Mau donk bang di share ilmu-nya, banyak juga boleh...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 8 Dec 2012 12:14:05 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Re: dolar kenape tuh :D

Setahu saya adminnya ngga pernah ngomong begitu deh, fokus pada chart :)
Admin milis saham yg saya tahu, tidak pernah mengurusi soal orang trading
pakai chart atau pakai lapkeu atau news. Admin hanya ngurusin kalau
pembahasan sudah jauh keluar dari urusan saham, atau terjadi diskusi yg
tidak sehat, barulah adminnya turun tangan. Kalau admin nulis, ditandai
dengan subyeknya memiliki prefiks ADMIN lalu dipenutup posting ada tulisan
ADMIN milis [email protected]
Hal ini untuk membedakan antara ketika saya menulis sebagai ADMIN dimana
keputusannya bersifat final dan admin tidak mendiskusikan keputusannya.
Tanpa ada prefiks ADMIN di subyek dan penutup tulisan ADMIN milis
[email protected] itu artinya menulis sebagai anggota biasa.

Waktu menulis sebagai anggota biasa pun saya juga tidak pernah melarang
orang mau membahas saham dengan teknik lain selain TA. Mau pakai FA, pakai
news, rumors, atau lainnya, oke2 saja karena pada akhirnya disaham toh yg
dilihat profit yg dihasilkan. :)  Saya juga tidak melarang orang membahas
IHSG yg saya katakan tidak ada duitnya itunya karena toh saya juga beberapa
kali ngomongin IHSG walau lebih kepada unsur fun saja. :)

Eniwe, apa yg saya bahas belakangan ini adalah bagian dari ilmu dua ratus
lima puluh juta. Beneran tidak tertarik dengan bagian kecil dari
pengetahuan dua ratus lima puluh juta?  :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2012/12/8 <[email protected]>

> **
>
>
> Sudahlah teman2
> Mengutip kalimat yg sering di ucapkan admin milis ini
>
> Fokus sajalah pd chart
> Drpd bahas yang gak ada cuannya
>
> Kayaknya adminnya juga lupa nasehatnya sendiri :)
>
> ------------------------------
> *From: * Kelinci Akol <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sat, 8 Dec 2012 04:09:25 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: dolar kenape tuh :D
>
>
>
> Setuju,
>
> Soal IDR, bukannya saya lebih pintar dari gubenur BI ya... cuman gak
> setuju aja dengan kebijakan beliau
>
> Waktu usd melemah,.. rupiah diinterferensi supaya tidak menguat terhadap
> usd engan cara "mecetak rupiah" untuk membeli usd.
>
> Sekarang waktu usd menguat, BI melepas usd tersebut lalu membeli SUN. (Ini
> mungkin bisa memberi penjelasan kenapa harga SUN terus menguat)
>
> Nah.. kalau indonesia sedang krisis sih ok-ok aja
>
> Tapi kita dalam negeri tidak ada masalah, dengan aksi BI seperti itu malah
> mengakibatkan "banjir rupiah" di pasaran.
>
> Hal ini diperburuk lagi dengan "pembiaran" suku bunga. Orang jadi malas
> untuk taruh duit di bank.
>
> Akibatnya pada banyak uang lari ke property sampai terjadi lonjakan harga
> property di beberapa kawasan yang mencapai di atas 200% dalam 2 tahun.
>
> Makanya banyak ekonom yang protes kenapa BBM harus naik. Memang kalau
> dipikir kondisi yang sekarang, BBM memang harus naik. Tapi.. BBM bisa tidak
> naik andai rupiah sekarang bertengger di bawah 8000 seperti korelasi dengan
> mata uang regional lainnya.
>
> Question yang harus dijelaskan BI : "Kenapa rupiah terus melemah terhadap
> regional padahal ekonomi kita di klaim sebagai yang terbaik ?"
>
> Hal ini baru dari sisi mata uang. Belum dari sisi pengambil kebijakan.
> Tahun 2003 waktu saya balik dari Australia. Saya ikut seminar Bp kresnaya
> Yahya (salah satu dosen statistik) ITS. Beliau waktu itu memaparkan "efek
> jalur selatan Jawa" menurut hitungan beliau apabila pembanguan dipercepat
> dengan efek pantura yang di-"upgrade", inflasi indonesia per tahun bisa
> berkurang lebih dari separuh. Karena jalur distribusi membaik.
>
> Contoh simple beliau, berapa harga yang dikeluarkan untuk membawa hasil
> bumi (bukan tambang) dari kantung ke kota. Lebih dari 200%, padahal
> seharusnya tidak boleh lebih dari 100%
>
> Dah, sekian dulu, pagi-pagi buta sudah memberi pendapat asal bunyi..:-)
>
> Halim Mintareja
> On Dec 8, 2012 12:32 AM, "Irwan" <[email protected]> wrote:
>
>> **
>>
>>
>> Di negara2 maju pun, matauangnya tidak dibiarkan terlalu bebas bergerak
>> keluar dari batas toleransi bank sentralnya, bukan pemerintah seperti yg
>> anda sebutkan.
>>
>> Kalau USD terlalu menguat ke mata uang tertentu apakah itu euro atau
>> poundsterlin atau yen misalkan, maka bang sentral AS akan melakukan
>> intervensi. Demikian juga bila terlalu melemah, akan diintervensi juga.
>> Jadi, kalau ada intervensi, itu bukan karena bank sentralnya terlalu
>> munafik apalagi pemerintahnya munafik, tapi lebih bank sentral merasa nilai
>> mata uangnya tersebut di pasar sudah lebay yang dapat mengganggu stabilitas
>> perekonomian negaranya tersebut. Di batas mana yg bisa ditoleransi, orang2
>> bank sentralah yg lebih tahu dari kita2 ini yg pengetahuan kita dan data yg
>> kita miliki sangat minim ketimbang orang2 bank sentral.
>>
>> Kita merasa diri pintar dan lebih tahu dari orang lain, oke2 saja. Tapi
>> sampai memastikan bahwa orang lain ngga tahu apa2 dan hanya kita yg paling
>> tahu akan segalanya apalagi utk hal yg tidak begitu kita kuasai, bagi saya
>> rasanya gimana gitu. Mending kita sebatas beropini saja tanpa harus
>> menghakimi pihak lain apalagi atas hal yg kita tidak kuasai betul dan tidak
>> memiliki data yg cukup.
>>
>> Sekedar masukan saja untu mengajak berpikir lebih konstruktif.
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> Sent from my iPad2
>>
>> On Dec 7, 2012, at 9:14 PM, "kangduren" <[email protected]> wrote:
>>
>> > tenkiu masukannya bung IAN :peace:
>> > maksud horee di sini, krn pemerintah terlalu munafik, dolar
>> diintervensi terus biar ga keliatan ekonomi bobrok, krn pejabat2nya ga ada
>> logika yg sehat, harga makanan naik melebihi kewajaran dibilng wajar dll.
>> > hatta radjasa misalnya : bilang dolar awal tahun bisa di bawah 9000, jg
>> dia bilang ga percaya neo-liberalisme bisa berhasil di indo, nyatanya
>> neo-liberalisme itu sudah ada di indo, kasus neo-liberalisme itu spt
>> mortgage di amrik, perumahan di eropa/ yunani, dst.
>> >
>> > --- In [email protected], Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
>> wrote:
>> >>
>> >> Bagi saya pribadi, sebenarnya masih oke2 saja orang pegang dolar untuk
>> >> kepentingan tertentu. Punya view negatif terhadap rupiah juga bagi saya
>> >> masih oke2 saja. Tapi ketika lalu bergembira karena rupiah melemah
>> dengan
>> >> berkata hore, rasanya jadi gimana gitu. Masa sih kita berteriak hore di
>> >> atas kesusahaan banyak orang/negara? :)
>> >>
>> >> Ini hanya kritikan konstruktif dari saya saja semoga
>> >> kangduren@... sedikit meredam kegembiraannya, setidaknya
>> >> cukuplah untuk diri sendiri
>> >> saja, tidak perlu diungkapkan ke umum kegembiraan yg sifatnya di atas
>> >> penderitaan/kesusahan bangsa/masyarakat.
>> >>
>> >> Kita sama2 belajar saja ya, saya pun juga masih belajar dan suka
>> melakukan
>> >> kesalahan juga. :)
>> >>
>> >> jabat erat,
>> >> Irwan Ariston Napitupulu
>> >>
>> >> 2012/12/7 <dj_ohant@...>
>> >>
>> >>> **
>> >>>
>> >>>
>> >>> Emang kok malah ngarepin yg jelek2 terjadi di republik ini demi
>> keuntungan
>> >>> dia seorang...yg mungkin juga ga seberapa....
>> >>> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
>> >>> ------------------------------
>> >>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
>> >>> *Sender: * [email protected]
>> >>> *Date: *Fri, 7 Dec 2012 17:04:39 +0700
>> >>> *To: *<[email protected]>
>> >>> *ReplyTo: * [email protected]
>> >>> *Subject: *Re: [saham] dolar kenape tuh :D
>> >>>
>> >>>
>> >>>
>> >>> Kalau katanya Lo Kheng Hong (LKH) di seminar awal Oktober 2012 lalu yg
>> >>>
>> >>> diselenggarakan harian Kontan, LKH tidak mau beli/simpan dolar karena
>> >>> orang yang simpan dolar baginya seperti penghianat bangsa. Kenapa LKH
>> >>> mengkategorikan demikian?
>> >>> Jawabnya lagi karena kalau orang pegang dolar, biasanya doanya atau
>> >>> harapannya jelek2. Orang tersebut akan senang kalau terjadi hal2 yang
>> >>> buruk di Indonesia. Misalkan terjadi kerusuhan, terjadi
>> >>> ketidakstabilan politik, terjadi kekacauan, ekonomi Indonesia merosot,
>> >>> dst. Jadi, orang pegang dolar biasanya doanya atau harapannya jelek2
>> >>> yg kalau kejadian mereka akan senang.
>> >>>
>> >>> LKH memilih menjadi investor saham. Hal ini karena kalau membeli
>> >>> saham, maka dia memberikan pekerjaan ke banyak orang, membuka lapangan
>> >>> pekerjaan ke banyak orang. Perusahaan untung, bayar pajak, maka
>> >>> baginya investor turut andil menjadi pembayar pajak. LKH merasa
>> >>> menjadi pembayar pajak yang besar dari saham2/perusahaan yang dia
>> >>> miliki lewat kepemilikan saham di portonya. Sehingga LKH bilang,
>> >>> investor saham itu adalah pahlawan bangsa.
>> >>>
>> >>> Tadinya saya tertawa saja mendengar penjelasan Lo Kheng Hong soal
>> >>> pemegang dolar, tapi melihat komentar di bawah, koq ada benarnya juga
>> >>> ya komentarnya LKH. :)
>> >>>
>> >>> jabat erat,
>> >>> Irwan Ariston Napitupulu
>> >>>
>> >>> 2012/12/7 kangduren <kangduren@...>:
>> >>>> padahal dolar sempet jebol support loh 959xx, skr melonjak jebol
>> >>> resitance 97xx, horeee.......
>> >>>> :D
>> >>>>
>> >>>>
>> >>>>
>> >>>> ------------------------------------
>> >>>>
>> >>>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar
>> saham.
>> >>>>
>> >>>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN
>> ADMIN
>> >>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU
>> MENJUAL
>> >>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> >>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>> >>>>
>> >>>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> >>>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> >>>> Yahoo! Groups Links
>> >
>> >
>> >
>> >
>> > ------------------------------------
>> >
>> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>> >
>> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN
>> ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU
>> MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK
>> PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>> >
>> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> > Yahoo! Groups Links
>> >
>> >
>> >
>>
>
>
> 
>

Kirim email ke