Menopause, Peristiwa Alami yang Menguntungkan Perempuan

Menopause atau berhenti haid di mata antropolog yang juga Menteri Negara
Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta Swasono ditanggapi secara positif.
Menopause merupakan suatu peristiwa yang sesungguhnya sangat
menguntungkan kaum perempuan. Karena perempuan dibebaskan dari tekanan
"alam" akibat harus mengandung anak terus menerus, serta membesarkan
anak-anak yang lahir belakangan. Sementara, kondisi fisik perempuan
semakin lama semakin menurun.

"Berhentinya haid atau menopause seharusnya menjadi peristiwa
positif dalam kehidupan perempuan, jangan dipandang sebagai peristiwa
yang menakutkan," kata Meutia Hatta dalam seminar "Mengantisipasi
Datangnya Menopause Sedini Mungkin", di Jakarta, Sabtu (27/8).

Setiap perempuan pada usia 48-52 tahun akan memasuki masa menopause.
Data Departemen Kesehatan (Depkes) perempuan Indonesia yang memasuki
menopause saat ini sebanyak 7,4 persen dari populasi. Jumlah tersebut
diperkirakan meningkat menjadi 11 persen pada tahun 2005 dan akan naik
lagi sebesar 14 persen atau sekitar 30 juta orang pada tahun 2015.

"Meningkatnya jumlah ini sebagai akibat bertambahnya populasi
penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup yakni 67 tahun
untuk perempuan dan 63 tahun untuk laki-laki. Di sisi lain derajat
kesehatan masyarakat makin membaik," kata Meutia menandaskan. Ketakutan
perempuan akan menopause, menurut Meutia Hatta, hal itu sangat
dipengaruhi kebudayaan barat yang menekankan pada kemudaan dan
kecantikan perempuan. Sehingga peristiwa menopause dianggap sebagai masa
kemerosotan dan kehilangan status bagi perempuan.

"Menopause lalu dianggap sebagai suatu proses penyakit yang
memerlukan pengobatan dan tindak lanjut secara medis. Padahal, menopause
merupakan proses alamiah yang memang harus terjadi pada perempuan," ucapnya.

Dalam fase menopause, lanjut Meutia, memang terjadi penurunan
kemampuan. Namun, bagaimana menanamkan nilai-nilai yang menganggap
menopause sebagai hal yang positif dan realistis di lingkungan kaum
perempuan. Titik pandang baru ini akan berkembang karena perempuan telah
belajar lebih banyak tentang bagaimana seharusnya menghayati
perubahan-perubahan pada usia paruh bayanya dengan kesehatan dan
ketenangan hidup yang maksimal.

"Jangan terus menerus memikirkan tentang penurunan fisik tubuh. Coba
tampilkan inner beauty yang menonjolkan kearifan perempuan paruh baya.
Sehingga perempuan-perempuan yang memasuki masa menopause tetap bisa
tampil percaya diri," kata Meutia menegaskan.

Oleh karena itu, Meutia menambahkan, fokus utama untuk mencegah
masalah-masalah yang dapat ditimbulkan pada masa menopause harus lebih
dititikberatkan pada upaya pencegahan penyakit yang dapat mengancam
perempuan menopause seperti keropos tulang (osteoporosis), penyakit
jantung koroner, diabetes melitus dan rematik.

"Agar perempuan lanjut usia dapat berbuat banyak untuk masyarakat,
ia harus menjaga kesehatan. Untuk itu, pentingnya mensosialisasikan
nilai-nilai tentang konsep hidup sehat serta upaya menjalankannya dengan
konsisten. Sehingga perempuan usia menopause tetap bugar di usia
lanjut," tuturnya.

Menurut Meutia, penanaman nilai-nilai positif dan penanganan masalah
kesehatan perempuan usia menopause memerlukan peran serta dari seluruh
lapisan masyarakat, baik pemerintah, organisasi perempuan hingga
kalangan perguruan tinggi. "Menjadi perempuan menopause yang sehat dan
percaya diri bukan hal yang mustahil," katanya meyakinkan peserta seminar.

Karena, Meutia menegaskan, kesehatan yang buruk dan disabilitas akan
menjadi beban sosial maupun ekonomi bagi keluarga, masyarakat dan
negara.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list.

Cara kirim cerita di website Sarikata.com :
http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke