*Katanya Sih Dia Wali*

 Di sebuah hotel berbintang lima, seorang Kyai sedang dikerumuni jama'ahnya, 
terdiri dari agamawan, tokoh masyarakat, artis, pengusaha, dan politisi.

Jack sudah kenal nama itu. Nama yang begitu popular, karena jama'ahnya 
ratusan ribu yang tersebar di pelosok negeri ini. Ia dikenal sebagai seorang 
Kyai Bir Bintang, karena hobinya minum bir hitam. Ia juga dikenal sebagai 
penakluk siapa saja, karena begitu berhadapan dengannya siapa pun bisa 
mundhuk-mundhuk menyembahnya.

"Dia itu katanya Wali…."bisik Susy pada Jack.
"Ya, semoga saja benar…."
"Kamu yang tegas donk, jawabnya. Saya juga agak bingung. Apa benar ya Jack, 
dia itu Wali. Kalau lihat permformancenya, cukup aneh. Apalagi sejumlah Kyai 
juga mengakuinya…."
"Bukannya saya tidak tegas. Tapi suatu saat kamu akan tahu sendiri siapa dia 
yang sesungguhnya…"
"Akh, sejak dulu jawabanmu selalu nggak tegas."
"Adakalanya ketegasan, kejelasan, terus terang itu diungkapkan, adakalanya, 
tetap menjadi misteri. Kalau ditegaskan nanti menambah masalah baru…."
"Nah, selalu begitu…."
Jack mengajak Susy pergi dari hotel berbintang itu, meninggalkan kerumunan. 
Wajah Jack kembali gelisah dan tampak duka.
"Kalau dia benar-benar Wali, beban kita jadi berkurang Jack…"
"Jangan begitu. Kamu harus cabut kata-katamu dengan Istighfar…"
Susy diam-diam beristighfar.
"Dulu ada orang yang datang kepada Syeikh Abu Yazid al-Bisthamy, melaporkan 
ada seorang Ulama hebat dengan segala keistiemewaan dan karomahnya. Ia bisa 
terbang, bisa sekejab ke Mekkah, bisa menjadi banyak wajah, bisa menyelinap 
ke lautan berhari-hari…Dan bahkan dikenal sebagai Wali saking hebatnya….Lalu 
Abu Yazid menanggapi dengan entheng. "Saya tidak heran sama sekali. Saya 
lebih heran pada burung kecil bisa menembus cakrawala dengan sayapnya. Saya 
lebih heran pada ikan kecil bertahun-tahun menyelam lautan. Saya juga heran 
pada Jin yang mampu sekejab di planet ini dan itu. Saya tidak heran sama 
sekali, bahkan Iblis pun lebih cepat sampai Mekkah dibanding orang itu…"
"Jack, tokoh yang satu ini beda. Dia punya Jama'ah Dzikir yang luar bisaa 
banyaknya…."
"Ha..ha…ha…Dajjal besok juga punya Jama'ah Non…."
"Kamu jangan apriori dulu donk."
"Aku tadi bilang apa…."
Susy menerawang jauh antara percaya dan tidak. Jack hanya diam sertibu 
bahasa. Hatinya terus bergolak dalam keprihatinan.
Dalam hati Jack terus tergambar, betapa banyak tokoh yang memiliki khadam 
Jin, lalu memanfaatkannya untuk popularitas, untuk kehebatan, untuk bisnis, 
untuk politik, untuk apa saja asal dia disebut sebagai tokoh spiritual. Lalu 
muncul legitimasi bahwa dirinya adalah Wali… Masya Allah!

Lebih memprihatinkan lagi, masssa di bawah, mereka yang sangat jujur, begitu 
mudah terkena imbasnya. Apalagi kalau muncul di TV, dan sejumlah artis 
mengikutinya, massa di bawah terseret oleh gelombang sihirnya.

"Jack. Saya sudah tahu jawabannya…." Celetuk Susy.
"Ya, sudah. Kalau sudah tahu…"
"Astaghfirullahal'adzim. Ternyata remang-remang Jakarta hanyalah imbas dari 
remang-remang dunia ruhani…."
"Ha..ha..ha…kau memang sangat brilliant. Mestinya suatu saat kamu datangi 
tokoh kita tadi."

"Akh, jangan genit akh. Nanti saya kena peletnya bisa jadi korban atas nama 
dunia Sufi…"
"Lho, kamu sesekali harus dapat ujian seperti itu Sus…"
"Ujian kok direncanakan…"
"Benar juga kamu….Kita sering merencanakan, termasuk cobaan yang menimpa 
kita, lalu kita terbanting-banting disana…"
"Lalu kita harus menanggulangi bagaimana Jack?"
"Sudah kubilang, tidak lama lagi akan habis dan tenggelam, karena dia 
memainkan peran orang-orang suci untuk hawa nafsunya…"
Susy hanya manggut belaka.
Malam sudah larut. Susy masih terus membaca buku Tasawuf karya Ibnu Araby, 
Ibnu Athaillah as-Sakandary dan Hakim at-Tirmidzy.
Buku-buku itu bicara tentang dunia kewalian.
"hati-hati Sus, membaca buku itu…"
"Iya Jack. Gimana ya cara memahami semua ini…"
"Baca saja dengan kemampuan jiwamu dan rahasia batinmu. Nanti kamu faham 
dengan sendirinya…."
Amboi, kemunafikan sudah begitu maniak. Sampai topeng kewalian pun 
dimanfaatkan dan dipakai untuk manipulasi.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list.

Cara kirim cerita di website Sarikata.com :
http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke