Precedence: bulk


Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/xp
Xpos, No 12/II/4-11 April 99
------------------------------

Kepada Yth, 
Mas Adi Sasono,
Di rumah.

Assalamu' alaikum.

Saya sekeluarga sehat wal'afiat dan semoga Mas Adi sekeluarga demikian
adanya serta senatiasa mendapatkan hidayahnya.

Keadaan politik terakhir ini perkembangannya sangat cepat sekali dan karena
kesibukan Mas Adi, saya melaporkan hal-hal sebagai berikut sebagai tindak
lanjut pembicaraan kita di Tanah Suci.

1. Untuk KPU saya sudah menggolkan Umar Husein masuk mewakili PDR. Saya
pribadi ingin agar Mas Adi memperhatikan Umar Husein sebagai kader.
Selebihnya peran Pak Syarwan yang selalu membantu juga layak untuk kita beri
pujian soalnya kita kemarin sudah 'last minute' lho mas.

2. Guna kelancaran pencalonan Bapak Habibie untuk Presiden mendatang, saya
sudah melakukan langkah-langkah sebagai berikut.

a) Saya sudah koordinasi dengan Bang Hariman Siregar untuk mengidentifikasi
kekuatan-kekuatan yang mungkin bisa kita rangkul dan juga kekuatan-kekuatan
yang melawan. Hariman juga sudah koordinasi dengan Fanny dan sudah
memerintahkan Bursah untuk melakukan operasi mendukung Pak Habibie lewat
GPRI. Bursah akan meloby elite tentara supaya menerima kombinasi
sipil-militer dengan mendorong isu duet Presiden Habibie-Pak Wiranto
(tentara ini kalo nggak diakalin emang susah). Sedikit ganjalan hanya dari
dua Colis (Muzaki Colis dan Noorcholis/gepeng) yang tidak bisa kompromi dan
anti Habibie. Muzaki Colis ini binaan lama Tutut-Hartono sedang Noorcholis
ini tangannya Arifin Panigoro. Hariman juga sudah memerintahkan Kastorius
Sinaga untuk menjaga Tim 11 bersama Bang Buyung serta aktif melakukan
pemantauan terhadap Pemantau Pemilu. Ini penting mengingat ada gerakan
Arifin Panigoro dan kawan kawannya yang akan menggunakan Pemantau Pemilu
untuk menghantam hasil Pemilu 1999 nanti. Hariman juga nitip pesan supaya
Mas Adi menekan Akbar Tanjung kenapa Golkar mengeluarkan 5 (lima) calon
seharusnya kan calon tunggal.

b) Di PDR sendiri kami cukup solid, hanya ada sedikit ganjelan dari Jumhur
dan Eggy Sujana. Saya mohon agar Mas Adi memanggil mereka dan menyampaikan
agar mereka ada di bawah komando saya. Sedang Radhar Tribaskoro dan Iwan
Basri mohon bisa difungsikan di Depkop. Kami juga sudah mengontak seluruh
PDR agar tiga bulan menjelang Pemilu mereka mengarahkan anggota-anggota dan
binaannya untuk di bawah komando PDR dan kita akan segera mobilisasi untuk
mempertahankan Pak Habibie. Pak Burhanudin juga sangat bagus kerjanya oleh
karena itu mohon bantuan pendanaan untuk operasi ini.

c) Untuk alumni ITB, saya minta mas Cacuk (Sudarijanto) menginstruksikan ke
Yusman agar meredam alumni ITB mantan DM 78 yang saat ini sangat mobil
melawan Pak Habibie mereka itu ada dua kelompok yaitu Kelompok 234
(markasnya di Mampang Prapatan) dan dikendalikan oleh Zulkarnaen serta
Meilono (Soewondo). Sedang satunya adalah kelompok Heri Achmadi dan Rizal
Ramli. Kedua kelompok ini saling berantem satu sama lain. Saya sedang cari
cara untuk memecah mereka, akhir Maret ini mereka akan kampanye di Inggris
lewat seminar dan mereka akan buat opini internasional yang kira-kira hasil
seminar itu akan menyimpulkan Habibie tidak kredibel.

d) Saya dapat informasi bahwa penyadap telepon Pak Habibie dan Pak Ghalib
dilakukan oleh intelijen yang kemudian menjualnya kepada Arifin Panigoro dan
Sofyan Wanandi. Kabarnya masing-masing keluar Rp1 milyar. Saya sendiri masih
melacak siapa intelijen itu dan kepentingannya apa, saya dibantu oleh Pak
Madani.      

3. Mengenai sikap Mas Amin akhir-akhir ini saya juga prihatin. Saya sudah
minta tolong sama Pak Abdillah Toha untuk memberi pengertian Mas Amin tapi
kayaknya Nasrudin Madjid menghalang-halangi terus. Rasyid sampaikan ke saya,
Nasrudin itu orangnya hanya butuh duit saja. Saya minta pendapat Mas Adi
tentang hal ini supaya langkah-langkah Mas Amin bisa seirama lagi dengan
kita. Saya juga denger kabar kalo Mas Amin naik haji bersama Arifin
Panigoro, khabarnya Meilono naik haji juga. Mereka lolos kena cekal karena
dibantu Wiranto, apa benar khabar ini?

4. Tentang kasusnya Bang Kivlan (Mayjen Kivlan Zein), saya beri input ke
beliau supaya mendatangi Gus Dur. Bang Kivlan ini memang susah-susah
gampang. Beliau itu cerdas dan kepemimpinannya juga bagus, tapi satu
kelemahannya yaitu uang. Saya bilang sebenarnya Gus Dur itu orangnya penakut
jadi sebaiknya didatangi dan ditanyai apa maunya. Sekali-kali kayaknya kita
perlu ngerjain Gus Dur lho mas, soalnya kita sudah dikerjain terus sama dia.

Sekian dulu laporan dari saya, mohon Mas Adi bisa mengatur waktu yang luang
untuk kita bisa saling tukar pikiran secara lebih serius sekaligus
koordiansi mengingat perkembangan politik yang cepat sekali.

Wassalamua'alaikum Wr Wb
Syahganda N. (*)

---------------------------------------------
Berlangganan mailing list XPOS secara teratur
Kirimkan alamat e-mail Anda
Dan berminat berlangganan hardcopy XPOS
Kirimkan nama dan alamat lengkap Anda
ke: [EMAIL PROTECTED]


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke