Precedence: bulk
TAK BEROTAK (2)
Di sebuah pusat perbelanjaan terkenal di New York, sebuah toko benda-benda
antik prestisius menjual tempurung kepala sejumlah tokoh terkenal yang telah
diawetkan. Seorang kolektor benda antik tertarik untuk membeli koleksi
tempurung kepala itu. Kebetulan tersisa tiga tempurung kepala, yakni milik
Jenderal McArthur, milik Jenderal Rommel, dan satu lagi milik seorang
jenderal asal Indonesia.
Mulai lah si kolektor menawar. Tempurung kepala milik Jenderal McArthur
dihargai satu juta dolar AS. Tempurung kepala milik Jenderal Rommel dihargai
satu setengah juta dolar AS. Tiba pada tempurung kepala milik Jenderal asal
Indonesia, kolektor tersebut dikagetkan dengan jawaban si pemilik toko.
"Maaf, Sir. Khusus yang satu ini, tempurung kepala milik seorang
Jenderal Indonesia harganya mahal sekali, mencapai 20 juta dolar AS," ucap
si pemilik toko dengan mimik serius.
"Tempurung kepala ini lain daripada yang lain," lanjut si pemilik toko.
"Istimewanya di mana?" tanya si kolektor penasaran.
"Karena tempurung kepala ini nggak ada isinya alias tak berotak," jawab si
empunya toko antik masih dengan mimik serius.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html