Dari email nya bang Irwan Ariston Napitulu: UNVR rajin bagi dividen. Dividend Payout Ratio nya hampir 100% dari
laba yg dihasilkan. Walau bagi dividen besar, dia juga masih ada growth yg bagus. Makanya, pakai DDM lebih cocok hitung valuasinya ketimbang pakai PER. UNVR beda dengan ASII. Sektornya berbeda, sehingga menghitung valuasi serta asumsi2nya pun juga jadi berbeda. ASII punya anak perusahaan di sektor CPO dan batubara yang belakangan ini lagi tidak bagus. Selain juga memang sifatnya sangat volatile dan tergantung pada harga internasional. Sehingga ketika membuat perhitungan, ada banyak hal yang harus diperhitungkan. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Hendrik Limbono <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 30 Oct 2012 06:00:17 To: Dolgado-mIlis<[email protected]>; [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Tingkat Akurasi Penggunaan PBV pada UNVR malam teman2 apa ada yang punya metode menghitung book value sebagai dasar perhitungan PBV pada perusahaan2 yang mengandalkan brand/merek ??? misal UNVR, PBV hampir 40x namun kalau kita selidiki ternyata faktor brand yang menjadi andalan UNVR sulit dimasukan ke dalma perhitungan book value..mohon masukannya. bei5000.com http://www.facebook.com/rhliembono twritter : @bei5000
