Precedence: bulk


CNRT BERIKAN PERNYATAAN SIKAP ATAS TRAGEDI LIQUICA

        DILI (MateBEAN, 10/4/99) Comissao Politica Nacional (CPN) Komisi 
Politik Nasional, Conselho Nacional da Resistencia Timorense (CNRT), Rabu 
(7/4) memberikan pernyataan sikap atas tragedi yang terjadi Liquica. Menurut 
CNRT, tragedi Liquica itu dilakukan paramiliter bekerja sama dengan ABRI.

        Pernyataan sikap CNRT sebanyak 2 halaman folio itu dikirimkan kepada 
pers termasuk pada  MateBEAN, Kamis (8/4) sekitar pukul 17.00 WITA dan 
ditandatangani Koordinator KPN-CNRT, Leandro Isaac.

        KPN-CNRT sangat menyesalkan terjadinya tragedi Liquica karena (1) 
Peristiwa itu terjadi di tempat sakral (Gereja) dan sangat dihormati oleh umat 
Katolik, (2) tindakan penembakan dan perlakuan yang tidak manusiawi terhadap 
penduduk sipil, (3) tragedi itu telah menelan banyak korban di pihak rakyat 
yang tidak berdosa dan (4) tragedi tersebut telah menimbulkan ketidak-nyamanan
kehidupan masyarakat sehari-hari dan menimbulkan pengungsian besar-besaran.

        Sehubungan dengan tragedi itu, KPN-CNRT mendesak Pemerintah Indonesia
untuk bertanggungjawab terhadap tragedi yang telah menelan banyak korban rakyat
kecil, mendesak Panglima ABRI untuk segera melucuti senjata dari penduduk sipil
yang dipersenjatai dan didukung oleh ABRI serta meminta kepada Presiden Republik
Indonesia untuk membentuk Dewan Kehormatan Militer (DKM) guna segera mengusut
secara tuntas semua aparat militer dan sipil yang terlibat dalam Tragedi
Liquica.

        KPN-CNRT juga mendesak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk menekan 
Pemerintah Indonesia menghentikan segala tindak kekerasan yang dilakukan 
terhadap rakyat Timor Leste dan segera menarik seluruh pasukan ABRI dari 
Timor Leste sebagai implementasi Resolusi-Resolusi PBB.

        Perserikatan Bangsa-Bangsa juga diminta agar segera mengirim satu 
komisi untuk mengawasi situasi keamanan di Timor Leste yang sangat mencekam dan 
tertekan serta membentuk team independen dalam rangka mengusut secara tuntas 
Tragedi Liquica.

        KPN-CNRT bahkan mendesak Komunitas Internasional untuk menekan
Pemerintah Indonesia menghentikan segera segala bentuk kekerasan dan kejahatan
terhadap rakyat Timor Leste dan masyarakat Indonesia harus menuntut Pemerintah
Indonesia untuk segera mengakiri kejahatan historis produk Orde Baru terhadap
rakyat Timor Leste sehingga rakyat Indonesia tidak dijadikan obyek konflik di
antara negara-negara besar di dunia. 

        KPN-CNRT mengharapkan tanggapan serius dari Pemerintah Indonesia, PBB
dan komunitas internasional atas Tragedi Liquica sebagai wujud moralitas politik
dunia terhadap perjuangan rakyat Timor Leste.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

Kirim email ke