Precedence: bulk
PEMERINTAH USUT KASUS SUAP, SETIAWAN DJODI TAK DISOAL
JAKARTA (SiaR, 13/4/1999) Pemerintah meminta pihak Kejaksanaan Agung
(Kejagung) untuk menangani kasus suap bernilai sekitar Rp 96,92 milyar yang
melibatkan sejumlah kontraktor Jepang. Pemerintah juga meminta Kedutaan
Besar Jepang di Jakarta untuk memberikan data tentang kasus ini. Soalnya isu
suap itu dilakukan sedikitnya lima perusahaan kontraktor Jepang (Taisei
Corp, Obayashi Corp, Tekken Corp, Kajima Corp, dan Tokai Kagyo Co.) kepada
para pejabat Indonesia untuk memenangkan tender pembanguan sarana pendidikan
Institut Tehnologi Bandung (ITB), jaringan rel kereta api dan menggelapkan
pajak.
Menko Ekuin, Ginandjar Kartasasmita mengatakan bahwa kasus suap itu, kini
ditangani Kejagung.
Sementara itu, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus)
Anton Sujata mengatakan, Kejagung akan menangani kasus tersebut dengan
segera, berdasarkan bahan yang diperoleh. Jika memang ditemukan penyimpangan
hukum, kejaksaan akan mengambil tindakan-tindakan hukum yang konkret.
"Saya tekankan begitu sebab masalah ini juga menyangkut citra
Indonesia di luar negeri. Jadi, Kejagung akan segera bertindak, dan
mengambil tindakan yuridis terhadap orang-orang yang diduga melakukannya,"
ujar Anton Sujata.
Kasus suap Tajima kepada pejabat Indonesia, itu besarnya
masing-masing 80 juta yen (sekitar Rp 5,76 milyar, dengan kurs Rp 72 per
yen) dan 30 juta yen (sekitar Rp 2,16 milyar). Sementara itu, pihak Tekken
memberikan 40 juta yen (sekitar Rp 2,88 milyar), Tokai 10 juta yen (Rp 720
juta), dan Obayashi 120 juta yen (Rp 86,4 milyar)
Sikap pemerintah yang akan mengusut skandal suap ini tidak konsisten dan
terkesan pilih kasih. Skandal sebelumnya yang diungkap media soal sogokan
sebuah perusahaan telekomunikasi Belanda KPN NV yang melibatkan pengusaha
terkenal Setiawan Djodi dan mantan Menparpostel, Joop Ave, tak diusut
sedikirpun. Padahal, KPN NV yang di negeri Belanda masih diusut secara hukum
itu, sudah mengakui melakukan praktek bisnis kotor di Indonesia dan
jelas-jelas menyebut sejumlah nama.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html