Mas Punhu, Sebenarnya ini Mas atau Mbak ya? soalnya saya tidak melihat nama aslinya dalam email ini. :p
Terima kasih telah berbagi informasi perjumpaan Julang Sumba nya dari hasil ekpedisi ke pulau Sumba. Julang Sumba (Rhyticeros everetti), beberapa penduduk asli menyebutnya sebagai nggoanggali atau nggoangoka, merupakan jenis rangkong endemik untuk Pulau Sumba, oleh karena itu dengan sebaran yang sangat terbatas menjadikan populasinya sangat rentan, di tambah dengan hilangnya habitat yang memang memiliki karakteristik terpencar dalam petak-petak hutan yang umumnya hanya terdapat di bentang alam menjorok ke lembah yang sempit dimana sungai umumnya berada. Memang betul fenomena yang Mas Pundu liat, kebiasaan penduduk lokal untuk membakar padang rumput di sekitar hutan juga memang ikut andil dalam memberikan tekanan habitatnya. Dengan kondisi seperti ini, oleh IUCN Julang Sumba di masukan kedalam species burung yang Rentan (Vulnerable) terhadap kepunahan. Berdasarkan informasi yang berhasil kami kumpulkan, sampai saat ini penelitian ilmiah yang telah di publikasikan di berbagai jurnal ilmiah untuk Julang Sumba sangatlah minim, kurang dari 5 penelitian yang pernah di lakukan (jika rekan-rekan mempunyai informasi penelitian ilmiah terkini untuk jenis ini mungkin bisa berbagi untuk perbaharuan datanya). Dengan keterbatasan informasi tersebut memang akan sulit untuk merencanakan aksi konservasi Julang Sumba supaya. Berdasarkan fenomena ini lah, kami dari RIRI berinisiatif untuk mengumpulkan informasi perjumpaan rangkong dari berbagai pihak, seperti perjumpaan dengan Julang Sumba yang Mas/Mbak Punhu alami. Oleh karena itu kami mengajak Mas Punhul untuk bersedia berbagi informasi perjumpaannya lebih lengkapnya, atau mungkin kawan-kawan di KPB Prenjak - HIMAKOVA memiliki informasi yang lain mengenai rangkong? Silahkan pergunakan halaman Rangkongku - http://rangkongs.co.cc/rangkongku/, di halaman ini selain perjumpaan rangkong di alam, juga perjumpaan ancaman rangkong dari perburuan atau mungkin nilai budaya dari rangkong?. Demikian Mas/Mbak Punhu, terima kasih atas appresiasinya dan kami tunggu untuk berbagi informasi tentang rangkongnya...... Yoki RIRI Team 2010/1/12 Punhu Of Baluchistan <[email protected]> > > > kami dari kelompok pemerhati burung (KPB) "Perenjak", badan semi otonom > dalam himpunan mahasiswa konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata > (HIMAKOVA),, ingin berbagi cerita... > ngomong-ngomong tentang rangkong,julang, dan enggang...kami pada bulan > agustus yang lalu telah melakukan ekspedisi di SUMBA NTT,, dan di sana kami > bertemu Julang Sumba (Ricticeros everetii-kalw tidak salah begitu nama > latinnya he he),, dilihat dari segi pandangan kami burung ini terancam > welfarenya/kesejahteraannya karena kerusakan habitat (kebakaran > hutan)...jadi mohon ada concern dari RIRI untuk si burung julang > ini...karena kami masih dalam keterbatasan...mohon juga untuk teman burung > yang lain > > >
