Dari Hati ke Hati


Yang kita lakukan ini adalah dialog dari hati ke hati. Cara hati
mengungkapkan dan mendengarkan sesuatu itu macam-macam. Terkadang
menggunakan mulut dan memakai kata-kata, di saat lain cukup dengan raut muka
dan sorot mata, atau bahkan ungkapan hati cukup dengan bisu dan sunyi: hati
lain sudah langsung menangkapnya.


Ungkapan hati yang sunyi di antara kita tidak bisa dihalangi oleh apapun.
Ungkapan melalui sorot mata dan raut muka memerlukan pertemuan langsung atau
melalui kamera. Tapi yang punya kamera tidak mungkin menyorot tampang saya
kalau hanya membisu dan bengong. Jadi harus menggunakan mulut dan kata-kata.
Tapi penggunaan mulut dan kata-kata bisa terhalang oleh tembok teknologi,
tembok finansial, tembok rasa takut, dan terutama tembok kekuasaan.


Jadi kalau ungkapan hati saya tidak bisa sampai kepada Anda melalui kamera
dan kata-kata, saya yakin hati Anda yang bisu sesungguhnya tetap bertegur
sapa dengan ungkapan hati saya melalui kesunyian yang tanpa kamera dan media
apapun.



Emha Ainun Nadjib


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke