaksi derivatif, > buat saat ini BUMI belum layak buat disentuh. Nah, *salah satu solusinya > adalah dengan cara Right Issue, yang menurut saya akan menjadi salah satau > Right Issue yang terbesar dalam sejarah bursa efek indonesia*. > Kemungkinan besar, BUMI bisa RI dengan target dana hasil right issue hingga > mencapai 40T. Yang pasti RI sebesar 40T berarti sama saja dengan mengundang > investor baru masuk BUMI. retailer tidak puny auang sebanyak itu. Kalaupun > punya saya rasa banyak retailier yang ragu buat invest lagi (menambah dana) > di BUMI. > RI dengan target dana 40 T, sementara saat ini BUMI memiliki Book value > RP. 300 per saham, sehingga ada potensi kalau mau RI 40 T, maka jumlah > saham yang harus di terbitkan adalah 40T / Rp. 330 = 121 Miliard lembar > saham, posisi jumlah saham BUMI saat ini adalah 20 milliard lembar saham > sehingga *ada POTENSI, BUMI RI hingga 1:6. * > Sebenarnya ada banyak faktor lain juga yang harus di analisa. Namun bagi > saya keuangan BUMI ini sungguh membingungkan, saya pribadi mengaku tidak > mampu atau beum mampu analisa fundamnetal BUMI lebih mendalam. Oleh sebab > itu saya pribadi Tutup mata buat fundamental BUMI, sehingga bagi saya BUMI > tidak bisa buat investasi. Sepertinya dengan kondisi saat ini saya rasa > BUMI Hanya pantas buat trading saja. kecuali ada orang yang bisa analisa > fundamental BUMI secara mendalam, dia bisa invest di BUMI. saya pribadi > belum mampu, makanya saya ga invest di BUMI, trading aja. > Selain itu, saat ini harga batu bara juga sedang kurang bagus, hal ini > akan membuat pihak investor baru bisa menekan harga RI BUMI. > Kalau dari chart, posisi BUMI saat ini sudah jebol support konsolidasi > jangka pendek , walau belum kena batas Cl di 660, namun menurut saya sudah > saatnya mulai hati – hati. > Tentu semua ini hanya analisa angan – angan saya saja, anda ga harus > percaya, semua disclaimer on. > > bei5000.com > http://www.facebook.com/rhliembono > twritter : @bei5000 > > >
