Precedence: bulk
SUARA TIMOR TIMUR TAK TERBIT
DILI (MateBEAN, 11/5/99), Bentrokan antar-kelompok pro-kemerdekaan
dan milisi pro-integrasi menyebabkan Harian Suara Timor Timur (STT) tak
terbit lagi.
STT memutuskan tak terbit karena ancaman dari kelompok misili pro
TNI, Besi Merah Putih pimpinan Manuel de Sousa, anggota DPRD Liquica dari
PDI faksi Budi Hardjono. STT pernah berhenti terbit karena kantornya diserbu
pasukan milisi Halilintar pimpinan Joao Tavares, mantan Bupati Bobonaro.
Tavares, yang pada Oktober 1975 jadi penunjuk jalan pasukan Kopassus
pimpinan Yunus Yosfiah dan bersama pasukan itu membantai lima wartawan
Australia yang bertugas meliput di Balibo, menghancurkan semua komputer
milik harian itu dan mengancam akan membunuh sejumlah wartawannya.
STT terbit kembali, 5 Mei 1999 lalu. Namun, belum seminggu terbit,
harian itu memutuskan untuk tidak terbit kembali. Para milisi pro-integrasi
mengancam untuk menyerbu kembali kantor STT, bila STT masih tetap terbit.
Polisi sendiri mengatakan tak sanggup menjamin keamanan STT dan
meminta kepada seluruh karyawan dan wartawan untuk meninggalkan kantor STT.
Sedangkan pemimpin redaksi STT memilih meliburkan karyawannya sampai batas
waktu yang tidak ditentukan.***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html