Benar Pak Satriyo
Sebisa mungkin jangan melaut kalau tidak ada angin di belakang layar, kecuali 
naik perahu motor hehehe

Gambaran market ini lyang sy maksud lebih garis besar
Konsep market=indeks lebih cocok diterapkan pada saham yang mengekor indeks, 
misalnya blue chips atau yang beta tinggi
Nekat melaut di saat badai jelas susah dapat ikan, walaupun tetap ada ikan yang 
nampak, dijamin emosi kita sedikit banyak akan terpengaruh oleh kondisi badai, 
istilahlah melaut sambil merinding, hasilnya juga tidak optimal.

Sedangkan untuk konsep market=individual saham, tetap bisa diterapkan, karena 
bagaimanapun bearish market, tetap ada sebagian kecil saham yang nyeleneh 
uptrend sendiri
Kalau saya menghadapi saham begini, biasanya saya ambil big picturenya masih 
major uptrend, kalau masih biarpun IHSG jeblok saya masih berani masuk

Konsep market=indeks itu paling kentara kalau kondisi ekonomi sedang 
parah-parahnya, waktu krismon, mulai dari bluechip, second liner ancur semua
Kalau market masih seperti sekarang, sebetulnya masih belum bearish banget, 
masih bisa ada sebagian kecil saham yang upternd

regards
Desmond Wira




________________________________
 From: Satriyo Pranoto <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Friday, November 30, 2012 7:58 PM
Subject: Re: [saham] Elemen Penentu Kesuksesan Trading
 

  
Terimakasih jawabannya Pak Desmond...
Terus terang saya bertanya karena Market ini juga muncul dalam CANSLIM-nya 
William J O'Niel
Juga ada dalam bukunya Jesse...bahkan Jesse menyatakan jangan masuk kalo wind 
is not at your back...
 
Cuma masih kurang yakin apakah Market ini ekuivalen dgn indeks. Th 1900-an saya 
kira Dow Jones Moving Average belum dihitung scr otomatik yang datanya bisa 
muncul real time per tick spt skrg. Shg saya ragu, jangan2 yg disebut market 
adalah per saham sendiri...Tidak spt skrg, IHSG per tick langsng muncul real 
time..dan ada orang2 yg kabur saat intraday tick menunjukkan tanda bahaya.
 
Karena dalam kondisi IHSG dalam trading range, kita perhatikan masih ada saham2 
yg uptrend kuat. Shg, harusnya melaut masih boleh.
Kalo benar yg disebut market adalah individual saham, itu akan menjadi pembeda 
dalam strategi trading....
 
Bagaimana trading wisdom menurut pak Desmond?
 
salam,
satriyo


2012/11/30 Desmond Wira <[email protected]>

 
>  
>Sebenarnya saya lebih memandang Market itu sebagai faktor eksternal
>Kalau Method, Mind, dan Money kan internal diri kita sendiri
>Paling gampang memang memandang faktor eksternal tersebut dalam bentuk indeks 
>seperti IHSG, itu boleh saja, bukan individual saham yang saya maksud
>
>
>
>regards
>Desmond Wira
>
>
>
>________________________________
> From: Satriyo Pranoto <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Friday, November 30, 2012 3:35 PM
>Subject: Re: [saham] Elemen Penentu Kesuksesan Trading
>
>
>  
>Pak Desmond,
>Saya ingin bertanya pada item ke empat yaitu "market".
>Sebenarnya yg dimaksud market itu, apakah indeks? misal IHSG, atau DJI?
>Atau per individual saham?
> 
>salam,
>Satriyo
>
>2012/11/30 Desmond Wira <[email protected]>
>
> 
>>  
>>Silakan dibaca artikel terbaru yang saya tulis 
>>
>>
>>
>>ELEMEN PENENTU KESUKSESAN TRADING
>>Meskipun trading dapat dilakukan di pasar yang berbeda, seperti saham atau 
>>forex, di jangka waktu yang berbeda, dan dengan teknik yang berbeda, ada satu 
>>benang merah yang mengikat semua trader yang berhasil: ELEMEN PENENTU 
>>KESUKSESAN TRADING. Semua trader yang secara konsisten menghasilkan profit 
>>mematuhi elemen-elemen tersebut, terlepas dari perbedaan pasar, jangka waktu, 
>>dan teknik. Lalu apa yang membuat seorang trader berhasil? 
>>
>>
>>
>>Baca selengkapnya di 
>>Versi bahasa Indonesia http://t.co/zwd7GABE
>>Versi bahasa Inggris http://t.co/ubqFvuv0
>>regards
>>Desmond Wira
>
>
>

 

Kirim email ke