Tuhan .....Negriku  Terkoyak....!


Tuhan .....
Kawanku bertanya
"kenapa ya? Kisah nestapa seakan tak berhenti menerpa bangsa ini?"
Bencana dimana-mana.....
Tak henti-henti ...
Bagai cerpen seakan kisah pilunya berseri ...

Isak tangis
terdengar miris ditiap sudut negri

ratapan duka
menyayat dipojok-pojok tenda pengungsi

Tuhan.....
Aku   tak ragu....
Terlalu banyak mata kuliah telaga bijak
Kau torehkan disetiap babnya pada dada kami....

Tuhan....
Sedikitpun aku tak mempertanyakan skenario dahsyatMU

Termasuk betapa lalimnya para aktor kehakiman di negri ini
Yang objekannya  jual beli perkara dan jual negara
Menikmati kursi empuk jabatan tinggi
Dan dalih perlindungan konvensi internasional
Tuk tutupi jejak korupsi


Dengan santainya ongkang kaki berkipas uang panas
Ditengah lolongan kelaparan anak negri
Yang tak kebagian subsidi
Ditenda-tenda penampungan sementara yang mulai sepi.....


Tuhan.....
Air mataku berderai darah
Menggenang membanjiri kelopak
Mengalir di pipi bercampur nanah
Terbengong tak mengerti
ditengah bencana dahsyat memilukan hati saja
Masih ada yang nilep* dan ngantongi*  bantuan kemanusiaan

Ini bukan lagi koreng peradaban
Tapi drakula  bergelar sarjana
berpetualang dinegeri miskin rawan bencana


Tuhan....
Semua orang membicarakan kebobrokan negriku
Semua orang sekaligus memprediksi
Sebuah era baru kebangkitan juga terjadi di negri ini....
2 kutub yang hanya EngkaU yang menggenggam semua rahasianya


Tuhan.....
Negriku boleh terkoyak...!
Lukanya boleh makin bersimbah darah sekarang.....
Hampir-hampir koma


Tapi .....
kami masih ada deru nafas dikrongkongan ini
masih punya selaksa nyali tuk berdiri
meski terseok dalam tatih


Masih ada sebongkah karang berlapis baja
Terselip pada jantung


Tuhan....
Syukur kami
KAU masih beri  kami harapan.....

Yang kau patri di relung kecil
tubuh ringkih kami......

Tuhan.....
Kami masih punya KAU
Engkaulah asa itu sendiri...


Negri kami boleh terkoyak.....
tapi tidak untuk genggaman hangat
dan belai indahMU


atas berjuta karunia
yang pasti tak sanggup terhitung
bahkan untuk sebuah nikmat
sebelah bola mata kami....


Epri A.R 30/06/06
Mencoba menyulut empati dan refresh 8 tahun Reformasi (yg entah apa sudah
basi ...?.)
*nilep & ngantongi = bahasa lain korupsi atau maling


[Non-text portions of this message have been removed]



Donasi Dana untuk Sarikata.com :

No Rek : 145-118-2990
Atas Nama : Yudhi Aprianto
BCA KCP : Gatot Subroto Jkt

Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas donasi yang telah Anda 
berikan demi kelangsungan Sarikata.com di dunia maya ini.

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke