Pak Dayat, Setau saya kamera digital itu ada beberapa jenis diantaranya: 1. compact/ultracompact 2. Superzoom 3. SLR digital
Kamera compact/ultracompact adalah kamera yang kecil, stylish, nyaman untuk potret cepat dan foto sehari-hari. Disebut prosumer kamera adalah kamera dengan lebih banyak fitur daripada jenis compact/ultracompact, lebih banyak pengaturan manual, jangkauan zoom yang lebih besar dan sebagian mempunyai fitur image stabilator. Sedangkan prosumer SLRD adalah kamera yang menghasilkan kualitas sangat baik, lensa bisa diganti-ganti, dan lebih banyak lagi pengaturan manual. Jadi kurang lebih prosumer itu Profesional dan Consumer. CMIIW Rivo On 1/24/07, hidayat ashari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bentar dulu...bentar....lha wong saya ini ...ya gak tahu masalah kamera ya...... Prosumer kamera tu apa ya?prosumer super-zoom apa lagi tuh? Lha ya maaf wong saya ni gaptek......masih pake kamera analog pake film...ya tho Kang Bas.....beliau tu saksinya kalo saya tu goblok banget masalh teknologi.... dayat *Rivo yubara <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: Terimakasih Kang Bas. Jadi malu nih, digital birding belum juga sebulan masih belajar terus. Inspirasi dan motivasi juga datang dari hasil jepretan-jepretan Kang Bas. Trinil berhubung kecil dan warnanya hampir sama dengan background jadi agak sulit dicari di kamera. Semua bidikan diambil sambil lewat, sambil pergi kekantor, sambil tugas luar, dan ketika jalan-jalan dengan keluarga. Belum pernah hunting serius, tapi kalo ada yang ngajak boleh juga. Untuk EXIF memang tidak disertakan, compressed _save for web_di photoshop menghilangkan info EXIF. Maksud hati biar mudah diupload dan rekan SBI tidak terlalu sulit receive, langsung bisa dinikmati di layar monitor. Karena tujuannya identifikasi, tapi kalo perlu info teknis foto boleh juga, mungkin Kang Bas bisa pandu saya untuk compress image yang baik tanpa hilangkan EXIF. Setelah searching di internet, birdwatching yang paling ekonomis itu pake prosumer kamera yang dilengkapi zoom panjang dan IS. Tinggal tambahin aksesoris teleconverter sudah siap. Banyak birdwatcher yang pake SLR beralih ke prosumer super-zoom karena lebih ringan dan mendapat hasil yg cukup baik. Digiscoping juga tidak murah, meski blm nyoba tapi kayaknya repot juga bawa teropongnya. salam Rivo On 1/23/07, Karyadi Baskoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam > > Wah, senapannya ternyata S3IS... Ternyata mantap betul > tuh Image Stabilizernya.. Noisenya rendah sekali, > meski gambar yang satu agak blur, tapi noisenya tak > terasa. Eh, bukannya kalo pakai viewfinder malah lebih > mudah? Biasanya kalo membidik pakai LCD sering flare. > Tapi tak tau kalau punya Canon. > > Oh ya, kalau bisa sih, waktu olah digital EXIF nya > dipertahankan. Jadi supaya yang lain bisa melihat data > teknis, dan bisa untuk belajar.. > > Pro Mas Edho: kabar baik-baik dan masih seperti biasa > mas. Belum dapat buruan baru nih, belum bisa berburu > lagi. Baru saja musim ujian, maklum buruh :) > > Kang Bas > --- Rivo yubara <[EMAIL PROTECTED] <rivo.yubara%40gmail.com>> wrote: > > > Trinil Semak di persawahan Canggu Bali, Kalau > > rombongan terbang rendah > > berisik sekali. Warnanya yang abu-abu agak sulit > > keliatan di viewfinder > > kamera. > > > > Rivo > > > > __________________________________________________________ > The fish are biting. > Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing. > http://searchmarketing.yahoo.com/arp/sponsoredsearch_v2.php > ------------------------------ It's here! Your new message! Get new email alerts<http://us.rd.yahoo.com/evt=49938/*http://tools.search.yahoo.com/toolbar/features/mail/>with the free Yahoo! Toolbar.
