Precedence: bulk
AUSTRALIA UBAH SIKAP SOAL TIMOR TIMUR
JAKARTA (MateBEAN, 15/1/99), Pemerintah Australia mengubah sikap
politik mereka tentang status politik Timor Timur. Kendati perubahan sikap
itu dinyatakan dengan sangat hati-hati, pemerintah Australia mendukung
penentuan nasib sendiri bekas koloni Portugis itu untuk jangka panjang.
"Saya berpendapat bahwa prospek jangka panjang akan rekonsiliasi di
Timor Timur paling baik terwujud lewat pengadaan suatu tindakan penentuan
nasib sendiri di masa depan, setelah periode otonomi yang cukup," ujar
Alexander Downer, Menteri Luar Negeri Australia, Rabu (13/1) lalu.
Australia mengakui kedaulatan Indonesia atas Timor Timur tahun
1980-an setelah dicapai pembagian wilayah eksplorasi minyak di Celah Timor.
Mereka memang diuntungkan dalam pembagian wilayah itu karena memiliki
wilayah yang lebih luas kendati sebenarnya wilayah itu masuk dalam wilayah
Timor Timur yang dikuasai Indonesia.
Sikap Indonesia ini, yang menyerahkan wilayah eksplorasi minyak
untuk Australia, dianggap bujukan agar Australia mau mengakui integrasi
Timor Timur. Australia pun akhirnya menjadi negara pertama yang mengakui
integrasi itu.
Kendati secara hati-hati mendukung penentuan nasib sendiri, Downer
masih mengakui kedaulatan Indonesia terhadap Timor Timur untuk saat ini.
Menurut Downer, sifat pengaturan untuk otonomi dan bentuk tindakan penentuan
nasib sendiri merupakan masalah pokok untuk pihak-pihak yang terlibat, namun
Australia terus mendesak rakyat Timor Timur untuk secara langsung terlibat
dalam pembahasan masa depan mereka untuk membangun suasana saling percaya.
"Australia akan dengan sendirinya menerima hasil perundingan antara
rakyat Timor Timur dan Jakarta," tambah Downer.
Perdana Menteri Australia, John Howard telah menulis surat pada
Presiden Habibie tentang perubahan sikap Pemerintah Australia itu tentang
masa depan Timor Timur. Australia, menurut Downer, juga telah mendesak
Pemerintah Indonesia untuk melibatkan pemimpin-pemimpin Timor Timur termasuk
Xanana Gusmao dalam proses perundingan langsung.
"Australia juga mendukung pembebasan Xanana Gusmao," ujar Downer.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html