Salam,

OOT, menurut saya masalah lagu Indonesia raya ini seharusnya tidak menjadi
heboh dan hingar-bingar saat dirgahayu republik ini. Karena sudah dijelaskan
Peraturan Pemerintah no 44 tahun 1958. Mengenai sejarah lagu ini juga bukan
temuan baru, ahli sejarah sudah mengetahui teks, versi 3 stanza dan yang
lainnya, benar-benar bukan temuan yang baru.
Lalu kenapa jadi heboh? dugaan saya karena ketidak tahuan Roy Suryo dan
terlalu terburu-buru menyebarkan berita melalui konfrensi pers.

Rivo


On 8/19/07, WICAKSINI KALOPON <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Note: forwarded message attached.
>
> ------------------------------
> Be a better Heartthrob. Get better relationship answers
> <http://us.rd.yahoo.com/evt=48255/*http://answers.yahoo.com/dir/_ylc=X3oDMTI5MGx2aThyBF9TAzIxMTU1MDAzNTIEX3MDMzk2NTQ1MTAzBHNlYwNCQUJwaWxsYXJfTklfMzYwBHNsawNQcm9kdWN0X3F1ZXN0aW9uX3BhZ2U-?link=list&sid=396545433>from
> someone who knows.
> Yahoo! Answers - Check it out.
>
>  
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: "ROY KAIRUPAN" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Sat, 18 Aug 2007 06:54:41 +0700
> Subject: Fwd: [PERKI_Eropa_Anno1930] Fwd: INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: HM MEIER <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Aug 18, 2007 12:43 AM
> Subject: [PERKI_Eropa_Anno1930] Fwd: INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA
> To: [EMAIL PROTECTED],
> [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
>
>   ---------- Forwarded message ----------
> From: HM MEIER <[EMAIL PROTECTED] <hm.meier.groups%40gmail.com>>
> Date: Aug 18, 2007 12:43 AM
> Subject: INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA
> To: [EMAIL PROTECTED] <sman4jkt_76%40yahoogroups.com>,
> [EMAIL PROTECTED] <3pp2_sman4jkt_76%40yahoogroups.com>,
> [EMAIL PROTECTED] <Ex-I4-74-SMAN4JKT%40googlegroups.com>
>
> from Radio Nederland Berita list manager <[EMAIL 
> PROTECTED]<owner-berita%40rnw.nl>
> >
> date Aug 17, 2007 9:40 PM
> subject Warta Berita - Radio Nederland, 17 Agustus 2007
>
> Edisi ini diterbitkan pada:
>
> Jumat 17 Agustus 2007 14:40 UTC
>
> * INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA
>
> Intro: Lagu kebangsaan Indonesia Raya yang sekarang dikenal oleh siapa
> saja, sebenarnya sudah mengalami banyak perubahan dari aslinya,
> seperti semula digubah oleh penciptanya Wage Rudolf Soepratman.
> Perubahan itu bukan saja dilakukan oleh orang Indonesia sendiri,
> tetapi juga atas kehendak penguasa pendudukan Jepang. Berikut
> penjelasan Harry Kwee, anak pemimpin redaksi koran Sin Po yang pertama
> kali mengumumkan lagu ini.
>
> Harry Kwee [HK]: Saya Harry Kwee, putra pemimpin redaksi Sin Po, Kwee
> Keng Beng. Dan Sin Po adalah harian pertama yang menyebarluaskan lagu
> kebangsaan Indonesia Raya. Mengapa Sin Po? Karena Wage Rudolf
> Soepratman, pencipta lagu Indonesia Raya pada saat itu sedang ada
> Kongres Pemoeda di Batavia, Jakarta sekarang, di mana dilahirkan
> Soempah Pemoeda pada tanggal 28 Oktober 1928. Lagu Indonesia Raya itu
> terpilih sebagai lagu kebangsaan.
>
> Dan Sin Po adalah harian pertama yang berani memuat itu di dalam edisi
> Sin Po tanggal 28 Oktober. Salinan lagu yang pertama itu ada di saya,
> bukan aslinya, tapi salinan. Karena aslinya sampai sekarang orang
> tidak tahu ada di mana. Tapi salinan itu otentik dan juga dilakukan
> dengan tulisan tangan sendiri, oleh Wage Rudolf Soepratman, dan
> melodinya juga di situ, ada yang pertama.
>
> Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apa bedanya Pak versi yang pertama
> ini dengan versi yang diperdengarkan waktu tahun 1928 dan 1945?
>
> HK: Berbeda sekali. Setelah saya membaca ada penemuan itu, di Leiden,
> saya sudah mikir itu adalah di zaman Jepang. Tahun 1944. Dan mungkin
> di situ, perkataan "moelia moelia", karena naskah yang pertama tidak
> ada disebut perkataan merdeka. Jika betul-betul waktu 1928 sudah ada
> perkataan merdeka, pasti itu dilarang oleh Belanda.
>
> Malah hanya dengan perkataan "moelia-moelia" juga, sudah diawasi oleh
> PID, yaitu Politieke Inlichtingen Dienst, dinas yang mengontrol
> politik dan waktu lagu itu mau dinyanyikan pada saat setelah Sumpah
> Pemuda, naskahnya harus diperlihatkan dulu, kepada polisi Belanda yang
> bertugas di situ. Lalu dia menggeleng-geleng kepala, dia bilang ini
> tidak boleh dinyanyikan, lalu hanya diberi izin untuk diperdengarkan
> melodinya. Sumber-sumber lain ada yang mengatakan pada ayah saya, saya
> lupa orangnya siapa, pada saat itu Soepratman tidak membawa biola,
> lalu meminjam dari Ibu Soed.
>
> Sekarang yang menjadi diskusi apakah penemuan Roy Suryo di Leiden itu
> naskah yang mana? Saya menyelidiki berbagai sumber, itu adalah memang
> yang menurut saya waktu itu perkataan "moelia-moelia" diganti oleh
> Jepang menjadi merdeka-merdeka. Dan itu adalah memang propaganda
> Jepang untuk mempersiapkan Indonesia melawan kaum imperialis
> kolonialis. Karena Jepang sudah meresa bahwa mereka akan kalah perang.
>
> RNW: Jadi bedanya dengan teks awal adalah "moelia-moelia" diubah
> menjadi merdeka-merdeka. Ada perubahan lain?
>
> HK: Ada. Teks pertama itu bukan "Indonesia Raja moelia-moelia" tetapi
> "Indones moelia-moelia". Dan pada zaman Jepang malah ada panitia yang
> menyesuaikan lagu Indonesia Raya itu. Dan Indones diganti menjadi
> Indonesia. Saya kira di waktu zaman Jepang itu ada banyak
> perubahan-perubahan dalam kata-katanya.
>
> RNW: Sebenarnya Wage Rudolf Soepratman ini dapat ilham dari mana pak
> untuk menggubah Indonesia Raya?
>
> Jawaban menarik Harry Kwee bisa anda dengar pada situs web kami :
> http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/indonesia_raya070817
>
>
>
>

Kirim email ke