Untuk dijadikan renungan bagi siapa saja

Original Messages:
*The Sins of The Fathers
**by Latiefah Achmat
Mail from: Jamiah Suseno <[EMAIL PROTECTED]> <[EMAIL PROTECTED]>
Translator: Joko Wardono <[EMAIL PROTECTED]> <[EMAIL PROTECTED]>,<
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>>
*
Kebanyakan orang tua menjadi kambing hitam atas segala problema kehidupan
oleh kaum muda.
Saya sering mendengar pemuda berkata *"Saya seperti ini karena ayah dan ibu
saya..."
*atau *"Orang tua saya tidak menyiapkan kehidupan untuk saya".
*Yang lain lagi berkata *"Saya seperti ini karena saya tidak jauh beda
dengan ayah saya".
*
Suatu hal yang mudah melemparkan dan melimpahkan kesalahan hidupmu kepada
bahu orang lain.
Tetapi apakah ini selalu adil untuk dilakukan?
Saya rasa....,
Bukankah ini adalah sesuatu untuk menunjukkan kedewasaanmu dalam menyikapi
dan mengambil tindakan?
Apa yang dirasakan ayahmu dan ibumu jika mendengar ucapanmu itu...?
Andai kamu menjadi seorang ayah atau ibu, apa yang kamu rasakan dalam
hatimu, jika anakmu berkata seperti itu?

Kamu sering mendengar orang-orang mengatakan bahwa mereka lari dari problema
kehidupan mereka karena didikan orang tuanya, atau karena masa kecil tidak
bahagia, atau mungkin karena mereka sering di marahi semasa sekolah, dan
lan-lain.
Saya tidak pernah berpikir bahwa mengatasi masalah seperti itu adalah
sepele, tidak sama sekali!

Tampaknya kamu yakin bahwa masa kecilmu yang tidak bahagia dapat benar-benar
membuat hidupmu sangat sulit,
tetapi menurut saya..,
karena kamu memiliki kekurangan (cacat) dalam hidupmu, namun bukan berarti
bahwa nasibmu memang sudah buruk.
Tetapi sepengetahuan saya...,
Banyak orang yang berusaha mengalahkan kesulitan dan tantangan besar yang
muncul dengan kekuatan pribadinya, membina kekuatan ukhuwah, dan senantiasa
merencanakan langkah-langkah menuju keberhasilan.

Sekarang siapa yang memiliki masa kanak-kanak yang sempurna?
Siapa yang memiliki orang tua yang sempurna?
Siapa yang memiliki kehidupan yang sempurna?
Semuanya tercakup di sini:
Apa sebenarnya hidup ini?
Apakah kita mengharapkan segalanya sempurna di dunia yang berisi dengan
manusia yang secara terus menerus berubah-ubah antara kebaikan dan
kejahatan?
Kita harus memahami mulai dini, bahwa bukan hanya kita yang selalu di
kelilingi problema dan kesulitan yang disebabkan kelakuan buruk orang lain,
tetapi kita juga lahir dengan membawa kemampuan untuk maju dalam hidup.

Kesulitan yang menimpa kita bisa jadi secara fisik, emosional, atau
lingkungan.
Sebagian orang dilahirkan dalam kondisi yang sulit, beberapa yang lain dalam
kondisi teraniaya sehingga selalu mendapati ketakutan sepanjang hidupnya,
dan beberapa yang lain menderita suatu penyakit.

Semua orang berhadapan dengan kondisi yang kompleks:
Bencana yang terjadi pada diri kita bisa jadi adalah peperangan, kelaparan,
perselisihan politik, ketidakadilan, buta huruf, kemiskinan, dan lain-lain.
Jiwa/ruh manusia yang berada di dalam raga menanggung beban paling berat
kehidupan kita.
Memelihara jiwa yang baik dan kuat, berani dan tegas, dan senantiasa penuh
harapan adalah salah satu langkah yang benar untuk meraih hidup yang sukses.


Ketika berbagai kesulitan kehidupan dibiarkan (oleh kamu sendiri)
mempengaruhi jiwa menuju jalan yang salah - membuat kamu merasa
putus-asa/sedih, sesat, bahkan dengki dan dendam - kemudian kehidupanmu
terperosok ke dalam jurang kehancuran yang berkepanjangan.
Demikian ini kamu sudah terjerumus ke dalam lingkaran kejahatan dimana kamu
sebagai peran utama, dan kamu menerima pengaruh buruk
itu lagi, demikian seterusnya kamu selamanya dalam kejahatan dan kehancuran.

Hanya jika kamu dapat menata untuk mendekati hidup dan tantangan itu,
mengisinya dengan jalan yang benar dan kebajikan, maka kamu benar-benar
dapat berkembang dan membangun pengalaman buruk kehidupanmu, dan tidak akan
pernah menemukan kehancuran.
Tetapi bagaimana mungkin ini bisa terjadi?

Kunci sukses berada pada jiwa/ruh manusia, dan inilah sesungguhnya
jatidirimu.
Jatidirimu mengambil alih setelah kamu meninggalkan kehidupanmu. Kamu harus
memelihara jiwa/ruh yang kuat dan sehat, dan bersandar pada kedekatanmu
kepada Allah.
Keberhasilan kita dapat diukur oleh tingkat keselarasan hidup kita dengan
fitrah kita.
Keberhasilan kita dapat diukur oleh tingkat keselarasan jasmani, pikiran,
dan rohani kita.
Keselarasan ini hanya bisa di capai ketika kita hidup di jalan Allah yang
telah Dia tentukan untuk kita.

Setiap manusia ada keinginan untuk berbagi apabila mendapati suatu masalah.
Setiap manusia hidup konsekwen dengan perbuatan dan kata-katanya.
Adakah orang yang terus terang percaya bahwa mereka mampu mengatakan atau
melakukan apapun yang mereka sukai dan tidak ada kensekwensinya?
Kita semua yakin, bahwa apabila kita melempar batu kerikil ke kolom air,
maka ada dampak yang mempengaruhi bagian kolam yang
tidak terkena batu kerikil itu.
Gelombang air yang diakibatkan jatuhnya batu kerikil pada kolam air akan
mempengaruhi bagian lain dari air yang ada di kolom itu.
Demikian pula yang terjadi pada diri kita.
Apabila yang kita lakukan dan katakan itu salah, maka ketika itu pula kita
memposisikan diri dengan menanggung konsekwensi kesalahan besar dari apa
yang telah kita lakukan, kecuali kita kembali kepada Allah dengan menyesali
dan menutupi perbuatan kita dangan kebajikan.

Bahkan orang yang menyakiti kamu, menganiaya kamu, dzolim kepadamu, atau
berusaha membawa kesulitan bagimu, akan menerima konsekuwensi dari apa yang
sudah dia lakukan dan katakan kepadamu, kecuali dia menyesali dan kamu
memaafkannya. Yang bisa kamu lakukan adalah menasehati dan memaafkan dan
berdo'a untuk orang tersebut.

Andaikan kamu merasa tidak bahagia pada suatu waktu.
Kamu sering merasakan tidak puas dengan orang-orang yang kamu temui di
sekitarmu, termasuk keluarga dan temanmu.
Kamu tidak merasa berhasil...
Kadang-kadang kamu merasa terjebak ke dalam suatu tempat yang bukan
pilihanmu.
Apabila keadaan semacam itu yang kamu rasakan saat ini, berarti kamu
memiliki kekurangan (cacat) dalam hidupmu, bisa jadi adalah cacat fisik,
mental, atau bisa jadi cacat oleh karena situasi atau orang lain.

Lalu apa yang akan kamu lakukan?
Memaki-maki kehidupanmu?
Menyalahkan semua orang di sekitarmu?
Menyerah dan membiarkan dirimu ditelan kesedihan/keputusasaan?
Dan ketika gagal...!, akhirnya menyalahkan kondisi.., orang tuamu..., atau
apapun...?

Langkah terbaik yang harus kamu lakukan adalah....
Berjalan dan berdirilah di depan cermin dan jujurlah pada diri sendiri.
Menerima apa yang ada pada dirimu - pahami jauh yang ada dalam
dirimu, pahami potensi yang kamu miliki, bahwa kamu memiliki kekuatan dan
kebijaksanaan untuk berinteraksi dengan apapun juga yang mengganggumu.
Berkonsentrasi dan mencoba untuk memahami bahwa orang-orang yang sudah
menyakiti kamu adalah manusia juga.

Mereka syarat dengan kekeliruan, penyesalan, ketakutan, dan kelemahan, dan
Allah akan menghadapi mereka dan menilai atas perbuatan mereka.
Oleh karena itu lepaskan dendam dalam hatimu dan fokuskan pada kenyataan -
apa yang ada pada dirimu dan apa yang sudah kamu
dapatkan.
Kemudian tinggalkan cermin dan kembalilah kepada Allah dengan sholat dan
do'amu, dan yakinlah bahwa jika kamu melakukan dengan sungguh-sungguh Dia
akan membimbingmu, dan suatu hari nanti problema hari ini akan pergi,
kemudian tengoklah ke belakang dan
perhatikan, kamu akan melihat jalan kesuksesan, kebahagiaan, dan kebajikan
yang baru saja kamu lewati.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list.

Cara kirim cerita di website Sarikata.com :
http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke