Precedence: bulk
GEREJA LIQUISA DILEMPARI GRANAT
LIQUISA (MateBEAN, 7/4/99), Kelompok Besi Marah Putih didukung pasukan
gabungan ABRI meneruskan serangannya terhadap kelompok pro-kemerdekaan. Pada
sekitar pukul 16.00 WITA Selasa (6/4) sore kemarin, mereka mengepung Gereja
Liquisa yang dituduh jadi sarang persembunyian anggota Falintil.
Dalam aksi pengepungan tersebut, mereka melemparkan beberapa buah granat ke
dalam gereja hingga mengakibatkan 50 orang pengungsi meninggal di tempat.
Dari ke-50 orang korban yang meninggal itu, 5 orang di antaranya ditembak di
kediaman Pastor Paroki Liquisa, Pastor Rafael Dos Santos.
MateBEAN belum berhasil mendapatkan nama ke-45 orang korban lainnya, meski
telah mendapat korfirmasi dari pastor Paroki Liquisa. Saluran telepon ke
pasturan Liquisa sejak siang hari telah diputus pihak aparat keamanan.
Sementara para pengungsi lainnya yang sejak 5 april 1999 mencari
perlindungan di Gereja Liquisa untuk menghindari serangan Besi Merah Putih
dan pasukan gabungan ABRI dari kesatuan Kodim 1638 Liquisa, BTT 143 dan
Koramil Maubara dan Liquisa, saat ini telah tercerai-berai.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html