- Pikiran manusia bukanlah seperti wadah yang terus menerus diberi masukan air dengan kapasitas yang statis. tetapi orang bijak akan melihat pikirannya seperti sebuah tungku yang sewaktu-waktu siap untuk dibakar, dijaga nyalanya, dan ia akan melindunginya dari terpaan angin. Bila sewaktu-waktu api itu padam, maka ia siap dengan pengembaraan di musim dingin yang dingin untuk mencari pemantik di relung kebijaksanaan, lembah-lembah, sungai-sungai dan gunung-gunung. Maka bakarlah ia, ia akan mendidihkan ketel uap pemikiran, imajinasi, dan cita-cita sehingga mesin peradaban akan berputar.
- Selama kita masih bisa mencintai seseorang, Jangan pernah kehilangan harapan untuk dicintai. Karena seseorang mencintai orang lain tidak semata-mata karena orang yang dicintainya tersebut, tapi karena merasa dirinya dicintai. - Sayangilah yang ada di bumi, niscaya yang di langit akan menyayangimu. (Lupa, dari MyQuran.com) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Has someone you know been affected by illness or disease? Network for Good is THE place to support health awareness efforts! http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/wnIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Kirim kontribusi cerita Anda ke http://www.sarikata.com/ sekarang juga !! Untuk Unsubscribe, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sarikata/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
