Stuju Mas Rivo! saya sndiri sudah pernah mengunduh Indonesia Raya yg diheboh2kan itu di YouTube beberapa tahun yang lalu.
Peace Goby On 8/20/07, Rivo yubara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam, > > OOT, menurut saya masalah lagu Indonesia raya ini seharusnya tidak menjadi > heboh dan hingar-bingar saat dirgahayu republik ini. Karena sudah dijelaskan > Peraturan Pemerintah no 44 tahun 1958. Mengenai sejarah lagu ini juga bukan > temuan baru, ahli sejarah sudah mengetahui teks, versi 3 stanza dan yang > lainnya, benar-benar bukan temuan yang baru. > Lalu kenapa jadi heboh? dugaan saya karena ketidak tahuan Roy Suryo dan > terlalu terburu-buru menyebarkan berita melalui konfrensi pers. > > Rivo > > > On 8/19/07, WICAKSINI KALOPON <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > > Note: forwarded message attached. > > ------------------------------ > > Be a better Heartthrob. Get better relationship answers > > <http://us.rd.yahoo.com/evt=48255/*http://answers.yahoo.com/dir/_ylc=X3oDMTI5MGx2aThyBF9TAzIxMTU1MDAzNTIEX3MDMzk2NTQ1MTAzBHNlYwNCQUJwaWxsYXJfTklfMzYwBHNsawNQcm9kdWN0X3F1ZXN0aW9uX3BhZ2U-?link=list&sid=396545433>from > > someone who knows. > > Yahoo! Answers - Check it out. > > > > > > ---------- Forwarded message ---------- > > From: "ROY KAIRUPAN" <[EMAIL PROTECTED]> > > To: [EMAIL PROTECTED] > > Date: Sat, 18 Aug 2007 06:54:41 +0700 > > Subject: Fwd: [PERKI_Eropa_Anno1930] Fwd: INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA > > > > > > ---------- Forwarded message ---------- > > From: HM MEIER <[EMAIL PROTECTED]> > > Date: Aug 18, 2007 12:43 AM > > Subject: [PERKI_Eropa_Anno1930] Fwd: INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA > > To: [EMAIL PROTECTED] , > > [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] > > > > ---------- Forwarded message ---------- > > From: HM MEIER <[EMAIL PROTECTED] <hm.meier.groups%40gmail.com>> > > Date: Aug 18, 2007 12:43 AM > > Subject: INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA > > To: [EMAIL PROTECTED] <sman4jkt_76%40yahoogroups.com>, > > [EMAIL PROTECTED] <3pp2_sman4jkt_76%40yahoogroups.com>, > > [EMAIL PROTECTED]<Ex-I4-74-SMAN4JKT%40googlegroups.com> > > > > from Radio Nederland Berita list manager <[EMAIL > > PROTECTED]<owner-berita%40rnw.nl> > > > > > date Aug 17, 2007 9:40 PM > > subject Warta Berita - Radio Nederland, 17 Agustus 2007 > > > > Edisi ini diterbitkan pada: > > > > Jumat 17 Agustus 2007 14:40 UTC > > > > * INDONESIA RAYA DAN SEJARAHNYA > > > > Intro: Lagu kebangsaan Indonesia Raya yang sekarang dikenal oleh siapa > > saja, sebenarnya sudah mengalami banyak perubahan dari aslinya, > > seperti semula digubah oleh penciptanya Wage Rudolf Soepratman. > > Perubahan itu bukan saja dilakukan oleh orang Indonesia sendiri, > > tetapi juga atas kehendak penguasa pendudukan Jepang. Berikut > > penjelasan Harry Kwee, anak pemimpin redaksi koran Sin Po yang pertama > > kali mengumumkan lagu ini. > > > > Harry Kwee [HK]: Saya Harry Kwee, putra pemimpin redaksi Sin Po, Kwee > > Keng Beng. Dan Sin Po adalah harian pertama yang menyebarluaskan lagu > > kebangsaan Indonesia Raya. Mengapa Sin Po? Karena Wage Rudolf > > Soepratman, pencipta lagu Indonesia Raya pada saat itu sedang ada > > Kongres Pemoeda di Batavia, Jakarta sekarang, di mana dilahirkan > > Soempah Pemoeda pada tanggal 28 Oktober 1928. Lagu Indonesia Raya itu > > terpilih sebagai lagu kebangsaan. > > > > Dan Sin Po adalah harian pertama yang berani memuat itu di dalam edisi > > Sin Po tanggal 28 Oktober. Salinan lagu yang pertama itu ada di saya, > > bukan aslinya, tapi salinan. Karena aslinya sampai sekarang orang > > tidak tahu ada di mana. Tapi salinan itu otentik dan juga dilakukan > > dengan tulisan tangan sendiri, oleh Wage Rudolf Soepratman, dan > > melodinya juga di situ, ada yang pertama. > > > > Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Apa bedanya Pak versi yang pertama > > ini dengan versi yang diperdengarkan waktu tahun 1928 dan 1945? > > > > HK: Berbeda sekali. Setelah saya membaca ada penemuan itu, di Leiden, > > saya sudah mikir itu adalah di zaman Jepang. Tahun 1944. Dan mungkin > > di situ, perkataan "moelia moelia", karena naskah yang pertama tidak > > ada disebut perkataan merdeka. Jika betul-betul waktu 1928 sudah ada > > perkataan merdeka, pasti itu dilarang oleh Belanda. > > > > Malah hanya dengan perkataan "moelia-moelia" juga, sudah diawasi oleh > > PID, yaitu Politieke Inlichtingen Dienst, dinas yang mengontrol > > politik dan waktu lagu itu mau dinyanyikan pada saat setelah Sumpah > > Pemuda, naskahnya harus diperlihatkan dulu, kepada polisi Belanda yang > > bertugas di situ. Lalu dia menggeleng-geleng kepala, dia bilang ini > > tidak boleh dinyanyikan, lalu hanya diberi izin untuk diperdengarkan > > melodinya. Sumber-sumber lain ada yang mengatakan pada ayah saya, saya > > lupa orangnya siapa, pada saat itu Soepratman tidak membawa biola, > > lalu meminjam dari Ibu Soed. > > > > Sekarang yang menjadi diskusi apakah penemuan Roy Suryo di Leiden itu > > naskah yang mana? Saya menyelidiki berbagai sumber, itu adalah memang > > yang menurut saya waktu itu perkataan "moelia-moelia" diganti oleh > > Jepang menjadi merdeka-merdeka. Dan itu adalah memang propaganda > > Jepang untuk mempersiapkan Indonesia melawan kaum imperialis > > kolonialis. Karena Jepang sudah meresa bahwa mereka akan kalah perang. > > > > RNW: Jadi bedanya dengan teks awal adalah "moelia-moelia" diubah > > menjadi merdeka-merdeka. Ada perubahan lain? > > > > HK: Ada. Teks pertama itu bukan "Indonesia Raja moelia-moelia" tetapi > > "Indones moelia-moelia". Dan pada zaman Jepang malah ada panitia yang > > menyesuaikan lagu Indonesia Raya itu. Dan Indones diganti menjadi > > Indonesia. Saya kira di waktu zaman Jepang itu ada banyak > > perubahan-perubahan dalam kata-katanya. > > > > RNW: Sebenarnya Wage Rudolf Soepratman ini dapat ilham dari mana pak > > untuk menggubah Indonesia Raya? > > > > Jawaban menarik Harry Kwee bisa anda dengar pada situs web kami : > > http://www.ranesi.nl/arsipaktua/indonesia060905/indonesia_raya070817 > > > > > > > > > >
