Ibunda

Oleh: Emha Ainun Nadjib



Kalau ibunda membelai rambutmu,
Kalau ibunda mengusap keningmu, memijiti kakimu,
Nikmatilah dengan syukur dan bathin yang bersujud.
Karena sesungguhnya Allah sendiri yang hadir dan maujud

Kalau dari tempat yang jauh engkau kangen kepada ibunda,
Kalau dari tempat yang jauh ibunda kangen kepada engkau,
Dendangkanlah nyanyian puji-puji tuk Tuhanmu.

Karena setiap bunyi kerinduan hatimu adalah sebaris lagu cinta Allah kepada
segala ciptaanNya

Kalau engkau menangis,
Ibundamu yang meneteskan airmata,
Dan Tuhan yang akan mengusapnya.
Kalau engkau bersedih Ibundamu yang kesakitan,
Dan Tuhan yang menyiapkan hiburan-hiburan.

Menangislah banyak-banyak untuk ibundamu,
Dan jangan bikin satu kalipun ibumu menangis karenamu.
Kecuali engkau punya keberanian,
Untuk membuat Tuhan naik pitam kepada hidupmu.

Kalau ibundamu menangis,
Para malaikat menjelma jadi butiran-butiran air matanya.
Dan cahaya yang memancar dari airmata ibunda, membuat para malaikat itu
silau dan marah kepadamu

Dan kemarahan para malaikat adalah kemarahan suci,
Sehingga Allah tidak melarang mereka tatkala menutup pintu sorga bagimu.

Ibu kandungmu adalah ibunda kehidupanmu,
Jangan sakiti hatinya, karena Ibundamu akan senantiasa memaafkanmu.
Tetapi setiap permaafan ibundamu atas setiap kesalahanmu,
akan digenggam erat-erat oleh para malaikat
untuk mereka usulkan kepada Tuhan
agar dijadikan kayu bakar nerakamu

Emha Ainun Nadjib

Dari buku "Ibu Tamparlah Mulut Anakmu"


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke