Cinta adalah suatu perasaan yang indah bagi yang mengalaminya. Cinta bukan
sesuatu yang menyakitkan. Tapi cinta itu mengobati jiwa. Bagi sebagian orang
cinta hanya dianggap suatu fase kehidupan yang semua orang akan mengalaminya
tanpa berfikir mengenai maknanya. Sehingga dalam perjalanannya cinta
hanyalah cerita. Bagi sebagian lainnya cinta itu pengorbanan untuk
mendapatkannya. Berkorban waktu, berkorban uang bahkan berkorban kebebasan.
Hanya berkorban tanpa menentang. Sebagian lainnya menganggap cinta itu
adalah perjuangan. Perjuangan untuk mendapatkan hatinya, perjuangan untuk
meyakinkan bahwa kitalah yang pantas mendampinginya, bahkan perjuangan untuk
menjadikannya pasangan seumur hidup kita. Cinta seperti apa yang kamu punya?

Cinta itu tidak untuk dinodai, tidak untuk diduakan walau hanya dalam hati
semata dan tidak untuk menyakiti diri sendiri. Cinta bukan untuk ditangisi,
bukan untuk bersedih dan bukan untuk disesali. Cinta itu bukan kebohongan
dan bukan untuk didustai. Cinta itu bukan keterpaksaan. Cinta itu bukan
sesuatu yang harus disesali karena cinta itu memilih dan dipilih. Cinta
adalah perjuangan untuk menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan bukan hanya
sekedar menunggu dan menyakiti diri sendiri.

Hmm...Semua yang menjadi pilihan cinta kita, seperti apakah cinta yang kita
punyai sekarang, JANGAN pernah MENYALAHKAN mengapa cinta itu terpilih. Cinta
terpilih bukan karena SIAPAPUN dan APAPUN. Cinta itu TIDAK untuk MENYAKITI
maupun MENDZOLIMI tetapi untuk mendapatkan ridho Allah.

Terinspirasi dari makna kisah plato dan sepotong gandum : Pilihlah cinta dan
jangan menengok ke belakang lagi walaupun cinta yang dipilih bukan yang
terbaik

-- 
Regards,
Hapsari Wirastuti Susetianingtyas


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke