Sunset Drive,Athens<GA>"USA",Thursday 21 September 2006^

Assalamu'alaikum ww.
   
  Bagi teman-teman yang akan menunaikan puasa Ramadhan (1427 H), 
berikut ini sebuah posting menarik yang barangkali bermanfaat (kami 
mohon ma'af yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan yang tidak 
menjalankannya). Sekaligus dalam kesempatan ini, dengan penuh 
kerendahan hati kami menghaturkan:
   
  MOHON MA'AF LAHIR DAN BATIN
   
  Teriring do'a semoga puasa dan semua amal ibadah kita diterima dan 
diridhoi oleh ALLAH SWT. Amin.
   
  MARHABAN YA RAMADHAN...
   
  Salam,
  *************************************************************
   Beberapa Persiapan Ramadhan yang patut dilakukan ...........
  **************************************************************
  1. Persiapan Ma'nawiyah (moralitas)
Yang dimaksudkan dengan mempersiapkan moralitas adalah menyambut 
dengan hati gembira bahwasanya Ramadhan datang sebagai bulan untuk 
mendekatkan diri pada Allah SWT. Maknawiyah yang siap akan memandang 
Ramadhan bukan sebagai bulan penuh beban melainkan bulan untuk 
berlomba-lomba meningkatkan kualitas ubudiyah dan meraih derajat 
tertinggi di sisi Allah SWT.
2. Persiapan Fikriyah (ilmu)
Untuk dapat meraih amalan di bulan Ramadhan secara optimal maka 
diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai Fiqhus shiyam. Oleh 
karena itu persiapan fikriyah tidak kalah penting bagi seorang kader 
untuk mendapatkannya. Dengan pemahaman fiqhus Shiyam yang baik dia 
akan memahami dengan benar mana perbutan yang dapat merusak nilai 
shiyamnya dan mana perbuatan yang dapat meningkatkan nilai dan 
kualitas shiyamnya.
 
3. Persiapan Jasadiyah (raga)
Tidak dapat dipungkiri bahwa aktifitas Ramadhan banyak memerlukan 
kekuatan fisik, untuk shiyamnya, tarawihnya, tilawahnya dan 
aktifitas ibadah lainnya. Dengan kondisi fisik yang baik dapat 
melakukan ibadah tersebut tanpa terlewatkan sedikitpun juga. Karena 
bila kondisi fisik tidak prima terbuka peluang untuk tidak 
melaksanakannya amaliyah tersebut dengan maksimal, bahkan dapat 
terlewatkan begitu saja. Padahal bila terlewatkan nilai amaliyah 
Ramadhan tidak dapat tergantikan pada bulan yang lain.
 
4. Persiapan Maliyah (harta)
Persiapan maliyah ini bukanlah untuk beli pakaian baru atau bekal 
perjalanan pulang kampung atau untuk membeli kue-kue iedul fitri. 
Akan tetapi untuk infaq, shadaqah dan zakat. Sebab nilai balasan 
infaq, shadaqah dan zakat akan dilipat gandakan sebagaimana kehendak 
Allah SWT. Karenanya mempersiapkan maliyah ini dilakukan sedini 
mungkin agar dapat dimenej dengan sebaik-baiknya.
 
Persiapan tersebut guna mendapatkan buah Ramadhan yang mahal dan 
dapat melakukan amaliyahnya secara optimal dan maksimal. Sehingga 
bukan saja merasa senang dan gembira dengan datangnya Ramadhan akan 
tetapi memang sudah dipersiapkan sematang mungkin untuk berlomba-
lomba dalam aktifitas kebajikan.
 
Optimalisasi Amaliyah Ramadhan:
 
Sebagai sarana tazkiyah dan tarqiyah, Ramadhan sudah selayaknya 
diisi dengan berbagai aktifitas yang terprogram dan terarah. Agar 
buah Ramadhan yang sangat mahal itu dapat dipetik untuk kehidupan 
selama dan pasca ramadhan. Rasulullah SAW. telah memberikan contoh 
dan teladan kepada umatnya dengan melakukan amaliyah Ramadhan, 
antara lain:
 
1. Shiyam
Amaliyah terpenting selama Ramadhan tentu saja shiyam, sebagaimana 
termaktub dalam QS. Al Baqarah: 183 - 187. Diantara amaliyah 
Ramadhan yang diajarkan Nabi SAW. sebagai berikut:
 
a. Berwawasan benar tentang puasa dengan mengetahui dan menjaga 
rambu-rambunya.
b. Tidak meninggalkan shiyam, walaupun sehari dengan sengaja tanpa 
alasan syar'i.
c. Menjauhi segala hal yang dapat mengurangi atau menggugurkan nilai 
puasa.
d. Bersungguh-sungguh melakukan shiyam dengan menepati aturan-
aturannya.
e. Bersahur dan diutamakan mengakhirinya. Sabda Rasulullah SAW. 
Sahur semuanya selalu mengandung barakah, maka janganlah kamu 
meninggalkannya walaupun hanya meminum dengan seteguk air putih. 
Sesungguhnya Allah beserta para malaikat-Nya memberi rahmat kepada 
mereka yang bersahur.
f.  Ifthar (berbuka puasa). 
g. Berdo'a setelah ifthar. 
 
2. Tilawah Al Qur'an
Membaca Al Qur'an merupakan transaksi yang selalu menguntungkan, 
tidak akan pernah mengalami kerugian sepanjang zaman. Firman Allah 
SWT.
 
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan 
mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami 
anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, 
mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, (QS. 
35:29) agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan 
menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha 
Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (QS. 35:30)
 
Tentunya membaca Al Qur'an di bulan Ramadhan sangat besar ganjaran 
dan nilainya. Rasulullah pun sangat besar perhatiannya pada Al 
Qur'an melebihi bulan-bulan lainnya. Disebabkan beberapa hal, antara 
lain:
 
a. Al Qur'an pertama kali diturunkan pada bulan Ramadhan.
b. Di bulan Ramadhan itulah Allah SWT. turunkan Al Qur'an dari 
Lauhul Mahfuzh ke langit dunia.
c. Jibril datang kepada Rasulullah SAW. di bulan Ramdahan sehingga 
beliau mengaji pada Jibril.
 
3. Qiyam Ramadhan
Disamping Ramadhan disebut sahrus shiyam juga disebut sahrul qiyam. 
Banyak ayat ataupun hadits yang menganjurkan untuk mengisi malam 
Ramadhan dengan qiyamullail. Untuk mendekatkan diri pada Allah SWT 
berharap ampunan-Nya. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW.:
 
Barang siapa yang melakukan qiyamullail di bulan Ramadhan karena 
iman dan ikhlas dalam pelaksanaannya maka ia akan diampuni dosa-dosa 
sebelumnya (dan yang akan datang) HR. Bukhari dan Muslim.
 
4. Ith'am At Tho'am (memberi makan orang yang puasa) dan infaq
Salah satu amaliyah Ramadhan yang dilakukan Rasulullah SAW. ialah 
memberi ifthar (santapan berbuka puasa pada orang yang berpuasa). 
Sebagaimana Sabdanya:
 
Barang siapa yang memberi ifthar kepada yang berpuasa maka ia akan 
mendapatkan pahala senilai pahala yang berpuasa itu tanpa mengurangi 
pahala orang yang berpuasa.
 
Dalam hal memberi ifthar dan shadaqah di bulan Ramadhan tidak saja 
terbatas hanya untuk keperluan ifthar, melainkan untuk segala 
kebajikan. Rasulullah yang dikenal dermawan dan kepedulian sosialnya 
lebih menonjol bahkan digambarkan dalam hadits pada masalah ini 
beliau lebih cepat dari angin.
 
Untuk lebih konkrit, infaq ini dapat disalurkan kepada:
 
a. Orang yang berjihad di jalan Allah SWT.
b. Fakir miskin dan orang yang memerlukan.
c. Lembaga-lembaga sosial Islam yang dapat dipercaya untuk dapat 
menyalurkannya.
 
5. Memperhatikan kesehatan
Meskipun shiyam ini termasuk ibadah mahdhah (murni), agar tetap 
optimal, Rasulullah mencontohkan umatnya tetap memperhatikan 
kesehatannya selama berpuasa dengan hal-hal sebagai berikut:
 
a. Menyikat gigi dengan siwak.
b. Berbekam.
c. Memperhatikan penampilan. Rasulullah SAW. Pernah berwasiat pada 
Abdullah bin Mas'ud agar memulai puasa dengan penampilan yang baik, 
tidak dengan wajah yang kusut.
 
6. Memperhatikan harmonisasi keluarga
Meskipun ibadah puasa adalah ibadah yang khusus diperuntukan kepada 
Allah SWT. yang mempunyai nilai khusus pula di hadapan Allah SWT. 
namun Rasulullah SAW. sebagai suri tauladan juga tetap menjaga 
harmoni dan hak-hak keluarga selama Ramadhan. Sebagaimana yang 
diriwayatkan oleh Ummu Salamah dan 'Aisyah RA. Bahkan di saat beliau 
berada dalam puncak ibadah shiyam yaitu 'itikaf, beliau tetap 
menjaga harmoni keluarga.
 
7. Memperhatikan aktifitas sosial, perluasan dakwah dan jihad
Berbeda dengan kesan banyak orang tentang Ramadhan, Rasulullah SAW. 
Justru menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan penuh aktifitas yang 
positif. Selain katifitas di atas, beliaupun mengisinya dengan 
aktifitas da'wah dan sosial, perjalanan jauh dan jihad. Seperti: 
perjalanan ke Badar (th 2 H), ke Makkah (th 8 H), ke Tabuk (th 9 H) 
dan lainnya.
 
Kitapun saat ini dapat melakukannya untuk menyemarakkan dakwah 
dengan melakukan rekruting sebanyak-banyaknya agar setelah Ramadhan 
bertambah barisan kader dakwah kita.
 
8. Berdo'a dan taubat
Orang mukmin yang sadar, bahwa dirinya merasa berhajat pada Allah 
SWT. akan terus memohon ampunan pada Allah SWT. atas segala 
kekhilafan dan kedhaifan diri. Apalagi Ramadhan sebagai bulan 
ampunan dan rahmat. Rasulullah SAW. selama Ramadhan selalu membaca 
do'a berikut ini sebagai wujud pemintaan maghfirah dan rahmat Allah 
SWT.
 
Ya Allah Engkau pemberi maaf, maka maafkanlah diriku
 
9. 'Itikaf
Amaliyah Ramadhan yang juga dilakukan beliau adalah ber'itikaf yakni 
berdiam diri di mesjid dengan niat beribadah pada Allah SWT. 
terutama sepuluh terakhir di bulan Ramadhan. Sebagaimana firman-Nya:
 
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan isteri-
isteri kamu, mereka itu adalah pakaian, dan kamu pun adalah pakaian 
bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan 
nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. 
Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah 
ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu 
benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah 
puasa itu sampai malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, 
sedang kamu beri'tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka 
janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-
Nya kepada manusia, supaya mereka bertaqwa. (QS. 2:187)
 
10. Lailatul qadar
Selama Ramadhan terdapat satu malam yang sangat populer, yaitu 
lailatul qadar, malam yang lebih berharga dari seribu bulan. 
Rasulullah SAW. tidak pernah melewatkan kesempatan untuk meraih 
lailatul qadar ini terutama malam-malam ganjil. Dalam hal ini 
Rasulullah SAW. bersabda
 
Barang siapa yang shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan 
ikhlas pada Allah maka ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
 
11. Umrah
Umrah di bulan Ramadhan nilainya sama dengan ibadah haji atau haji 
bersama Rasulullah SAW. sebagaimana jawaban Rasul pada Ummu Salamah 
yang bertanya masalah tersebut. Sabda Rasulullah SAW.:
 
Apabila datang bulan Ramadhan maka berumrahlah, sebab umrah di bulan 
Ramadhan sama nilainya dengan haji atau sama dengan ibadah haji 
bersamaku
 
Penutup
Demikianlah amaliyah dan aktifitas Ramadhan yang dianjurkan kepada 
kita untuk menjadi sarana tazkiyah dan tarqiyah untuk meraih derajat 
taqwa. Agar buah Ramadhan ini tetap terjaga pada diri kita selama 
Ramadhan dan sesudahnya bahkan selama kehidupan kita. Sehingga 
seakan-akan seluruh kehidupan kita adalah Ramadhan. Akhirnya kita 
serahkan pada Allah SWT. agar selalu membimbing dan mengarahkan kita 
pada jalan yang lurus mencapai golongan orang-orang yang bertaqwa.  
Amin.
 

  BONUS DO-DOA SELAMA BULAN RAMADHAN
   
  Hari Pertama
"Ya Allah, jadikanlah puasaku, puasa orang benar-benar berpuasa. Dan
ibadah malamku, ibadah orang benar-benar mengerjakan ibadah. Dan 
jagalah
aku dari tidurnya orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku wahai Tuhan
sekalian alam. Dan Ampunilah aku wahai Tuhan maha pengampun daripada 
segala 
dosa."

Hari Kedua
"Ya Allah, dekatkan aku kepada keredaan Mu dan jauhkan aku daripada
kemurkaan serta balasan Mu. Berilah aku kemampuan membaca ayat-ayat 
Mu
dengan rahmat Mu, wahai Tuhan Maha Pengasih"

Hari Ketiga
"Ya Allah limpahkan aku dengan kecerdikan fikiran dan kewaspadaan 
serta
jauhkan aku daripada kebodohan dan kesesatan. Sediakan bahagian ku
daripada kebaikan yang kau turunkan., demi kemurahan Mu, wahai Tuhan
Maha Pemurah daripada segala dermawan."

Hari Keempat
"Ya Allah berilah kekuatan kepada ku untuk melaksanakan perintah Mu 
dan
berilah aku kemanisan berzikir. Berilah aku kekuatan melahirkan
kesyukuran dengan kemuliaan Mu. Dan jagalah aku dengan jagaan dan
perlindungan Mu, wahai Tuhan Maha Melihat."

Hari Kelima
"Ya Allah, tempatkan aku di kalangan orang yang sentiasa memohon
keampunan. Jadikanlah aku hamba Mu yang saleh serta jadikanlah aku di
kalangan auliya (orang yang mendapat keutamaan Mu) yang hampir di 
sisi
Mu dengan kelembutan Mu, wahai Tuhan yang Maha pengasih daripada 
segala 
pengasih"

Hari Keenam
"Ya Allah, janganlah aku dihina kerana perbuatan maksiat ku kepada Mu
dan janganlah menyeksa ku dengan balasan Mu. Jauhkan aku daripada
sesuatu yang boleh mendatangkan kemurkaan Mu, dengan anugerah dan
bantuan Mu, wahai kemuncak keinginan orang yang berkeinginan."

Hari Ketujuh
"Ya Allah bantulah aku untuk mengerjakan puasa dan ibadah malamnya.
Jauhkanlah aku daripada dosa-dosanya. Dan berilah aku zikir untuk
mengingati Mu secara berterusan, dengan taufik (petunjuk) Mu wahai
pemberi petunjuk kepada orang yang sesat."

Hari Kelapan
"Ya Allah, berilah aku rezeki berupa kasih sayang kepada anak-anak
yatim, pemberi makanan, penyebar salam dan bergaul dengan mulia, 
dengan
kemuliaan Mu tempat berlindung orang yang berharap."

Hari Kesembilan
"Ya Allah, sediakan bagi ku sebahagian daripada keluasan rahmat Mu.
Berilah aku petunjuk dengan ajaran-ajaran Mu. Bimbinglah aku menuju
keredaan Mu yang penuh dengan kecintaan Mu, wahai harapan orang yang 
merindu." 
  
  Hari Kesepuluh
"Ya Allah, jadikan aku di antara orang bertawakal kepada Mu dan 
jadikan
aku di kalangan orang yang menang di sisi Mu. Ya Allah, jadikan aku 
di
kalangan orang yang dekat di sisi Mu. Dengan ihsan Mu wahai tempat 
tuju
orang yang memohon."

Hari Kesebelas
"Ya Allah, tanamkan dalam diri ku kecintaan melakukan kebaikan dan
kebencian melakukan perbuatan maksiat serta fasik. Ya Allah jauhkan 
ku
daripada kemurkaan Mu dan seksaan api neraka, dengan pertolongan Mu
wahai Tuhan yang menolong orang memerlukan pertolongan."

Hari Kedua Belas
"Ya Allah, hiasilah diri ku dengan penutup dan kesucian. Tutuplah 
diri
ku dengan pakaian kesederhanaan dan kerelaan. Tempatkan aku di jalan
keadilan dan keikhlasan. Amankan diri ku daripada setiap perkara yang
aku takut, dengan penjagaan Mu, wahai penjaga orang yang takut."

Hari Ketiga Belas
"Ya Allah, bersihkan diri ku daripada kekotoran dan kehinaan. Berilah
kesabaran kepada ku untuk menerima segala ketentuan. Berilah 
kemampuan
kepada ku untuk bertakwa dan bergaul dengan orang baik, dengan 
bantuan
Mu wahai pengharap orang yang miskin."

Hari Keempat Belas
"Ya Allah, jangan aku dihukum disebabkan kekeliruan yang ku lakukan.
Ampunkan aku daripada kesalahan dan kebodohan. Janganlah kau jadikan
diri ku sasaran bala dan malapetaka, dengan kemuliaan Mu wahai 
kemuliaan
kaum Muslimin."

Hari Kelima Belas
"Ya Allah limpahkan rezeki kepada ku berupa ketaatan orang yang 
khusyuk.
Lapangkan dada ku dengan taubat orang yang menyesal, dengan keamanan 
Mu
wahai keamanan orang yang takut."

Hari Keenam Belas
"Ya Allah, berilah kemampuan kepada ku untuk menjalani kehidupan 
seperti
mana kehidupan orang baik. Jauhkan bagi ku kehidupan orang yang
melakukan kejahatan. Lindungilah aku dengan rahmat Mu hingga ke alam
akhirat, demi ketuhanan Mu wahai Tuhan sekalian alam."

Hari Ketujuh Belas
"Ya Allah, tunjukkan bagi ku amal kebajikan dan penuhilah hajat serta
cita-cita ku, wahai Tuhan yang Maha Mengetahui segala keperluan tanpa
ungkapan permohonan. Wahai yang Maha Mengetahui segala yang ada dalam
hati sekalian makhluk. Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad dan
keluarga baginda yang suci."

Hari Kelapan Belas
"Ya Allah, sedarkan aku untuk mencari keberkatan. Terangkan hati ku
secerah cahaya dan bimbinglah aku serta anggota ku untuk mengikuti
segala ajaran Mu, dengan cahaya Mu wahai penerang hati orang yang 
bijak."

Hari Kesembilan Belas
"Ya Allah, penuhkan bahagian ku dengan keberkatan dan mudahkan bagi 
ku
menuju ke arah kebaikan. Jangan kau jauhkan aku daripada ketenteraman
kebaikan, wahai pemberi petunjuk kepada kebenaran."

Hari Kedua Puluh
"Ya Allah, bukakan bagi ku pintu-pintu syurga dan tutupkan bagiku
pintu-pintu neraka. Berilah kemampuan kepada ku untuk membaca ayat-
ayat
suci al-Quran, wahai pemberi ketenangan dalam hati orang beriman."

Hari Kedua Puluh Satu
"Ya Allah, berilah aku petunjuk untuk mendapat keredaan Mu. Janganlah
engkau biarkan syaitan menguasai diri ku. Jadikan syurga tempat 
tinggal
dan berehat bagi ku, wahai pelaksana keperluan orang meminta."

Hari Kedua Puluh Dua
"Ya Allah, bukakan bagi ku pintu kelebihan dan turunkan bagi ku
keberkatan mu. Berilah kepada ku untuk melakukan sesuatu yang
mendatangkan keredaan Mu dan tempatkan aku dalam syurga Mu yang luas,
wahai penjawab doa orang dalam kesempitan."
Hari Kedua Puluh Tiga

Hari Kedua Puluh Tiga
"Ya Allah bersihkan aku daripada segala dosa dan jauhkan diri ku
daripada keaiban serta tanamkan ketakwaan dalam hati ku, wahai 
pengampun
kesalahan orang yang berdosa."

Hari Kedua Puluh Empat
"Ya Allah, aku bermohon kepada Mu perkara yang mendatangkan keredaan 
Mu.
Aku berlindung dengan Mu daripada perkara yang mendatangkan 
kemarahan Mu
dan aku bermohon kepada Mu kemampuan untuk mentaati Mu serta 
menghindari
kemaksiatan terhadap Mu, wahai pemberi kepada yang meminta."

Hari Kedua Puluh Lima
"Ya Allah, jadikan aku orang yang menyintai auliya Mu dan memusuhi 
musuh
Mu. Jadikan aku pengikut sunnah nabi Mu, wahai penjaga hati para 
Nabi."

Hari Kedua Puluh Enam
"Ya Allah, jadikan usaha ku sebagai usaha yang sentiasa disyukuri,
dosa-dosa ku sebagai dosa yang diampuni, kebaikan ku sebagai kebaikan
yang diterima dan keaiban ku sebagai keaiban yang ditutupi, wahai 
Tuhan
Maha Mendengar daripada semua pendengar."

Hari Kedua Puluh Tujuh
"Ya Allah, berilah rezeki berbentuk ganjaran Lailatul Qadar kepada 
ku,
ubahkan perkara sulit menjadi mudah, makbulkan permintaan maaf ku dan
hapuskan dosa serta kesalahan ku, wahai Tuhan Maha Penyayang kepada
hamba soleh."

Hari Kedua Puluh Delapan
"Ya Allah, penuhkan hidup ku dengan amalan sunnah dan muliakan aku
dengan diterimanya semua permintaan, wahai Tuhan yang tidak 
disibukkan
oleh permintaan orang meminta.

Hari Kedua Puluh Sembilan
Ya Allah, hiasilah aku dengan rahmat Mu dan berikanlah aku petunjuk
serta penjagaan Mu. Bersihkan hati ku dengan fitnah, wahai pengasih
kepada hamba yang beriman.    
  Semoga bermanfaat ............................................... 
****************************************************************XXX

                                
---------------------------------
Want to be your own boss? Learn how on  Yahoo! Small Business.

--- End forwarded message ---







-----------------------------------------------***
Donasi Dana untuk Sarikata.com :

No Rek : 145-118-2990
Atas Nama : Yudhi Aprianto
BCA KCP : Gatot Subroto Jkt

Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas donasi yang telah Anda 
berikan demi kelangsungan Sarikata.com di dunia maya ini.

-----------------------------------------------***

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke