Yusuf dan Zulaikha [6] ketika satu waktu ia bermimpi.... dan mimpinya itu ia ceritakan kepada sang Bapa....
"Bapa...aku telah bermimpi.. Bahwa sesungguhnya matahari, bulan dan sebelas bintang, semua bersujud dihadapanku" Kemudian sang Bapa yang paham berkata, "Simpanlah mimpimu. Jangan sampai diketahui oleh saudara-saudaramu, sebab nanti mereka akan berbuat makar terhadapmu" Kemudian sang Bapa melanjutkan, "Sebagaimana yang kau lihat arti mimpimu itu ialah bahwa Tuhan hendak memilihmu, mengajarmu menafsirkan mimpi-mimpi dan melimpahkan karuniaNya kepadamu dan kepada keluarga Yakub, sebagaimana yang telah dilimpahkan kepada kedua orang kakekmu Ibrohim dan Ishak dahulu. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui dan Bijaksana". Tembok Penjara yang berlumut, lembab, seolah mengiringi ingatan Yusuf di kala itu.... Kemudian ia teringat pengalamannya setelah itu... Yusuf di ajak ke sebuah hutan, kemudian beramai-remai saudaranya menceburkan dirinya ke dalam sebuah sumur yang tak berair, beberapa waktu yusuf berada di dalam sumur sampai sebuah rombongan kafilah lewat dan menolongnya..mereka kemudian menjual murah Yusuf sebagai seorang Budak. Sampai ia ditemukan dan dibeli oleh Zulaikha, wanita yang sangat mencintainya dan sekaligus wanita itu pula yang telah menjadi sebab masuknya Yusuf dalam penjara.... Yusuf tersenyum ketika teringat saat dirinya dipasar diperebutkan oleh banyak orang dilelang untuk dibeli sebagai budak. Seorang wanita tua yang sangat miskin, hanay memiliki segulung benag dan sebuah jarum, turut serta di dalam pelelangan untuk mendapatkan Yusuf. Banyak orang berteriak dan bertanya, "apa yang bisa kamu lakukan untuk membayarnya nenek tua ???" si Nenek serius menjawab. "Sebuah gulungan benang dan sebuah jarum yang sekarang ini berada di tanganku". Yusuf tersenyum dan ia bertanya, "MEngapakah itu nenek lakukan ? meskipun tahu bahwa tak mungkin nenek menang dalam pelelangan ini ?" Si nenek tersenyum pada Yusuf dan berkata, "Tak ada yang tak mungkin bagi Tuhan. Tetapi seandainya aku kalah di dalam memperebutkan kamu, paling tidak semua orang tahu bahwa meski akut tidak punya apa-apa, mereka tahu bahwa aku pernah ikut memperebutkan kamu". "Semoga penciptamu juga menjadikan perbuatanku ini sebuah perbuatan baik. Untuk ikut serta memperebutkan kamu makhluk ciptaannya yang istimewa..." Lama Yusuf tafakur, menguang kembali apa yang telah dialaminya untuk diambil sebagai hikmah...... Termasuk sampainya ia dipenjara ini, memang ia berdoa kepada Tuhannya, "Wahai Tuhanku! Aku lebih suka dipenjara daripada aku harus melakukan ajakan mereka (Zulaika dan para wanita lainnya). Dan jika sekiranya Engkau tidak menghindarkan diriku dari jeratan mereka, tentu aku akan terpikat oleh cumbu rayunya dan pastilah aku terbilang orang yang bodoh" Mungkin tak disadari Yusuf, bahwa setiap malam, Zulaikha bersembunyi di balik lorong penjara dan memandang wajahnya... Bagaimana tidak, hati dara yang telah dimabuk cinta.... membuat ia gelisah dan merasa bersalah... Ya sebab ialah kini Yusuf dipenjara.. Ya.... Sebab ialah, yang sebelumnya ia bis memandang wajah Yusuf secara langsung, kini sejak Yusuf dipenjara, ia Zulaikha, hanya dapat memandangnya dari kejauhan dan dari balik jeruji besi penjara.... Pagi hari, barulah zulaikha kembali ke peraudannya, dan malam hari, selalu dan selalu, Zulaikha menelusuri lorong-lorong rahasia penjara untuk bisa melihat Yusuf dari kejauhan... Airmatanya perih... hatinya pedih... bagaimana tidak, bila yang mencinta berpisah dari yang dicinta....... bersambung...... [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Life without art & music? Keep the arts alive today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/FXrMlA/dnQLAA/Zx0JAA/wnIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list. Cara kirim cerita di website Sarikata.com : http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sarikata/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
