ini sebuah cerita tentang luka dari pada pemilik suara
dimana suara milikmereka selalu sia sia
para pemgang tahta saling berganti seusai era nya
mereka terpilih berkat suara suara yang percaya
berharap nasip akan berubah selamanya
ladalah apa yang terjadi ketika suara mereka..menjadikan seseorang pemgang tahta
stiap pergantian raja hanya harga minyak yang berubah
yang imbas karena nya membuat semua harga menjerat leher dengan erat nya
mereka tak mampu lagi makan dengan sempurna
meski air mata di ubah menjadi penghapus dahaga
nasip tak pernah berubah
meski telah memberi suara tuk memilih sang raja
kini mereka memilih diam dalam kebisuannya
meski pesta para jawara sudah didepan mata
mereka memilih diam dan tak berkata
memilih tuk melewati pesta para jawara
dan SEKELOMPOK orang orang memutus kan HARAM untuk aksi mereka
begitu mudah memutuskan haram dengan predikat yang mereka punya
namun tak memberikan alasan apa yang melahirkan keputusan
semua begitu memuakkan
berjalan dan menapaki semua kejadian
jika keputusan ini di putuskan haram
maka MARI bersama sama mengharamkan suara jika suara hanya melahirkan derita
agar suara tak menjadi sia sia
kebisuan ini lahir karena mereka juga
mereka para jawara yang tak mampu mengeringkan air mata
kebisuan yang lahir karena asa tlah tiba pada titik nadair nya
MARI bisu selama nya..sampai tiba hati yang bicara
bahwa kita tlah menemukan jawara yang mampu mengubah semua
jika tidak .. MARI GOLPUT SELAMA NYA!!!!
[Non-text portions of this message have been removed]