Tong kosong nyaring bunyinya... liat kalimat ente di bawah... Mohon lain
kali berikan analisa yg lebih mutu. Jangan ASBUN.

Pada 29 Oktober 2012 08:57, Hendrik Limbono <[email protected]>menulis:

> **
>
>
> bener, intinya sih ini aja "jangan buru2 beli , dan jangan jadikan momen
> buyback sebagai momen buat beli. tetap rasional, tetap clear dalam berpikir
> dan jangan mau bias dengan pemberitaan"
>
>
> bei5000.com
> http://www.facebook.com/rhliembono
> twritter : @bei5000
>
>   ------------------------------
> *From:* sahamrb <[email protected]>
> *To:* "[email protected]" <[email protected]>
> *Cc:* Dolgado-mIlis <[email protected]>; "
> [email protected]" <[email protected]>
> *Sent:* Monday, October 29, 2012 7:21 AM
> *Subject:* Re: [saham] Analisa Buyback KKGI : Lebih baik bagi dividen saja
>
>
> terima kasih pak analisanya..
> memang berita buyback ini bisa menjebak kalau tidak paham jeroannya.
>
> kecuali kalau memang mau trading dan main cepat. kalau kkgi sudah sinyal
> pullback atau break out dari konsolidasi plus punya dana dan nyali, boleh
> saja ambil posisi.
>
> walau ada issue buyback, tapi saya masih menunggu konfirmasi harga ditutup
> diatas 3000 (ma50), untuk masuk. tidak buru-buru beli.
>
> Best Regards,
> RB
>
> Sent from my  Iphone 4S
>
> On Oct 29, 2012, at 5:40, Hendrik Limbono <[email protected]> wrote:
>
>
>
> http://bei5000.com/2012/10/26/analisa-buyback-kkgi-lebih-baik-bagi-dividen-saja/
> Analisa Buyback KKGI : Lebih baik bagi dividen 
> saja<http://bei5000.com/2012/10/26/analisa-buyback-kkgi-lebih-baik-bagi-dividen-saja/>
> Salah satu pemberitaan yang cukup populer akhir – akhir ini adalah rencana
> KKGI untuk melakukan aksi buyback untuk menyelamatkan harga saham KKGI yang
> terus turun. Pada dasarnya aksi buyback akan meningkatkan nilai saham KKGI
> dimana dengan makin sedikitnya jumlah saham beredar maka EPS akan naik
> sehingga PER turun serta BV per saham juga naik sehingga PBV menjadi turun.
> Namun dalam beberapa kasus aksi buyback malah akan merugikan pemegang
> saham. Buyback pada dasarnya adalah memakai uang perusahaan untuk membeli
> saham perusahaan tersebut dari pasar. Salah satu tujuannya mungkin adalah
> untuk menjaga harga saham tersbeut di pasar.
> Pada perusahaan yang sudah mature, biasanya opsi untuk buyback saham
> menjadi salah satu opsi, selain dari membagikan dividen atau akuisisi
> perusahaan lain untuk menjaga growth dan harga saham perusahaan. Namun
> tidak selalu buyback menghasilkan hasil yang bagus. Dalam beberapa kondisi,
> membagikan dividen jauh lebih baik daripada buyback.
> Buyback berarti manajeman yangmengatur mau diapakan uang perusahaan,
> sementara kalau membagikan dividen berarti manajemen mengambalikan uang
> perusahaan kepada pemilik / pemegang saham dan pemegang saham sendirilah
> yang akan menantukan mau diapakan uang tersbeut, apaka mau nenambah porsi
> kepemilikan di perusahaan bersangkutan atau mau membeli saham perusahaan
> lain.
> Ada beberapa poin penting yang saya perhatikan tentang aksi buyback KKGI.
> Pertama – tama, mari kita perhatikan, apakah secara valuasi KKGI saat ini
> murah atau mahal ?? Berikut data keuangan KKGI :
> PBV : 4,6x
> PER : 8,3x
> Growth : YoY -20%
> ROE : 55%
> Sekilas saja dari PBV, PER dan Growth , saat ini KKGI sudah tergolong
> sangat mahal. Pertama dari PBV sudah 4,6x. Yang artinya KKGI dihargai 4,6x
> nilai buku. Saya tidak heran kenapa KKGI turun dari 8000, karena di 8000
> PBV KKGI mencapai sekitar 12x.
> Kita bandingkan dengan ADRO, perusahaan sejenis dengan PBV hanya 1,6x dan
> PER 9,1x serta ada growth 5%. Kenapa KKGI tidak beli saham ADRO saja yang
> jelas – jelas lebih murah. BAhkan kalau kita cari yang tidak satu sektor,
> saat ini di BEI banyak perusahaan yang dihargai dengan PBV di bawah 1 dan
> PER di bawah 8.
> Atau kenapa KKGI tidak bagi dividen saja dan membiarkan pemegang sahamnya
> memutuskan sendiri mau beli saham apa. Dengan cara buyback saham menurut
> saya yang paling diuntugkan adalah pemegang saham mayoritas yang bisa
> menjual sahamnya di pasar sementara perusahaan membeli sahamnya dengan uang
> perusahaan.
> Menurut saya buyabck hanya akan menguntungkan perusahaan apabila dilakukan
> di kisaran Book value, saat ini BV KKGI adalah RP. 633 per saham sementara
> harga KKGI saat ini adalah RP. 2900 per saham sehingg PBV KKGI adalah 4,6x.
> Buyback KKGI di harga 2900 jelas akan merugikan perusahaan sebab book value
> KKGI hanya 633 per saham, kalau perusahaan membeli lagi sahamnya di harga
> 2900 jelas ada kerugian RP. 2267 per saham (didapat dari rp. 2900 – rp.
> 633).
> Mungkin ada adalan bahwa ke depannya KKGI bisa menghasilkan profit lebih
> sehingga nantinya saham hasil buyback yang dimasukan ke dalam treasury
> stock akan bisa dijual di harga lebih tinggi ketika harga saham KKGI naik.
> Namun yang perlu kita perhtikan adalah saat ini harga batu bara sedang
> rendah – rendahnya dan masih cenderung turun. Saya tidak melihat ada alasan
> untuk buyback KKGI. Walau ke depannya harga batu bara naik sehingga
> menyebabkan laba KKGI naik, namun saya melihat bahwa buyback di harga PBV
> 4,6x sudah sangat kemahalan, bahkan mungkin lebih baik sengan dana buyback,
> KKGI beli ADRO saja yang jauh lebih murah dari KKGI sehingga kalau harga
> batubara naik, maka harga ADRO juga akan naik sehingga KKGI bisa untung
> dari hasil investasi di ADRO.
> Buyback diharga 2900 (PBV 4,6x) ini sama saja dengan anda jualan pisang
> goreng, bahan baku semua adalah RP. 633 per pisang goreng anda jual di
> harga 2900 per pisang goreng. Karena tidak ada yang mau beli, maka anda
> beli sendiri pisang goreng anda di harga 2900.
> Point penting yang berikutnya juga adalah, tidak ada yang bisa menebak
> skenario buyback dan tanggapan pasar terhadap buyback saham Walau mungkin
> ada potensi kenaikan harga saham dalam jangka pendek namun tidak ada yang
> bisa memastikannya. JAdi menurut saya jangan jadikan berita bahwa KKGI akan
> buyback sebagai dasar untuk membeli KKGI.
> Karena tidak ada yang tau masa depan dan strategi buyback KKGI, bisa saja
> KKGI turun dulu ke 1000 baru perusahaan buyback, ini bisa saja terjadi, nah
> kalau buyback di 1000 menurut saya lumayan bagus, di PBV hanya 1,5x. Dan
> bisa saja
> Selain itu, saat ini masih banyak saham lain yang memiliki potensi yang
> lbeih menjanjikan serta harganya lebih murah,buat apa kita pikirin buyback
> KKGI yang belum tentu hasilnya bagus.
> Kesimpulan :
> 1. Bagi saya jika KKGI buyback, hal ini akan lebih merugikan keuangan KKGI
> daripada menguntungkan, karena saat ini KKGI sudah cukup, mahal. Kecuali
> buyback di bawah harga 1000, mungkin bisa berdampak positif terhadap
> keuangan KKGI.
> 2. jika KKGI punya cash berlebih, alangkah baiknya lunasi dulu hutang –
> hutangnya sehingga tidak ada hutang lagi atau bagikan kepada pemegang saham
> dalam bentuk dividen dan biarkan pemegang saham yang memutuskan apakah
> pemegang saham akan menggunakan dividen untuk menambah kepemilikan di KKGI
> atau untuk membeli saham lain yang lebih murah dan bagus
> 3. Tidak ada yang tau bagaiman skenario buyback dan bagaimana tanggapan
> pasar akan buyback KKGI sehingga pemodal diharapkan tidak menjadikan
> buyback KKGI sebagai dasar untuk membeli KKGI.
> =========
> Sedikit tambahan mengenai analisa harga wajar saham KKGI, beberapa waktu
> lalu banyak analis berpendapatn bahwa KKGI di harga 5000 masih mudah dengan
> memakai asumssi pertumubhan KKGI di atas 35%. Dan terus terang inilah
> kekurangan analisa fundamental. Atau mungkin bukan kekurangan namun sesuatu
> hal yang sebenarnya harus dipahami lebih dalam.
> Dalam menilai harga wajar saham analis membutuhkan GROWTH RATE yang
> biasanya didapat dari rata – rata growth selama beberapa tahu terakhir, Dan
> terus terang growth KKGI selama beberapa tahun terakhir tergolong sangat
> FANTASTIS. Sehingga growth rate 35% yang dipakai sekalipunmaish terholong
> rendah.
> Saya pribadi dalam menganalisa harga wajar saham tidak pernah memakai
> growth rate di atas 24%. Bahkan kebanyakan di bawah 20% walau perusahaan
> tersebut beberapa tahun terakhir growth di atas 50%.
> Karena bagi saya tidak ada perusahaan yng bisa bertumbuh treus – terusan
> dalam prosentase pertumbuhan yang besar. Saya pribadi pernah membuka
> beberapa bisnis, dan kejadian, bahwa makin besar skala keuangan perusahaan
> maka makin kecil pula pertumbuhan yang dicapai. Sehingga bagi saya tidak
> masuk akal jika memakai skala growt di atas 20% untuk 10 tahun ke depan.
> Setidaknya kalau analisa dengan menggunakan growth rate yang direndah –
> rendahkan salah (misal growth ril 5 tahun terakhir 50% saya pakai 20% saja
> atau direndahakn jai 20%) maka saya tidak kehilangan uang. Tapi kalau
> memkai growth rate yang terlalu tinggi dan akhirnya hasilnya salah
> (valuasinya berlebihan) maka saya akan kehilangan uang karena membeli saha
> di valuasi yang terlalu tinggi.
> Anda bisa melihat di
> http://bei5000.com/chart/hargawajar.php?kode=KKGI&GR=35&DR=8&YEAR=10
> disana growth rate KKGI adalah 240%
> sementara kalau kita pakai asumsi growth rate 35% saja akan menghasilkan
> harga wajar sebesar 18.713
> NAh coba kita pakai saja asumsi growth rate maksimal sebesar 20%
> Akan menghasilkan harga wajar sebesar 8400 per saham yang pada tahun ini
> tercapai sebelum akhirnya turun juga
> MAsalah berikutnya adalah perhitungan harga wajar dengan memggunakan
> metode ini memiliki kekurangan terhadap perusahaan komoditas,karena
> perusahaan komoditas terlalu bergantung pada makro ekonomi dunia. Jika
> ekonomi lagi bagus, dan harga komoditas naik, maka laba serta valuasi tiba
> – tiba bisa melonjak . Sebaliknya kalau ekonomi lagi buruk dan harga
> komoditas (dalam kasus KKGI) turun maka laba serta valuasi pun bisa
> menurun. HAl inilah yang sulit diprediksi dengan analisa fundamental, Sebab
> analis tidak bisa menentukan growth rate yang tepat.
> Namun untuk perusahaan seperti consumer good (barang – barang konsumsi
> sehari – hari) agak lebih mudah diprediksi karena perusahaan mempunyai
> kendali atas harga jual barang, sebaliknya pada perusahaan komoditas ,
> perusahaan tidak memiliki kendali atas harga jual komoditas karena diatur
> oleh harga sppot di pasar internasional.
> Sehingga saya pribadi tidak berani untuk investasi di perusahaan
> komoditas, apalagi batubara, sebab saya pribadi tidak bisa menebak harga
> batubara, kalau ada yang bisa sih, silahkan saja.
> Saya lebih memilih trading di perusahaan komoditas, karena harga sahamnya
> snagat atraktif, buat investasi saya pilih yang simpel – simpel saja. anda
> bis alihat BRNA, MICE , SMSM yang saya sering sebut di bei5000.comsebagai 
> saham untuk investasi, saat ini sudah naik berapa banyak.
> Dan ada salah satu client yang dananya saya kelola adiknya kebetulan
> pegang KKGi dari 8000 dia nanya harus diapakan, saya bilang jual saja ,
> waktu itu KKGI masih di kisaran 3000 (dan hingga saat ini masih di kisaranm
> 3000)kemudian KKGI dijual dan ditukar ke BRNA di harga 2500, saat ini KKGI
> masih 3000 dan BRNA sudah naik ke 3400 ditambah dividen jadi 3500. Atau
> sudah naik 40%. Bayangkan kalau waktu itu beliau tidak cut loss dan ganti
> ke BRNA< hingga saat ini posisinya masih sama.
> Mungkin bagi kebanyakan orang KKGI menarik karena sudah turun 60% dari
> high nya namun bagi saya, tidak ada seorangpun yang tau, kalau saham turun
> bakal turun hingga berapa, dan saya pun orangnya juga tidak sok tau dan
> saya  juga tidak mau tau harga saham bakal turun hingga berapa karena bagi
> saya itu bukan hal penting. dalam trading saya selalu menunggu harga saham
> naik baru beli dan turun baru jual.
> JAdi misal ada saham naik dari 1000 ke 2000, saya biasanya beli di 1200
> dan jual di 1900.. TIDAK PERNAH saya beli di lowest dan jual di highest.
>
> bei5000.com
> http://www.facebook.com/rhliembono
> twritter : @bei5000
>
>
>
>   
>

Kirim email ke