kalo seksi pendidikan masih ada yg perlu disi dengan
keikhlasan hati saya berminat mengisinya mas priya


--- "((�`����������))" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> ayo teman-teman,sudah ada priya yang memberikan
> fasilitas bagus.aku tunggu kabar dari kalian
>  
> thanks
> 
> priya yadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Dear, Sobat-2 yg mulia hatinya
> 
> Topik ini memang menarik untuk ditanggapi, tapi
> alangkah baiknya jika opini dan solusi tersebut kita
> ejawantahkan / implemantasilan / wujudkan dalam
> tindakan nyata. karena apa yg ada dibenak kita /
> opini kita adalah hal biasa, dan akan menjadi LUAR
> BIASA bila kita mampu wujudkan ide dan solusi
> tersebut dalam tindakkan nyata. 
> 
> Nah sobat, kebetulan saya punya sekolah TK, 3
> ruangan di Kemayoran Jakarta Pusat.. Kebetulan jam
> 15.00 - 08.00 tidak ada aktivitas di sekolah
> tersebut, so klo rekan-2 seriussss, mau membantu
> mereka (anak jalanan red)
> 
> Hubungi aku di no : 021-30228914 (priya)
> 
> kita buat teamnya : 
> 
> 1. Seksi Pendidikan
> 2. Seksi Donasi
> 3. Seksi dll
> 
> 
> Aku tunggu, buat yang serius mau berbagi kasih,
> menimba amal, ikhlas dan siap berkorban.
> 
> Salam hangat-hangat Kuku
> 
> PRIYA
> 
> 
> "((�`����������))" wrote:
> Dear teman-teman,
> 
> 
> topik ini menarik sekali,aku boleh ikut nimbrung
> yah.kalau vic bilang siapa yang mau join atau to do
> something?aku mau banget.apa aja bisa kita lakukan
> untuk membatu anak-anak jalanan itu
> kan?dana,tenaga,pendidikan atau dg memberikan
> perhatian seperti pendidikan gratis.tapi vic,semua
> itu gak mudah bukan?butuh org2 yang kuat dan iklas
> dalam masalah ini.
> aku mau bagi-bagi cerita:
> 
> aku pernah bergabung dalam satu komunitas cyber.kita
> pernah mengadakan bakti sosial untuk anak-anak
> jalanan di daerah pasar minggu.karna disana ada
> beberapa rumah singgah yang kerap mereka
> singgahi.banyak yang aku dan teman2 dapatkan dari
> acara tersebut.meskipun aku sendiri hanya memantau
> dari jauh,karna pada saat itu aku tidak menetap di
> Indonesia.tapi aku masih bisa menyempatkan diri
> datang ke jakarta,melihat bantuan yang sudah
> terkumpul dan searching ke toko2 musik membeli alat2
> musik buat adik2 jalanan yang mengamen.itu saja yg
> bisa kami lakukan untuk mereka,karna kami belum
> mampu untuk memberikan yang lebih dari itu.
> 
> bagaimana?apa ada teman-teman disini yang punya niat
> baik atau membantu anak-anak jalanan?dengan semangat
> yang tinggi aku akan bergabung,dan memerikan apa
> saja dengan kadar kemampuanku.mungkin saja cuma
> keringat atau lebih dari keringat.
> 
> 
> Salam
> 
> Victor Jaya wrote:
> kalo menurut saya tentang anak jalanan gimana
> sebaiknya kalo dibikin sekolah gratis untuk mereka
> kan kita juga jangan hanya berpangku tangan
> melainkan bertindak dan mereka itu kan tulang
> punggung bangsa....masa bangsa kita akan kehilangan
> satu generasi karena ketimpangan sosial ini????
> 
> dewi Setyarini wrote:Kalau saya bilang sih, anjal
> adalah wajah dari pemerintahan yang buruk di negeri
> ini. 
> 
> Menjadi anak jalanan hanya dialami oleh anak-anak
> yang lahir dari keluarga dengan tingkat
> kesejahteraan rendah. Masakan ada anaknya orang kaya
> yang mau hidup meminta-minta di jalanan? Sudah sejak
> jaman dulu, dan paling parah pada jamannya
> pemerintahan orba, orang2 yang tingkat
> kesejahteraannya rendah tlah terbiasa dilesakki
> dengan hal2 yang berbau charity...berbau
> kedermawanan. 
> 
> Its OK kalo sekadar memberi pada yang kekurangan
> tapi diimbangi dengan pikiran untuk mencerahkan kaum
> papa. Nyatanya, pemerintah hanya berhenti pada
> memberi dan titik. Dan itu berakibat buruk pada si
> papa yang melahirkan anak-anak jalanan. Mereka jadi
> tergantung pada orang lain, bahkan sekadar untuk
> makan dan berpakaian. See... pemerintah telah
> mematikan spirit of struggle dengan ke'baik'an
> hatinya memberi dan memberi, sedikit demi sedikit,
> agar kemiskinan si papa tetap langgeng, dan
> pemerintah tetap akan jadi 'hero' yang melindungi si
> miskin, dengan kedermawanannya, dan bukan dengan
> cara memerangi kepapaan. 
> 
> So that, anjal adalah imbas dari kemiskinan, dan
> kemiskinan ini. buruknya, diciptakan secara
> struktural dan dilestarikan.
> 
> Maka itu, anak jalanan akan 'hilang' dengan
> sendirinya jika tingkat kesejahteraan warga
> Indonesia sudah membaik. But how? Dengan mendidik
> mereka, agar mereka mengetahui wat happen
> sebenarnya... dengan mennyuntikkan spirit of
> struggle. Ini bukan pekerjaan mudah dan instan, coz
> jika pun kita kerja sekarang, hasilnya akan
> dinikmati bertahun2 kemudian. Tapi kalo kita tidak
> segera melakukannya, masa depan Indonesia bakalan
> suram. Tiap traffic light bakal ada an-jal, tiap
> sudut-sudut luar mall yang megah bakal makin marak
> dengan an-jal yang lusuh, bahkan mungkin di
> tiap-tiap muka masjid dan gereja bakal berhiaskan
> an-jal.
> 
> Idealnya pemerintah bikin program pendidikan murah,
> bikin program pembangunan yang adil, yang menjadikan
> akses informasi mudah didapat siapa saja, kesehatan
> murah, dan bla2. Dan karena kita bukan pemerintah,
> kali yang bisa kita lakukan adalah menjadi ortu asuh
> mereka, ato langsung menjadi guru mereka
> (ketrampilan, watever), buka taman bacaan, perpus
> keliling (apapun yang bersifat tidak membunuh
> kemanusiaan mereka). Memberi pada saat mereka minta2
> di jalanan tentu sah2 saja, tapi ini hanya solusi
> yang tentatif dan bukan solusi yang yang
> sebenar-benarnya. 
> 
> OK. Sejauh ini gue sndiri blum mampu melakukan hal2
> spt tsb di atas, tpi kalo ada yang sepakat dg
> pendapatku, en mo join bareng to do something, lets
> do it together. Peace...
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Nur Hasyim wrote:
> Sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan untuk
> masalah
> ini misalkan dengan membiayai mereka2 itu untuk
> masuk
> sekolah dan membebaskanya dari jeratan mafia,
> mungkin
> anda juga bertanya biayanya gimana?
> 
> Sebenarnya dalam ajaran agama(islam) ada istilah
> zakat
> yang menurut saya tidak pernah di jalankan dengan
> benar, coba bayangkan misalkan setiap orang yang
> meimiliki penghasilan diatas 1 jt di wajibkan bayar
> zakat 2,5% = Rp25.000 dan misalkan dalam satu kota
> seperti di tempat saya tinggal surabaya misalkan ada
> sekitar Rp100.000 orang dengan penghasilan tersebut
> maka uang yang terkumpul kurang lebih
> Rp2.500.000.000
> (dua setengah milyar)
> 
> Itu kalo penghasilanya rata2 1 juta padahal yang
> penghasilanya di atas itu 2jt atau sampai 5 jt ada
> berapa banyak, yang jadi masalah kadang kita terlalu
> takut menjadi miskin dengan mambayar zakat.
> 
> Untuk yang merasa muslim ingat di dalam harta kalian
> ada sebagian yang merupakan hak-hak anak-anak
> tersebut
> yang belum anda berikan.
> 
> 
> salam
> hasyim
> 
> --- Toni Tegar Sahidi 
> wrote:
> 
> > 
> > 
> > Wah ya jangan dibiarkan mati tho, yang namanya
> anak
> > jalanan itu kan bagaimanapun juga adalah manusia.
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Kirim kontribusi cerita Anda ke http://www.sarikata.com/ sekarang juga !!
Untuk Unsubscribe, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke