Precedence: bulk
MENTERI KEHAKIMAN MULADI TAK PAHAMI SITUASI TIMOR TIMUR
JAKARTA (MateBEAN, 13/4/1999) Menteri Kehakiman RI, Prof .Dr. Muladi
dinilai tak proporsional karena yang bersangkutan dinilai tidak memahami
situasi Timor Timur saat ini. Saran agar Pemerintah (sipil) membentuk tim
khusus untuk memonitor situasi di Timor Timur dikatakan Amien Rais, Minggu
(11/4/199). Amien menduga Pemerintah tak memahami situasi sebenarnya di
Timor Timur dan hanya percaya pada laporan para petinggi TNI.
Muladi memang pejabat yang paling marah dengan pernyataan Xanana
Gusmao, Presiden CNRT, Dewan Nasional Perlawanan Rakyat Timor, tentang
himbuannya agar rakyat Timor Timur mempertahankan diri dari ancaman, teror
dan pembunuhan yang dilakukan oleh para milisi Timor Timur yang
dipersenjatai TNI.
Para milisi itu bersenjatakan M-16 (senapan serbu buatan Amerika
Serikat), G-3 (senapan buatan Italia), AK-47 (senapan serbu buatan Rusia)
dan senapan rakitan sendiri dengan suplai amunisi dari TNI. Para milisi ini
juga dilatih menembak dan beladiri oleh satuan-satuan TNI.
Muladi mengatakan Xanana harus mencabut pernyataan perangnya minggu
depan atau ia akan dikembalikan ke penjara Cipinang. Xanana sendiri
sebenarnya tak pernah menyatakan perang melawan TNI. Hal itu sudah
disampaikannya dalam konperensi pers. Namun, Muladi tetap tak puas.
Muladi dinilai banyak pihak terlalu emosional dan tak bisa memahami
apa yang tengah terjadi di Timor Timur. Xanana sendiri dikabarkan tak takut
jika harus kembali ke Cipinang.
"Muladi sebaiknya datang ke Timor Timur, menyaksikan apa yang
terjadi di sana," ujar seorang aktifis Timor Timur.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html