SIAPA PERNAH LIHAT BURUNG? Seorang pastor asing mempunyai hobby memelihara burung. Suatu pagi pastor mendapati burungnya dicuri orang. Pastor bermaksud bertanya ke umat pada misa berikutnya, siapa melihat pencuri burungnya? Supaya tak mencolok, pastor menyiapkan khotbah berthema "Jangan mencuri".
Di tengah-tengah khotbahnya, pastor bertanya ke umat: "Siapa menyimpan burung, harap berdiri". Maka seluruh jemaat laki-laki berdiri. Menyadari ada kesalahan komunikasi, pastor yang bahasa Indonesia-nya belum lancar itu buru-buru mengoreksinya: "Maksud saya ..... siapa pernah lihat burung?". Maka seluruh jemaat wanita berdiri. Pastor mulai bingung: "Eh oh eh, ..... yang ingin saya tanyakan, siapa pernah lihat burung yang bukan miliknya?". Maka separuh jemaat wanita berdiri. Pastor (panik): "Maaf, maaf ......maksud saya ....... siapa pernah lihat burung saya?". Maka semua anak altar berdiri.
