Semoga hati kita dapat terus merasakan tetes cinta yang menyejukkan
dari-Nya…

Membahas masalah cinta, memang tidak akan pernah habis, hampir semua mahluk
didunia ini memiliki cinta, dari bintang yang buas seperti buaya, dengan
penuh kelembutan menjaga anaknya dari serangan bahaya, karena induk buaya
mencintai anaknya.

Berbeda dengan hubungan cinta antara sepasang kekasih yang sedang jatuh
cinta semua terasa indah, terkadang cinta bisa datang seketika. Dalam
menjalani cinta perjalanan cinta yang telah berlangsung bisa terjadi karena
seuatu kebiasaan, waktu, sikap kita memaknai cinta bisa membuat suatu
hubungan percintaan menjadi hambar.

Dan ketika ada cinta baru datang, yang lebih bermakna maka akan datang
keraguan dalam menjalani cinta yang ada, dan rasa ingin memiliki cinta baru
tersebut. karena kebutuhan dasar manusia adalah Afeksi atau Rasa cinta.

Terkadang saya berfikir apakah cinta itu memilih atau dipilih... mengapa
terbersit pertanyaan seperti ini, pernah saya alami saya memilih
menginginkan sebuah cinta yang sangat saya inginkan tetapi, cinta tersebut
tidak bisa termiliki. tetapi saya dipilih oleh suatu cinta lain yang tidak
bisa untuk diingkari.

memang susah untuk menjelaskan makna cinta, yang bila dikaitkan dengan Unsur
Agama, Jodoh dan cinta telah ditetapkan dalam takdir kita oleh -Nya. percaya
atau tidak itulah yang telah terlalui.

Bagi sahabat yang sedang terikat dalam cinta, jagala, pelihara, dan pupuk,
agar cinta itu terus tumbuh subur dan berbuah indah. Bagi sahabat yang
sedang dalam putus cinta. sabar, dan ikhlas dalam menerimanya, karena saat
satu cinta pergi, tuhan akan menyiapkan cinta yang lain yang lebih baik bagi
kita.

Saran bila kita telah selesai menjalin cinta dengan seseorang akan lebih
baik jika kita tetap bisa berhubungan baik dengan mantan kekasih,
bagaimanapun seorang mantan adalah seorang yang pernah kita pilih untuk
berbagi cinta, hanya mungkin dia tidak ditakdirkan oleh-Nya mendampingi kita
hanya sampai saat ini.

mari Berbagi cinta dengan sesama....


On Jan 4, 2008 8:52 AM, Hapsari Wirastuti Susetianingtyas <
[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   Cinta adalah suatu perasaan yang indah bagi yang mengalaminya. Cinta
> bukan
> sesuatu yang menyakitkan. Tapi cinta itu mengobati jiwa. Bagi sebagian
> orang
> cinta hanya dianggap suatu fase kehidupan yang semua orang akan
> mengalaminya
> tanpa berfikir mengenai maknanya. Sehingga dalam perjalanannya cinta
> hanyalah cerita. Bagi sebagian lainnya cinta itu pengorbanan untuk
> mendapatkannya. Berkorban waktu, berkorban uang bahkan berkorban
> kebebasan.
> Hanya berkorban tanpa menentang. Sebagian lainnya menganggap cinta itu
> adalah perjuangan. Perjuangan untuk mendapatkan hatinya, perjuangan untuk
> meyakinkan bahwa kitalah yang pantas mendampinginya, bahkan perjuangan
> untuk
> menjadikannya pasangan seumur hidup kita. Cinta seperti apa yang kamu
> punya?
>
> Cinta itu tidak untuk dinodai, tidak untuk diduakan walau hanya dalam hati
> semata dan tidak untuk menyakiti diri sendiri. Cinta bukan untuk
> ditangisi,
> bukan untuk bersedih dan bukan untuk disesali. Cinta itu bukan kebohongan
> dan bukan untuk didustai. Cinta itu bukan keterpaksaan. Cinta itu bukan
> sesuatu yang harus disesali karena cinta itu memilih dan dipilih. Cinta
> adalah perjuangan untuk menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan bukan hanya
> sekedar menunggu dan menyakiti diri sendiri.
>
> Hmm...Semua yang menjadi pilihan cinta kita, seperti apakah cinta yang
> kita
> punyai sekarang, JANGAN pernah MENYALAHKAN mengapa cinta itu terpilih.
> Cinta
> terpilih bukan karena SIAPAPUN dan APAPUN. Cinta itu TIDAK untuk MENYAKITI
> maupun MENDZOLIMI tetapi untuk mendapatkan ridho Allah.
>
> Terinspirasi dari makna kisah plato dan sepotong gandum : Pilihlah cinta
> dan
> jangan menengok ke belakang lagi walaupun cinta yang dipilih bukan yang
> terbaik
>
> --
> Regards,
> Hapsari Wirastuti Susetianingtyas
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>



-- 
Best Regard
Erwin Arianto,SE
えるウィン アリアンと
Internal Auditor
PT.Sanyo Indonesia
Ejip Industrial Park Plot 1a Cikarang-Bekasi
--------------------------------------------
See my Article On http://blogerwinarianto.blogspot.com/


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke