Salam
Bu Dewi, Mas Wishnu, Bang Firman, dan rekan semua..
Sebenarnya masalah Himalayan Griffon ini sudah dipublikasi di Forktail. Yang
belum punya bisa diunduh disini juga:
http://www.thairaptorgroup.com/TRG///modules.php?name=Forums&file=download&id=3203
Memang pada artikel itu ditulis, keberadaan H. Griffon di Indonesia masih
"anecdotal" namun juga optimis kalau sangat mungkin sudah ada di Indonesia.
Secara logika juga masuk, Semenanjung Malaysia kan posisinya separuh di
seberang Sumatera.
Dalam artikel itu juga masih mengacu pada individu captive di Pulau Bintan.
Namun kisah mendapatnya agak berbeda dengan cerita rekan Dwi. Saya pikir,
"perjumpaan" terkini, berbeda dengan data yang dipakai di Forktail.
Memang, sumber-sumber lisan tidak bisa langsung dipercaya. Masih diperlukan
pembuktian yang lebih ilmiah. Silahkan saja rekan yang ada di kawasan sana
untuk mengamati lebih seksama. Saya pribadi sih cenderung yakin kalau jenis ini
sudah masuk dalam daftar burung Indonesia.
KB
--- On Fri, 11/14/08, Dewi Prawiradilaga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Menarik informasi nya. Kalau punya info lengkap, sebaiknya kronologis dan
pengamatan rincinya ditulis untuk dipublikasi. Fotonya kan juga ada. Sekitar
sepuluh tahun lalu, salah satu mahasiswa UNPAD bimbingan saya ingin meneliti
'vulture' di p. Madura. Karena menurut informasi yang dia dapatkan, ada di
sana. Berhubung terlalu berisiko tinggi kalau untuk skripsi, maka saya tidak
mendukung dan menyarankan untuk penelitian elang jawa saja. Saya hanya
menyarankan untuk menelusuri nanti setelah skripisi selesai.
Kalau perlu bantuan untuk penulisan, silahkan memberitahu saja.
salam,
Dewi P