FYI - Dear All,
  PHKA dan Wetlands Int'l-IP pada 13-14 Mei kemarin mengadakan Lokakarya 
“Pengembangan Kemitraan Nasional Pengelolaan Burung-air Bermigrasi dan 
Habitatnya secara Berkelanjutan”. Lokakarya yang dilaksanakan di Hotel Mirah, 
Bogor, dihadiri oleh 55 peserta dan merupakan perwakilan dari Institusi 
Pemerintah, Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian, Lembaga Swadaya Masyarakat 
dan Praktisi dari 9 propinsi ini  mengeluarkan kesimpulan dan rekomendasi 
(masih berupa draft) al.:
   
   The  East Asian – Australasian Flyway Partnership sebagai  wahana untuk 
kerjasama perlindungan burung air migran di jalur  terbang Asia – Pasifik;
  
   Indonesia  telah menjadi pelopor dan anggota Partnership  dengan segala 
kewajiban dan peluangnya sejak inisiatif tersebut  diluncurkan pada tahun 2006;
  
   Telah  banyak kegiatan terkait dengan pengelolaan burung air migran di  
Indonesia, terutama pada tingkat lokasi/site;
  
   Terdapat  pemahaman yang masih beragam mengenai pengertian dan peran burung  
air migran dan habitatnya;
  
   Pemerintah  Daerah merupakan stakeholder  penting  dalam pengelolaan burung 
air migran dan habitatnya;
  
   Terdapat  kebutuhan untuk mengkaitkan pelestarian burung air migran dengan  
berbagai isu pembangunan berkelanjutan, baik dari sisi keterpaduan  dan 
koordinasi kegiatan maupun kecenderungan pendanaan;
  
   Masih  diperlukan upaya untuk mengembangkan  kapasitas dan meningkatkan  
komunikasi, pendidikan dan penyadartahuan publik mengenai arti  penting 
pelestarian burung air migran dan habitatnya.
 
  
 
 
   Mengkaitkan  isu pengelolaan burung air migran kedalam kegiatan ”Komisi  
Nasional Lahan Basah”;
  
   Pembentukan  kelompok kerja informal terkait dengan isu pengelolaan burung 
air  migran di Indonesia, dengan mengacu pada kelompok kerja Partnership;
  
   Penyusunan  laporan negara mengenai kemajuan kegiatan pengelolaan burung air 
 migran di Indonesia dengan mengacu kepada data dan informasi yang  diberikan 
oleh peserta Lokakarya;
  
   Mendorong  pengumpulan data dan informasi mengenai populasi burung air 
migran  dan habitatnya dengan memanfaatkan mekanisme sensus yang tersedia  
(misalnya Asian Waterbirds Census dan Monitoring Burung Pantai),  dan 
mengembangkan Data Base dari informasi yang telah tersedia;
  
   Melakukan  koordinasi serta menyediakan data dan informasi yang diperlukan 
oleh  Pemerintah Daerah terkait dengan proses pembangunan dan pengkajian  
dampaknya bagi burung air migran;
  
   Mendorong  penggunaan aturan penangkapan dan pencincinan baku dalam berbagai 
 kegiatan terkait dengan penangkapan burung air migran di Indonesia;
  
   Menyusun  rencana kegiatan pelatihan terkait dengan surveilans flu burung  
(dengan penekanan pada mekanisme identifikasi dan pelaporan kematian  burung  
liar, baik  in-situ  maupun  ex-situ)  bagi petugas Departemen Kehutanan di 
daerah;
  
   Melakukan  pengusulan lokasi baru yang memenuhi syarat sebagai lokasi 
jaringan  kerja Partnership,  dengan melibatkan Pemerintah Daerah, Perguruan 
Tinggi dan LSM;
  
   Melakukan  kegiatan sosialisasi berlanjut pada tingkat daerah terkait  
kepentingan burung air migran dan lokasi penting yang disinggahinya.    
 
 
 
Untuk informasi lebih lanjut, maupun hasil final dari lokakarya bisa 
menghubungi Ferry Hasudungan di <[EMAIL PROTECTED]> atau klik di 
http://www.wetlands.or.id/  
  Di bawah adalah jadwal lokakarya.  
  Semoga bermanfaat.


Salam,
Dwi M  
 
 LOKAKARYA
 Pengembangan Kemitraan Nasional  
 Pengelolaan Burung-air bermigrasi dan habitatnya secara berkelanjutan  
 Bogor, 13 – 14 Mei 2008
 
 
 Hari 1, Selasa – 13 Mei
              Waktu 
          Kegiatan
              08.30    – 09.00
          Registrasi    Peserta
              09.00    – 09.15
          Pembukaan:        
    
   Sambutan     Dirjen PHKA, sekaligus membuka acara (Direktur KKH - Dr. Tonny 
R.     Soehartono)
    
              09.15    – 10.00
          Keynotes    speakers:
    
   EAST     ASIAN – AUSTRALASIAN FLYWAY PARTNERSHIP,     keikutsertaan     
Indonesia & kebutuhan penanganannya (Dr. Tonny R. Soehartono,     PHKA)
     
   Flyway     Partnership (Warren     Lee Long, WI Oceania)
    
              10.00    – 10.15
          Break        
              10.15    – 12.00
          Presentasi    Nasional:
    
   Asian     Waterbird Census (Ferry     Hasudungan, WI-IP)
     
   Burung     Migran & Flu Burung (M.     Indrawan, IdOU)
     
   Indonesian     Bird Banding Scheme (Wilson     Novarino, IBBS)
    
    Diskusi/tanya-jawab
              12.00    – 13.00
          ISHOMA
              13.00    – 14.30
          Presentasi    Daerah I:     
    
   Pemerintah     Daerah (DKI)
     
   Pemerintah     Daerah – Propinsi Banten
     
   Sumatera     Utara (BKSDA     & Hasri Abdillah, Yayasan Akasia/SRI)
     
   Jambi     (BKSDA     Jambi & Iwan Febrianto, WCS)
     
   Sumatera     Selatan (TN     Sembilang & Muhammad Iqbal, KPB SoS)
    
    Diskusi/tanya-jawab
              14.30    – 14.45
          BREAK
              14.45    – 16.15
          Presentasi    Daerah II:
    
   Jawa     Barat (BBKSDA Jabar),      
     
   Jatim     (Iwan Febrianto, Anak Burung)
     
   Bali     (Ir. Istanto, BKSDA Bali),
     
   Wasur     - Papua (BTN Wasur)
    
    Diskusi/tanya-jawab
              16.15    – 17.00
          Penjelasan    & Persiapan Diskusi Kelompok
    
    
        
 
 Hari 2, Rabu – 14 Mei
              Waktu 
          Kegiatan
              09.00    – 09.30
          Review    Hari Pertama, serta pembagian kelompok diskusi.
              09.30    – 12.00
          Diskusi    Kelompok
    
    
              12.00    – 13.00
          ISHOMA
              13.00    – 15.00
          Lanjutan    Diskusi Kelompok
              15.00    – 15.15
          Break
              15.15    – 16.00
          Presentasi    Kelompok     (masing-masing perwakilan kelompok)
              16.00    – 16.45
          Diskusi    Umum    (Draft hasil serta rekomendasi)
    
    
              16.45    -
          Penutupan
         
 
       

Kirim email ke