Salam Pak...

Menurut saya Rawa Jombor dan burung airnya juga enggak
bebas ancaman. Ada kalanya eceng gondok yang ada
dibersihkan atau dihambat pertumbuhannya dengan
disemprot herbisida. Perburuan burung juga sesekali
dijumpai. 

Semoga nantinya enggak cuma jadi bekas rawa deh.


--- Karyadi Baskoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Salam
> 
> Saya berharap Rawa Jombor masih akan bertahan terus,
> dengan tanaman airnya. Sayang kalau sampai rawa ini
> punah (karamba, rumah makan, eutrofikasi,
> pendangkalan)
> 
> Sebenarnya di semarang juga ada spot menarik, di
> tengah kampung, dekat kampus. Berupa rawa
> persawahan,
> yang banyak dihuni burung air, termasuk dikunjungi
> Sepatu teratai ini. jaraknya yang sangat dekat
> (hanya
> 10 menit dari rumah), menjadikan tempat istimewa
> (ngirit).
> 
> Namun sayang, gelombang kapitalisme sedikit demi
> sedikit menggempur rawa ini, menuju ambang
> kepunahan.
> Saat ini reklamasi kembali dilanjutkan, untuk real
> estate mewah. Mandar yang biasanya banyak bersarang
> mulai berkurang jumlahnya. Sepatu teratai juga tak
> singgah lagi, tak seperti tahun kemarin....
> 
> Sungguh sayang, disamping faunanya, secara geologi
> sebenarnya rawa ini menarik. Kalau melihat di Google
> Earth, nampak dahulunya ini adalah danau purba
> (7.03.53.46 S - 110.26.01.47 E), dengan outlet
> berupa
> sungai besar (7.06.00.20 S - 110.27.54.81 E), yang
> berujung masuk ke danau lain yang jauh lebih besar
> (sekarang sudah kering). 
> 
> Nampaknya dulu danau ini disumbat, dikurangi airnya,
> dijadikan rawa persawahan. Menurut cerita orang2 tua
> di kampung, dahulu orang biasa berperahu menyeberang
> danau untuk ke desa seberang. Sekarang sudah tidak
> ada
> satu pun budaya perahu di "dataran tinggi"
> tembalang.
> Sudah punah. Yang akan disusul punahnya lahan basah
> itu....
> 
> Nasibnya seperti Redjo Tangan.......
> 
> Kang Bas
> 
> --- imam rahman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Masih melalui teknik meng-captureĀ… 
> > 
> > Si merak air ini terbilang eksotisĀ… Pak MacKinon
> > bilang, dia pengunjung tetap yang jarang ke
> Sumatera
> > serta Pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di Bali
> > cuma
> > tercatat sekali. Di Rawa Jombor ini, tiap musim
> > migrasi kita bisa ketemu burung ini (insya
> allah)...
> 
> 
> 
>  
>
____________________________________________________________________________________
> Sucker-punch spam with award-winning protection. 
> Try the free Yahoo! Mail Beta.
>
http://advision.webevents.yahoo.com/mailbeta/features_spam.html
> 



 
____________________________________________________________________________________
Finding fabulous fares is fun.  
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel 
bargains.
http://farechase.yahoo.com/promo-generic-14795097

Kirim email ke