Baru Kenal, Udah Ngajak Jadian
 Begitulah Gaya PDKT si "Tancap Gas"
Ternyata, bukan cuma pembalap macam Michael Schumacher yang hobi tancap gas. 
Tapi, juga sebagian jomblo di Jakarta. Eit, jangan salah tanggep. Gas yang 
dimaksud, bukanlah gas yang nangkring di samping pedal kopling pada mobil. 
Tancap gas di sini cuma istilah, kok. Maksudnya, orang yang tingkahnya 
nunjukin gelagat pengin jadian. Padahal, kenal aja baru sebentar. Terdengar 
mustahil? Nggak juga, lho. Buktinya, 47,4 persen responDet pernah digebet 
sama tipe "tancap gas". Elfina, contohnya.

Cerita berawal saat cewek yang nimba ilmu di UPI YAI ini kenalan sama 
seorang cowok di acara ultah temannya. "Waktu itu, aku nggak berpikir 
macem-macem. Makanya, waktu dia minta nomer ponsel, langsung aku kasih," 
paparnya.

Sejak hari itu, kenalan barunya terus-terusan neleponin Elfina. "Dalam 
sehari, bisa lebih dari sekali. Dia juga mulai ngasih banyak perhatian. 
Buntutnya, setelah seminggu, dia nembak aku!" ujarnya. 

Kata Elfina, sang perjaka sebenernya nggak jelek-jelek amat buat dijadiin 
pacar. "Diajak ngomong juga lumayan nyambung. Tapi, risih aja. Kan, belum 
kenal dia lebih jauh. Jadi, lebih baik aku tolak," sambungnya.

Hakim di STIE Perbanas juga punya pengalaman serupa. "Aku kenal dia pas 
ospek di kampus," katanya. "Biarpun baru kenal, aku ngerasa klik sama dia. 
Dalam sekejap, kami makin deket," ujarnya.

Nggak disangka-sangka, belakangan, si cewek ngajak Hakim jadian! "Pas hari 
terakhir ospek, kami pulang bareng naik taksi. Nah, di dalem taksi, dia 
ngungkapin perasaannya ke aku," tukasnya. Pucuk dicinta, ulam pun tiba. 
Begitulah yang dialami oleh Hakim. 

"Dari awal, aku memang juga naksir dia. Tapi, nggak tahunya malah aku duluan 
yang ditembak. Kebeneran banget, kan! Jelas aja, aku nggak nolak 
pinangannya," tutur Hakim. Sayang, karena satu dan lain hal, hubungan mereka 
hanya bertahan selama enam bulan. 

Berikut, ada Adis yang datang dari SMAN 1 Depok. "Kebetulan, cowok itu 
adalah temannya sohibku. Makanya, waktu diajak kenalan, aku nggak 
keberatan," cetusnya.

Sore kenalan, malem harinya cowok itu langsung nelepon Adis. "Nggak cuma 
itu, lho. Lusanya, dia nekat main ke rumahku!" katanya. "Aku pikir, dia cuma 
mau main aja. Setelah ngobrol ngalor-ngidul, nggak tahunya dia malah nembak 
aku," kenangnya geli.

Nggak perlu ditanya lagi. Tanpa basa-basi, "lamaran" si cowok langsung 
ditolak. "Kaget banget! Aku, kan, cuma niat berteman doang. Lagian, kalau 
buat pacaran, harus tahu orangnya lebih jauh dulu. Bukan asal tembak gitu!" 
seloroh Adis.

Sekarang, kita intip pengakuan 52,6 persen responDet yang nggak pernah 
digebet sama si "tancap gas". "Tiap kali dapet teman baru, nggak ada, tuh, 
yang langsung nembak," katanya. Nah, gimana seandainya nanti ada yang 
buru-buru ngajak jadian? "Kalau aku, sih, bakalan nolak," tutup gadis SMK 
Al-Fajar ini.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Life without art & music? Keep the arts alive today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/FXrMlA/dnQLAA/Zx0JAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list.

Cara kirim cerita di website Sarikata.com :
http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke