http://bei5000.com/2012/10/26/analisa-buyback-kkgi-lebih-baik-bagi-dividen-saja/

Analisa Buyback KKGI : Lebih baik bagi dividen saja
Salah satu pemberitaan yang cukup populer akhir – akhir ini adalah rencana KKGI 
untuk melakukan aksi buyback untuk menyelamatkan harga saham KKGI yang terus 
turun. Pada dasarnya aksi buyback akan meningkatkan nilai saham KKGI dimana 
dengan makin sedikitnya jumlah saham beredar maka EPS akan naik sehingga PER 
turun serta BV per saham juga naik sehingga PBV menjadi turun.
Namun dalam beberapa kasus aksi buyback malah akan merugikan pemegang saham. 
Buyback pada dasarnya adalah memakai uang perusahaan untuk membeli saham 
perusahaan tersebut dari pasar. Salah satu tujuannya mungkin adalah untuk 
menjaga harga saham tersbeut di pasar.
Pada perusahaan yang sudah mature, biasanya opsi untuk buyback saham menjadi 
salah satu opsi, selain dari membagikan dividen atau akuisisi perusahaan lain 
untuk menjaga growth dan harga saham perusahaan. Namun tidak selalu buyback 
menghasilkan hasil yang bagus. Dalam beberapa kondisi, membagikan dividen jauh 
lebih baik daripada buyback.
Buyback berarti manajeman yangmengatur mau diapakan uang perusahaan, sementara 
kalau membagikan dividen berarti manajemen mengambalikan uang perusahaan kepada 
pemilik / pemegang saham dan pemegang saham sendirilah yang akan menantukan mau 
diapakan uang tersbeut, apaka mau nenambah porsi kepemilikan di perusahaan 
bersangkutan atau mau membeli saham perusahaan lain.
Ada beberapa poin penting yang saya perhatikan tentang aksi buyback KKGI.
Pertama – tama, mari kita perhatikan, apakah secara valuasi KKGI saat ini murah 
atau mahal ?? Berikut data keuangan KKGI :
PBV : 4,6x
PER : 8,3x
Growth : YoY -20%
ROE : 55%
Sekilas saja dari PBV, PER dan Growth , saat ini KKGI sudah tergolong sangat 
mahal. Pertama dari PBV sudah 4,6x. Yang artinya KKGI dihargai 4,6x nilai buku. 
Saya tidak heran kenapa KKGI turun dari 8000, karena di 8000 PBV KKGI mencapai 
sekitar 12x.
Kita bandingkan dengan ADRO, perusahaan sejenis dengan PBV hanya 1,6x dan PER 
9,1x serta ada growth 5%. Kenapa KKGI tidak beli saham ADRO saja yang jelas – 
jelas lebih murah. BAhkan kalau kita cari yang tidak satu sektor, saat ini di 
BEI banyak perusahaan yang dihargai dengan PBV di bawah 1 dan PER di bawah 8.
Atau kenapa KKGI tidak bagi dividen saja dan membiarkan pemegang sahamnya 
memutuskan sendiri mau beli saham apa. Dengan cara buyback saham menurut saya 
yang paling diuntugkan adalah pemegang saham mayoritas yang bisa menjual 
sahamnya di pasar sementara perusahaan membeli sahamnya dengan uang perusahaan.
Menurut saya buyabck hanya akan menguntungkan perusahaan apabila dilakukan di 
kisaran Book value, saat ini BV KKGI adalah RP. 633 per saham sementara harga 
KKGI saat ini adalah RP. 2900 per saham sehingg PBV KKGI adalah 4,6x. Buyback 
KKGI di harga 2900 jelas akan merugikan perusahaan sebab book value KKGI hanya 
633 per saham, kalau perusahaan membeli lagi sahamnya di harga 2900 jelas ada 
kerugian RP. 2267 per saham (didapat dari rp. 2900 – rp. 633).
Mungkin ada adalan bahwa ke depannya KKGI bisa menghasilkan profit lebih 
sehingga nantinya saham hasil buyback yang dimasukan ke dalam treasury stock 
akan bisa dijual di harga lebih tinggi ketika harga saham KKGI naik. Namun yang 
perlu kita perhtikan adalah saat ini harga batu bara sedang rendah – rendahnya 
dan masih cenderung turun. Saya tidak melihat ada alasan untuk buyback KKGI. 
Walau ke depannya harga batu bara naik sehingga menyebabkan laba KKGI naik, 
namun saya melihat bahwa buyback di harga PBV 4,6x sudah sangat kemahalan, 
bahkan mungkin lebih baik sengan dana buyback, KKGI beli ADRO saja yang jauh 
lebih murah dari KKGI sehingga kalau harga batubara naik, maka harga ADRO juga 
akan naik sehingga KKGI bisa untung dari hasil investasi di ADRO.
Buyback diharga 2900 (PBV 4,6x) ini sama saja dengan anda jualan pisang goreng, 
bahan baku semua adalah RP. 633 per pisang goreng anda jual di harga 2900 per 
pisang goreng. Karena tidak ada yang mau beli, maka anda beli sendiri pisang 
goreng anda di harga 2900.
Point penting yang berikutnya juga adalah, tidak ada yang bisa menebak skenario 
buyback dan tanggapan pasar terhadap buyback saham Walau mungkin ada potensi 
kenaikan harga saham dalam jangka pendek namun tidak ada yang bisa 
memastikannya. JAdi menurut saya jangan jadikan berita bahwa KKGI akan buyback 
sebagai dasar untuk membeli KKGI.
Karena tidak ada yang tau masa depan dan strategi buyback KKGI, bisa saja KKGI 
turun dulu ke 1000 baru perusahaan buyback, ini bisa saja terjadi, nah kalau 
buyback di 1000 menurut saya lumayan bagus, di PBV hanya 1,5x. Dan bisa saja
Selain itu, saat ini masih banyak saham lain yang memiliki potensi yang lbeih 
menjanjikan serta harganya lebih murah,buat apa kita pikirin buyback KKGI yang 
belum tentu hasilnya bagus.
Kesimpulan :
1. Bagi saya jika KKGI buyback, hal ini akan lebih merugikan keuangan KKGI 
daripada menguntungkan, karena saat ini KKGI sudah cukup, mahal. Kecuali 
buyback di bawah harga 1000, mungkin bisa berdampak positif terhadap keuangan 
KKGI.
2. jika KKGI punya cash berlebih, alangkah baiknya lunasi dulu hutang – 
hutangnya sehingga tidak ada hutang lagi atau bagikan kepada pemegang saham 
dalam bentuk dividen dan biarkan pemegang saham yang memutuskan apakah pemegang 
saham akan menggunakan dividen untuk menambah kepemilikan di KKGI atau untuk 
membeli saham lain yang lebih murah dan bagus
3. Tidak ada yang tau bagaiman skenario buyback dan bagaimana tanggapan pasar 
akan buyback KKGI sehingga pemodal diharapkan tidak menjadikan buyback KKGI 
sebagai dasar untuk membeli KKGI.
=========
Sedikit tambahan mengenai analisa harga wajar saham KKGI, beberapa waktu lalu 
banyak analis berpendapatn bahwa KKGI di harga 5000 masih mudah dengan memakai 
asumssi pertumubhan KKGI di atas 35%. Dan terus terang inilah kekurangan 
analisa fundamental. Atau mungkin bukan kekurangan namun sesuatu hal yang 
sebenarnya harus dipahami lebih dalam.
Dalam menilai harga wajar saham analis membutuhkan GROWTH RATE yang biasanya 
didapat dari rata – rata growth selama beberapa tahu terakhir, Dan terus terang 
growth KKGI selama beberapa tahun terakhir tergolong sangat FANTASTIS. Sehingga 
growth rate 35% yang dipakai sekalipunmaish terholong rendah.
Saya pribadi dalam menganalisa harga wajar saham tidak pernah memakai growth 
rate di atas 24%. Bahkan kebanyakan di bawah 20% walau perusahaan tersebut 
beberapa tahun terakhir growth di atas 50%.
Karena bagi saya tidak ada perusahaan yng bisa bertumbuh treus – terusan dalam 
prosentase pertumbuhan yang besar. Saya pribadi pernah membuka beberapa bisnis, 
dan kejadian, bahwa makin besar skala keuangan perusahaan maka makin kecil pula 
pertumbuhan yang dicapai. Sehingga bagi saya tidak masuk akal jika memakai 
skala growt di atas 20% untuk 10 tahun ke depan.
Setidaknya kalau analisa dengan menggunakan growth rate yang direndah – 
rendahkan salah (misal growth ril 5 tahun terakhir 50% saya pakai 20% saja atau 
direndahakn jai 20%) maka saya tidak kehilangan uang. Tapi kalau memkai growth 
rate yang terlalu tinggi dan akhirnya hasilnya salah (valuasinya berlebihan) 
maka saya akan kehilangan uang karena membeli saha di valuasi yang terlalu 
tinggi.
Anda bisa melihat di
http://bei5000.com/chart/hargawajar.php?kode=KKGI&GR=35&DR=8&YEAR=10
disana growth rate KKGI adalah 240%
sementara kalau kita pakai asumsi growth rate 35% saja akan menghasilkan harga 
wajar sebesar 18.713
NAh coba kita pakai saja asumsi growth rate maksimal sebesar 20%
Akan menghasilkan harga wajar sebesar 8400 per saham yang pada tahun ini 
tercapai sebelum akhirnya turun juga
MAsalah berikutnya adalah perhitungan harga wajar dengan memggunakan metode ini 
memiliki kekurangan terhadap perusahaan komoditas,karena perusahaan komoditas 
terlalu bergantung pada makro ekonomi dunia. Jika ekonomi lagi bagus, dan harga 
komoditas naik, maka laba serta valuasi tiba – tiba bisa melonjak . Sebaliknya 
kalau ekonomi lagi buruk dan harga komoditas (dalam kasus KKGI) turun maka laba 
serta valuasi pun bisa menurun. HAl inilah yang sulit diprediksi dengan analisa 
fundamental, Sebab analis tidak bisa menentukan growth rate yang tepat.
Namun untuk perusahaan seperti consumer good (barang – barang konsumsi sehari – 
hari) agak lebih mudah diprediksi karena perusahaan mempunyai kendali atas 
harga jual barang, sebaliknya pada perusahaan komoditas , perusahaan tidak 
memiliki kendali atas harga jual komoditas karena diatur oleh harga sppot di 
pasar internasional.
Sehingga saya pribadi tidak berani untuk investasi di perusahaan komoditas, 
apalagi batubara, sebab saya pribadi tidak bisa menebak harga batubara, kalau 
ada yang bisa sih, silahkan saja.
Saya lebih memilih trading di perusahaan komoditas, karena harga sahamnya 
snagat atraktif, buat investasi saya pilih yang simpel – simpel saja. anda bis 
alihat BRNA, MICE , SMSM yang saya sering sebut di bei5000.com sebagai saham 
untuk investasi, saat ini sudah naik berapa banyak.
Dan ada salah satu client yang dananya saya kelola adiknya kebetulan pegang 
KKGi dari 8000 dia nanya harus diapakan, saya bilang jual saja , waktu itu KKGI 
masih di kisaran 3000 (dan hingga saat ini masih di kisaranm 3000)kemudian KKGI 
dijual dan ditukar ke BRNA di harga 2500, saat ini KKGI masih 3000 dan BRNA 
sudah naik ke 3400 ditambah dividen jadi 3500. Atau sudah naik 40%. Bayangkan 
kalau waktu itu beliau tidak cut loss dan ganti ke BRNA< hingga saat ini 
posisinya masih sama.
Mungkin bagi kebanyakan orang KKGI menarik karena sudah turun 60% dari high nya 
namun bagi saya, tidak ada seorangpun yang tau, kalau saham turun bakal turun 
hingga berapa, dan saya pun orangnya juga tidak sok tau dan saya  juga tidak 
mau tau harga saham bakal turun hingga berapa karena bagi saya itu bukan hal 
penting. dalam trading saya selalu menunggu harga saham naik baru beli dan 
turun baru jual.
JAdi misal ada saham naik dari 1000 ke 2000, saya biasanya beli di 1200 dan 
jual di 1900.. TIDAK PERNAH saya beli di lowest dan jual di highest.

 
bei5000.com
http://www.facebook.com/rhliembono 

twritter : @bei5000

Kirim email ke